Monday, 20 May 2019

Pahami Perbedaan Zakat, Infaq, dan Sedekah Sebelum Menunaikannya

Di bulan Ramadhan, menyisihkan harta merupakan pintu yang dibuka selebar-lebarnya oleh Allah SWT agar kita memperoleh balasan berupa amalan dan pintu ampunan yang sebesar-besarnya sekaligus kualitas ibadah yang maksimal. Oleh karena itu, anggaranmu perlu diatur sedemikian rupa agar dananya tetap bisa dialokasikan secara tepat untuk keperluan Ramadhan, seperti mengutamakan untuk menunaikan zakat, infaq, dan sedekah.

Nah, sebelum mulai menyisihkan anggaran, sudah pahamkah kamu sebenarnya apa sih perbedaan dari zakat, infaq, dan sedekah itu sendiri ? Walaupun sebenarnya terdengar umum, tapi seringkali makna dari ketiganya yang diutarakan oleh setiap orang tidak sama persis walaupun dasarnya tetap sama yakni "memberi berupa uang".

Mengutip dari kompasiana.com, perbedaan mendasar dari zakat, infaq, dan sedekah bisa dilihat dari hukumnya. Zakat hukumnya wajib ain, infaq hukumnya fardhu khifayah, sedangkan sedekah hukumnya sunah. Jika berdasarkan hadis, ternyata ada banyak sekali perbedaan yang paling hakikat. Misalnya, zakat ditentukan nisabnya sedangkan infaq dan sedekah tiada batas. Zakat ditentukan kepada siapa yang berhak menerimanya sedangkan infaq dan sedekah boleh diberikan ke siapa saja, dan lain sebagainya.


Untuk mempermudah, yuk ikuti secara cermat makna antara zakat, infaq, dan sedekah yang akan aku uraikan satu per satu berikut ini : 

1. Zakat
Zakat secara bahasa artinya tumbuh, berkembang, dan berkah (HR.At-Tirmidzi) atau dapat pula membersihkan atau mensucikan diri (QS. At-Taubah : 10). Sedangkan menurut terminologi syari'ah (istilah syara'), zakat berarti kewajiban atas harta atau kewajiban atas sejumlah harta tertentu untuk kelompok tertentu dalam waktu tertentu.

Zakat sendiri terbagi menjadi 2, yakni zakat fitrah dan zakat mal. Zakat fitrah wajib dibayarkan oleh setiap umat muslim baik laki-laki dan perempuan, tua maupun muda, kaya atau miskin, senilai 3.5 liter atau 2.5 kg bahan makanan pokok pada bulan suci Ramadhan. Sedangkan zakat mal adalah harta yang wajib dikeluarkan seorang muslim dari rezeki yang diperoleh dari suatu profesi, usaha pertanian, peternakan, perniagaan, pertambangan, emas, perak dan besarannya (nisab) telah ditentukan dan waktu dimiliki penuh selama setahun (haul).

2. Infaq
Infaq berasal dari kata anfaqa yang artinya mengeluarkan sesuatu (harta) untuk kepentingan sesuatu. Menurut terminologi syariat, infaq berarti mengeluarkan sebagian harta atau penghasilan untuk suatu kepentingan yang diperintahkan Islam, misalnya memberikan kepada fakir miskin, yatim piatu, pembangunan atau operasional mesjid, juga termasuk menolong orang terkena musibah.  

Dalam Al-Quran, perintah infaq ditujukan kepada setiap orang yang bertakwa, baik yang berpenghasilan tinggi maupun rendah, apakah ia dalam keadaan lapang maupun sempit (QS. 3 : 134).

3. Sedekah 
Sedekah secara bahasa berasal dari kata shidqoh (bahasa arab) yang artinya benar. Menurut tafsiran para ulama, orang yang suak bersedekah adalah orang yang benar pengakuan imannya sehingga merupakan cermin dari keimanannya.

Sedekah sesuai terminologi berarti pemberian secara sukarela kepada orang lain (terutama orang-orang miskin) yang tidak ditentukan jenis, jumlah, dan waktunya. Oleh karena itu, sedekah sifatnya tidak terbatas hanya berupa material melainkan bisa juga berupa non material seperti jasa yang bermanfaat kepada orang lain atau senyuman yang dilakukan dengan iklas demi menyenangkan orang lain.

Semoga dari penjelasan singkat tersebut di atas, kamu sudah lebih paham ya mengenai perbedaan zakat, infaq, dan sedekah. Kalau begitu, selamat menunaikan zakat, infaq dan sedekah ya. 




2 comments:

Peralatan Tempur Wajib Dibawa Saat "New Normal" Akibat Corona

Corona atau covid-19 yang sudah dinyatakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pandemi telah membuat perubahan drastis terutama d...