Tuesday, 18 June 2019

7 Kiat Belajar Menjadi Lebih Menyenangkan dan Efektif

Tanpa terasa ya tahun ajaran baru sudah di depan mata lagi setelah liburan sekolah yang cukup panjang berakhir. Ada yang mulai masuk Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, maupun bangku Universitas. Selain rutinitas bertemu dengan para pengajar dan teman, akan dijumpai pula mata pelajaran di setiap tahun ajaran baru yang kemungkinan besar semakin banyak dan rumit. Makanya sangat wajar jika hal ini bisa membuat perasaanmu mendadak seperti gado-gado, senang sekaligus gelisah bercampur jadi satu.

"Asiiiik bisa ketemu teman-teman lagi di sekolah, nanti pengajar-pengajarnya kayak gimana ya?."

"Duh, bagaimana sih supaya aku bisa mempelajari semua mata pelajaran ini?."

"Kayaknya nilaiku bakalan jelek deh kalo pelajarannya susah dipahami kayak gini."

"Aku gagal paham deh sama mata pelajaran ini, rasanya mumet dan banyak banget materinya."

Kamu gak perlu khawatir deh, pasti ada saja kok kiat-kiat agar suasana belajarmu menjadi lebih mudah dan terstruktur rapi. Namun sebaiknya hindari pola pikir yang pesimis apalagi kamu belum mulai masuk ruang kelas dan mencoba mempelajari materi-materi barumu itu. Jika awal tahun ajaran baru saja sudah berprasangka buruk, bagaimana nanti kamu akan menyenangi dan semakin semangat belajar hingga akhir semester?.

Agar suasana belajarmu lebih menyenangkan, tidak membosankan, dan efektif bahkan berjalan baik dan berakhir dengan mendapatkan nilai yang sempurna, berikut ini adalah 7 kiat yang patut kamu tiru. Mari disimak yuk. 

1. Senangi dan Hormati Pengajarmu
Banyak loh yang berpendapat jika pengajarnya tidak asik maka pelajarannya menjadi tidak menarik dan terasa menjenuhkan. Padahal kegiatan belajarmu akan semakin maksimal jika kamu aktif di kelas dan memberikan respon positif kepada pengajarnya. 

Jika kamu merasa pengajarnya saat memberikan materi pelajaran memang tampil monoton dan membosankan, ada baiknya kamu mengatasinya dengan melakukan pendekatan atau memberikan kritik maupun saran agar suasana kelas kondusif dan menarik. Jika ternyata kurang berhasil, kamu bisa mencari cara lain dengan meminta bantuan pengajar lain untuk membantumu belajar di luar kelas.

2. Buatlah Catatan Menarik dan Penuh Warna
Menulis dengan tangan cenderung membuatmu mengingat pelajaran semakin lebih mudah loh. Sesaat atau setelah pengajar menerangkan materi pelajaran, ada baiknya kamu sekaligus langsung membuat catatan berupa ringkasan atau rangkuman penting ke dalam sebuah agenda pribadimu.

Buatlah catatan semenarik mungkin dengan menggunakan pulpen atau spidol warna-warni misalnya dengan membubuhkan highlighter di setiap judul agar kamu mudah mencari kata kuncinya ketika ingin mempelajari ulang. Tulislah catatan dengan rapi menggunakan huruf dan warna yang berbeda agar tampak bervariasi. Misalnya tuliskan judul dengan huruf yang lebih besar dan spidol dengan warna lebih terang, sedangkan sub judul dituliskan dengan huruf lebih kecil dan spidol dengan warna lebih gelap. Hal ini selain agar agendamu tampak terlihat menarik, kamu sekaligus dapat menuangkan kreativitas penuh warna dalam hal tulis-menulis.

Buku Catatan Mata Pelajaran

3. Gunakan Peta Konsep 
Buat kamu yang terbiasa menulis catatan yang lebih simpel dan tidak bertele-tele, kamu juga bisa loh menggunakan peta konsep. Biasanya peta konsep atau dikenal juga dengan sebutan mind map terdiri dari suatu gelembung atau kotak yang di dalamnya dituliskan tema penting yang kemudian dikaitkan dengan cabang-cabang seperti beberapa garis sub tema yang merupakan spesifikasi yang lebih luas. Dengan dibuatkan catatan seperti peta konsep ini, ingatanmu akan jauh lebih kuat dan juga dapat mengasah kreativitasmu dalam belajar.

Contoh Peta Konsep (Sumber : https://syuhada.net/contoh-peta-konsep/)

4. Rajin Membaca Buku 
Jika ingin memperoleh hasil belajar yang maksimal, jangan lupa loh bahwa buku adalah jendela dunia. Tidak hanya mendengarkan para pengajar menerangkan materi, kamu juga tetap perlu membaca buku untuk mengetahui hal-hal yang sebelumnya tidak kamu ketahui atau mungkin terlewatkan diterangkan oleh para pengajar di kelas akibat waktu mengajar yang terbatas. 

Nah, supaya buku-buku yang telah kamu baca tidak terlewatkan bagian pentingnya, kamu bisa juga menegaskannya dengan stabilo dengan warna-warna cerah atau tempelkan kertas post it kecil dengan sedikit catatan tulisan tanganmu. Hal ini berguna untuk mempermudahkanmu dalam mencari atau mempelajari ulang ketika telah mendekati waktu ujian. 

5. Rekam dan Lagukan Materi Pelajaran
Heran gak sih kenapa kamu bisa menghafal sebagian besar lagu top atau best seller, baik itu lagu lokal maupun  mancanegara?. Hal ini ternyata berlaku juga nih dalam kegiatan belajarmu apalagi jika kamu memang suka dengan kegiatan karaoke.  

Kamu bisa rekam suaramu saat belajar dan dendangkan sesuai lagu favoritmu menggunakan handphone atau alat perekam suara lainnya. Jadi saat belajar seolah-olah kamu sedang bernyanyi namun musiknya dipilih sesuai lagu favoritnya. Dengan demikian, belajarnya pasti menjadi lebih fun dan kamu tetap fokus dengan kata-kata pada materi pelajaran walaupun terdapat unsur musik di dalamnya. 

6. Ciptakan Kelompok Belajar
Jika kamu salah satu pribadi yang lebih senang belajar bersama daripada sendirian di rumah, cobalah atur suatu kelompok belajar yang bisa diterapkan di luar jam pelajaran di kelas. Hal ini selain demi menghasilkan suasana yang tidak terkesan membosankan juga bisa dijadikan ajang tukar pikiran, pendapat, sekaligus mempererat persahabatan. Oiya, sebaiknya kamu pilih teman belajar yang memang ahli di bidang atau materi pelajaran tersebut ya supaya kamu mendapatkan saran atau informasi yang jauh lebih banyak lagi dari teman-temanmu yang memang lebih fasih ilmu pengetahuannya. 

7. Maksimalkan Teknologi
Zaman sudah semakin canggih, makanya kamu bisa loh belajar sambil membuat sebuah blog edukasi. Teknik menulis catatan yang berbasis teknologi dan lebih modern bisa dilakukan dengan cara memanfaatkan media blog yang memudahkanmu dalam membuat karya tulis pembelajaran dan menghasilkan banyak artikel. Tapi jangan heran dengan banyaknya pembaca yang tertarik dengan artikelmu karena bisa jadi malah menjadi sumber tambahan uang saku atau bahkan penghasilan utamamu kelak. Dengan semakin banyak pembaca maka semakin banyak pula kamu mendapatkan pemasukan dana. Kegiatan belajarnya berjalan, aliran penghasilan juga bisa kamu peroleh. Asik kan?.

Nah, kira-kira dari 7 kiat belajar tersebut di atas, kiat yang mana nih yang paling banyak kamu sukai ?. Boleh loh share kiat kamu belajar lebih mudah dan efektif pada kolom komentar di bawah.



Monday, 17 June 2019

Keseruanku Uji Coba Naik LRT Jakarta

Kalian sudah terbiasa naik Kereta Rel Listrik atau lebih sering dikenal dengan sebutan KRL Commuter Line sebagai sarana transportasi publik dalam menjalankan aktivitas sehari-hari ?

Apa kalian malah lebih sering memanfaatkan MRT, singkatan dari Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu sebagai sistem transportasi cepat yang menggunakan kereta rel listrik ? 

Ada info penting lainnya nih terutama buat kalian yang belum mengetahui jika Jakarta sekarang sudah memiliki transportasi publik terbaru lainnya, yakni LRT yang merupakan singkatan dari Light Rail transit atau Lintas Rel Terpadu. 

Sebelum aku mulai menceritakan tentang keseruanku uji coba naik LRT Jakarta hari ini, supaya lebih lengkap lagi maka akan aku informasikan sedikit perbedaan antara LRT Jakarta, KRL Commuter Line, dan juga MRT Jakarta sebagai transportasi publik di Jakarta.

Jadi KRL Commuter Line yang memang sudah ada terlebih dahulu pada awalnya lebih dikenal sebagai KRL Jabodetabek atau KAI Commuter Jabodetabek karena melayani rute dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Sedangkan MRT Jakarta yang telah diresmikan secara langsung oleh Bapak Presiden Joko Widodo ini telah beroperasi sejak akhir bulan Maret 2019. MRT Fase I rutenya dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Hotel Indonesia yang kemudian nantinya direncanakan mengalami perluasan rute MRT Fase II seperti Stasiun Sarinah, Stasiun Monas, Stasiun Sawah Besar, Stasiun Mangga Besar, Stasiun Glodok, dan Stasiun Kota. 

Merujuk dari kompas.com, rangkaian KRL bisa mencapai 8 hingga 10 kereta yang daya tampungnya sekitar 2.000 penumpang. Hampir setara dengan KRL, MRT Jakarta bisa menampung sekitar 1.950 penumpang yang maksimal rangkaiannya terdiri dari 6 kereta. Berbeda dengan LRT Jakarta yang ternyata daya tampungnya lebih kecil, yakni hanya sekitar 628 orang dengan rangkaian maksimal hanya sebanyak 3 kereta saja. 

Mencoba Naik MRT Jakarta Pertama Kalinya.

Aku dan Keluarga Menunggu Jadwal Kedatangan MRT Jakarta.

Nah, kamu sudah ada bayangan kan perbedaan dari KRL Commter Line, MRT Jakarta dan LRT Jakarta ?. Sekarang aku akan membahas bagaimana keseruanku sekaligus memberikan beberapa informasi mengenai uji cobaku menaiki LRT Jakarta. 

Jadi saat uji coba, LRT Jakarta hanya akan melayani 5 stasiun yaitu Stasiun Boulevard Utara, Stasiun Boulevard Selatan, Stasiun Pulo Mas, Stasiun Equestrian, dan Stasiun Velodrome dengan kedatangan kereta setiap 10 menit. Kamu sudah bisa melakukan uji coba LRT Jakarta secara gratis selama 11 hari yaitu mulai dari tanggal 11 Juni hingga 21 Juni 2019. Registrasinya sangat mudah karena kamu cukup melakukan pendaftaran pada laman resmi LRTJ yang berlaku umum sehingga bisa untuk siapa saja. Jam operasionalnya juga lumayan panjang, dibuka dari pukul 05.30 WIB dan ditutup pukul 23.00 WIB.

Saat melakukan pendaftaran online melalui LRTJ, yang kamu butuhkan hanyalah mengisi nama, nomor telepon, email, waktu keberangkatan, dan domisili. Setelah klik submit, nanti kamu akan menerima email dari LRT Jakarta yang berisi "Pendaftaran Uji Publik LRT Jakarta Berhasil" yang disusul dengan dikirimkan E-Tiket dalam halaman lampiran yang perlu kamu cetak dan dibawa pada saat menggunakan transportasi LRT nanti. 

Pada lembar foto E-Tiket yang telah aku miliki setelah mendaftarkan secara online melalui LRTJ, bisa kamu lihat cetakannya selain ada barcode, tercantum pula namaku, no.tiket, tipe tiket, tanggal penggunaan, dan jam operasionalnya. E-Tiket hanya berlaku untuk 1 orang saja ya, dan bayi di bawah 3 tahun tidak perlu melakukan pendaftaran. Sebagai tambahan, registrasinya bisa ditutup jika kamu memilih waktu keberangkatan yang jumlah penumpangnya sudah memenuhi batas kapasitas.

Contoh E-Tiket Naik LRT Jakarta. Pendaftaran dari Laman Resmi LRTJ.

Gedung Velodrome Terlihat dari Stasiun LRT Jakarta

Oiya, jangan khawatir jika kamu tidak mau repot melakukan pendaftaran secara online karena ternyata kamu bisa juga loh mendatangi salah satu stasiunnya secara langsung. Seperti aku nih, kebetulan pagi ini ingin mencoba menaiki LRT Jakarta dari Stasiun Velodrome ke arah kantorku yang memang berada di daerah Kelapa Gading. Setelah sampai di stasiun, nanti kamu akan menjumpai beberapa petugasnya yang rata-rata sangat ramah. 

Eskalator dan Tangga Menuju LRT Jakarta.

Kartu Dilengkapi Scanner Untuk Menaiki LRT Jakarta Saat Uji Coba.

Palang Pintu Otomatis Masuk dan Keluar LRT Jakarta.
                               
Berhubung aku sampai di Stasiun Velodrome sekitar pukul 08.00 WIB, jadinya suasana masih terlihat cukup sepi. Setibanya lantas aku langsung dibantu untuk mengisi daftar tamu uji coba LRT Jakarta. Setelah selesai mengisinya, nanti kamu diberikan semacam scanner card layaknya E-Money yang cara-cara penggunaannya mirip seperti kamu menaiki KRL Commuter Line maupun MRT Jakarta. Kartunya jangan sampai hilang ya, karena di stasiun pemberhentianmu nanti, kartunya akan diminta dan dikembalikan oleh petugasnya untuk dapat dipakai oleh penumpang lainnya.


LRT Jakarta Tampak Luar.

LRT Jakarta Tampak Dalam.

Uji Coba Naik LRT Jakarta dari Stasiun Velodrome Menuju Stasiun Pulo Mas
                                   
Aku sangat senang ketika berada di Stasiun LRT Jakarta karena selain sangat bersih, luas, dan teratur, fasilitas pun cukup lengkap, seperti disediakan CCTV serta fire rescue atau pompa pemadam kebakaran untuk keamanan, monitor jadwal kedatangan kereta, serta toilet. Tak kalah bagusnya, di dalam LRT Jakarta pun juga sangat rapi dan bersih, apalagi para petugas di dalamnya juga mengingatkan agar kamu tidak makan dan minum di dalam kereta. Selain itu juga mengingatkan kembali agar selalu mengutamakan tempat duduk kepada yang lebih membutuhkan seperti ibu hamil, lansia, balita, dan penyandang disabilitas.  

Penampakan Stasiun Velodrome LRT Jakarta

Penampakan Dalam dan Luar dari Stasiun LRT Jakarta Menuju RS Colombia. 
                                 
Fasilitas Toilet Umum di Stasiun LRT Jakarta.

Stasiun LRT Jakarta dilengkapi CCTV sebagai Sistem Keamanan.
                                       
Harapanku semoga seluruh masyarakat baik ketika masih uji coba LRT Jakarta maupun nanti sudah dikenakan tarif agar dapat menjaga fasilitas dengan baik, budidayakan mengantri, dan bertoleransi sesama penumpang. 

Akhir kata, mumpung masih dalam rangka uji coba LRT Jakarta, kenapa kamu tidak manfaatkan kesempatan ini loh sebelum dikenakan tarif yang saat ini masih menunggu keputusan mengenai perhitungan berapa akan dikenakan tarif normalnya. 

So, senang kan Jakarta sudah bertambah lagi transportasi publiknya. Semoga selanjutnya di Jakarta tidak akan ada lagi kemacetan. 

Teman-teman, selamat mencoba LRT Jakarta ya.



Monday, 3 June 2019

4 Persiapan Penting Untuk Menyambut Lebaran

Tanpa terasa hari Lebaran 1440 Hijriah akan segera tiba. Momen ini tentu saja dinanti-nantikan seluruh umat muslim di dunia tak terkecuali di Indonesia. Hari kemenangan inipun akan lebih terasa sempurna jika dirayakan bersama seluruh anggota keluarga.

Lalu apa saja sih persiapanmu dalam rangka menyambut hari Lebaran ?. Sesungguhnya banyak hal yang sederhana bahkan tidak perlu menghabiskan banyak dana agar tidak memberikan kesan yang berlebihan. So, berikut ini adalah 4 persiapan penting yang perlu kamu lakukan demi menyambut hari Lebaran dan berbagi kebahagiaan.

1. Bersih-bersih Rumah
Bersih-bersih rumah adalah hal yang wajar dilakukan sebelum kamu merayakan Lebaran. Hal ini bahkan telah menjadi tradisi bagi beberapa umat muslim di Indonesia setiap tahunnya bahkan dari zaman nenek moyang mengingat biasanya akan banyak tamu seperti saudara maupun tetangga yang datang berkunjung untuk bersilahturahmi di hari raya Idul Fitri. 

Bersih-bersih rumah bisa dimulai dari mengecat ulang dinding-dindingnya agar terlihat lebih cerah dan bersih. Jika memang tidak diperlukan mengecat ulang dinding rumah, kamu cukup membersihkan segala debu di setiap perabotan rumah tangga, menyapu dan mengepel lantai rumah. Dengan rumah yang terlihat bersih dan rapi maka kegiatan silahturahmi di rumah akan lebih terasa nyaman dan asri. Rumah yang terlihat indah dan nyaman ketika dihampiri bisa jadi mencerminkan pemiliknya juga loh. Jadi jangan heran jika para tamu nantinya akan betah berlama-lama saat bersilahturahmi atau bahkan akan sering mampir ke rumahmu. 

2. Menyiapkan Hidangan Makanan dan Minuman 
Pada hari Lebaran tentu akan banyak sekali tamu yang hadir untuk bersilahturahmi sehingga tak mungkin kamu tidak menyiapkan hidangan makanan dan minuman. Maka dari itu menyiapkan bahan untuk dimasak adalah hal yang sangat penting apalagi setelah sebulan berpuasa. Adapun tradisi setiap tahunnya ketika Lebaran yakni mempersiapkan ketupat dan opor ayam disertai minumannya seperti es sirup yang beraneka rasa. Tidak lupa pula untuk menyediakan beragam jajanan dan kue lebaran di setiap meja sebagai menu cemilan. Dengan banyaknya hidangan yang disajikan kamu juga sekaligus berbagi kebahagiaan di hari kemenangan.

3. Menyiapkan Amplop Berisi THR
Hari Lebaran identik dengan berkumpul dengan keluarga, baik keluarga yang lokasinya dekat maupun keluarga yang memang datang dari lokasi jauh. Biasanya saat sedang berkumpul, akan ada kakek, nenek, om, tante, sepupu, maupun keponakan. Makanya jangan sampai lupa menyediakan amplop-amplop yang sudah berisi THR atau Tunjangan Hari Raya yang isinya sudah dipecah dalam bentuk lembaran uang-uang baru.

Tradisi bagi-bagi THR ini dilakukan dari orang yang lebih tua terutama yang telah bekerja untuk anak-anak yang lebih muda bahkan juga bisa dibagikan kepada orang yang sudah sepuh dan sudah tidak bekerja lagi.  Kamu juga bisa loh berbagi THR kepada orang-orang yang lebih membutuhkan. Tapi pastikan untuk tetap memperhatikan anggaranmu ya, sehingga dalam membagi-bagikan THR diberlakukan sistem yang adil alias jangan ada yang tertinggal atau terlewatkan tidak dibagi. Walaupun demikian, isi dalam setiap amplopnya perlu disesuaikan kecukupanmu.

4. Menyiapkan Baju Lebaran 
Suasana hari Lebaran sebagai hari yang perayaan kemenangan akan sangat cocok jika kita mengenakan baju yang disesuaikan dengan tema yang suci. Kenakan baju Lebaran seperti baju muslim yang sudah dicuci bersih ketika hendak solat Ied maupun ketika akan berkunjung ke rumah-rumah tetangga, saudara, dan kerabat dalam rangka silahturahmi.

Baju Lebaran yang dikenakan tersebut tidak perlu yang baru melainkan tetap terjaga kerapiannya, terlihat sopan, serta nyaman dipakai. Jika kamu merasa ingin berbelanja baju Lebaran, pastikan agar tidak berlebih-lebihan atau boros serta tetap disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Oiya, suasana Lebaran terkadang akan semakin menarik jika baju-baju Lebaran yang dikenakan dicari dengan model kembar untuk sekeluarga loh. 

Jika kamu tidak ingin membeli baju baru, kamu bisa menggantinya dengan membeli bahan kain yang nyaman sesuai pillihanmu sendiri. Bahan kain tersebut harus dibeli dari jauh-jauh hari ya gunanya untuk memberikan kesempatan kepada tukang jahit menyelesaikannya beberapa hari sebelum Lebaran karena bisa jadi mereka membutuhkan waktu juga untuk mempersiapkan hari Lebaran bersama keluarganya. Bahan kain yang sudah dibelikan untuk seluruh anggota keluarga tesebut kemudian dijahitkan sesuai ukuran masing-masing. Dengan dikenakannya baju kembar satu sama lainnya, diharapkan semakin mempererat kerukunan dalam hubungan persaudaraan. 

Ucapan Selamat Lebaran.

Nah, itulah 4 persiapan penting untuk menyambut hari raya Lebaran 1440 Hijriah. Bagi kamu yang hendak berkunjung maupun kedatangan tamu saat kegiatan silahturahmi nanti agar tetap mempersiapkan dengan baik dan matang. Intinya sih, apapun persiapanmu menjelang hari Lebaran nanti, jangan lupa saling menjaga tali persaudaraan, tidak boros, dan jalani segala kegiatanmu dengan mengharapkan ridho dan keberkahan Allah SWT tanpa menghilangkan makna dalam merayakan hari kemenangan. 

Selamat merayakan hari Lebaran ya, mohon maaf lahir dan batin.


Sunday, 2 June 2019

Doa dan Harapan Ketika Ramadhan

Doa dan harapanku di bulan Ramadhan (Foto ilustrasi : Dream)

Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling dinantikan seluruh umat muslim di dunia karena merupakan bulan yang paling spesial dibandingkan bulan-bulan lainnya. Alasan yang paling utama adalah di bulan inilah banyak sekali doa yang diijabah atau dikabulkan oleh Allah SWT. Makanya tak heran jika bulan Ramadhan diartikan juga sebagai bulan yang penuh rahmat atau bulan penuh ampunan. 

Sebagai makhluk ciptaan Allah, tentu kita tidak akan luput dari dosa dan kesalahan-kesalahan selama di dunia karena memang tiada makhluk yang sempurna selain Allah SWT. Dengan diberikan kesempatan hidup di bulan Ramadhan, maka kita selayaknya beribadah dengan khusyuk, dan memohon doa sebanyak-banyaknya yang juga terkandung banyak harapan di dalamnya. Begitu pula denganku yang pasti memiliki banyak kelalaian dalam beribadah, bertutur kata, dan berkegiatan sehingga pantaslah aku memohon doa dan juga harapan.

Untuk itu, berikut ini adalah sebagian kecil dari jutaan doa dan harapanku selama bulan Ramadhan agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

1 Nikmat Sehat
Tak ada yang lebih berarti selain nikmat sehat karena sehat adalah nikmat Allah yang paling mahal harganya.  Jika memiliki kondisi tubuh yang sehat, niscaya dalam berkegiatan seperti mencari nafkah, melaksanakan ibadah, dan melakukan hal-hal positif lainnya akan menjadi lebih terkontrol dan berjalan dengan lebih baik lagi.

Nikmat sehat tersebut dalam artian baik jika dilihat dari sisi jasmani maupun rohani. Dengan dicukupkan asupan makanan bergizi, akhlak yang terpuji, serta dinaungi selalu dalam kebahagiaan maka harapannya agar menjadikan kita sebagai manusia yang seharusnya banyak mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT.

2. Ampunan Segala Dosa
Kita sebagai hamba Allah yang tak pernah luput dari kesalahan sudah sepantasnya memohon ampun kepada Allah SWT terutama di bulan Ramadhan ini. Seperti halnya bayi yang baru dilahirkan, dengan banyaknya ibadah yang khusyuk, puasa selama sebulan penuh, lantunan doa-doa maka di bulan penuh kemuliaan ini dosa-dosa kita diharapkan akan dihapuskan dan menjadi mahkluk yang bersih kembali lahir dan batin.

3. Pahala Berlimpah
Jika selama bulan Ramadhan kita beribadah dengan mengharapkan pahala, niscaya Allah akan memberikan pahala berlipat ganda kepada meraka yang bersungguh-sungguh. Sama seperti umat muslim lainnya, aku pun berusaha mengejar banyak kebaikan, sedekah, rajin beribadah, dan berkegiatan positif lainnya dengan harapan agar pahala dilipatgandakan di bulan penuh berkah ini.

4. Keluarga Dipenuhi Kebahagiaan 
Doa dan harapanku selanjutnya agar keluarga besar selalu dilindungi oleh Allah SWT, senantiasa mengingat bahwa kita hidup di dunia ini hanyalah sementara agar kebahagiaan yang sejati selalu datang jika kita selalu didekatkan dengan Allah SWT serta tidak melupakan kewajiban sebagai umat muslim dalam melakukan segala kegiatan di dunia ini harus sesuai dan tidak menyimpang dari ajaran agamaNya. Selain itu, agar kita juga selalu dijauhkan dari orang-orang jahat maupun yang sering berprasangka buruk.

5. Rezeki Dicukupkan 
Apalah artinya mengejar kehidupan di dunia tapi tidak ditujukan pula untuk membantu sesama. Cukup jelas jika penghasilanmu selama bekerja akan habis oleh kebutuhan yang tidak berkesudahan, namun rezeki berbeda dengan penghasilan yang bisa sana datang di saat tak terduga atau ketika kamu membutuhkannya. Oleh karena itulah di bulan Ramadhan ini aku selalu berdoa agar selama diberi kesempatan hidup di dunia ini agar selalu diingatkan untuk banyak berbagi ke sesama, tidak berlaku curang, apalagi pelit. Maka diharapkan ketika nanti kita membutuhkan suatu apapun, rezeki akan didatangkan oleh Yang Maha Kursa.

6. Perbaikan Tumbuh Kembang Anak
Aku, seorang ibu dari anak kebutuhan khusus sudah pantas jika menginginkan anak yang soleh, cerdas, baik bagi bangsa dan negara, dan sebagainya. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan di bulan Ramadhan ini, aku pun berdoa agar anakku yang saat ini menuju usianya yang ke-4 tahun agar tumbuh dengan kondisi yang lebih baik lagi, dimudahkan dalam terapinya, disembuhkan segala penyakitnya, selalu dilindungi setiap langkah gerakannya. Semoga nantinya anakku bisa sekolah sebagaimana mestinya, belajar agama dan ilmu pengetahuan layaknya anak seumurannya. 

7. Menjadi Manusia Penuh Ketakwaan dan Bijak 
Doa dan harapan terakhir yang bisa aku jabarkan adalah berharap agar selalu ditingkatkan ketakwaan, selalu meningkatkan kualitas ibadah, dan memperbaiki akhlak menjadi lebih baik lagi. Hal ini berlaku untukku dan juga seluruh angola keluargaku agar menjadi manusia pandai dan bijak dalam berperilaku. Tidak hanya mengikuti hawa nafsu sesaat melainkan tetap teguh beraktivitas mengikuti ajaran agama Islam.

Begitulah kira-kira beberapa doa dan harapan yang bisa aku uraikan di bulan Ramadhan 1440 Hijriah pada tahun 2019 ini. Semoga doa, harapan, serta seluruh amal ibadah kami diterima oleh Allah Sang Maha Menentukan. 

Ya Allah Yang Maha Pencipta, ampunilah dosa dan kesalahan kami dan kabulkanlah doa-doa kami. Semoga kami semua semakin termotivasi untuk menjalankan perintahMu dan menjauhi segala laranganMu, serta dipertemukan kembali oleh Ramadhan pada tahun-tahun berikutnya. Aamiiiin. 





Saturday, 1 June 2019

Momen-momen Terbaik di Bulan Ramadhan

Tanpa terasa bulan Ramadhan sudah memasuki hari ke-28, pertanda hari-hari memperoleh amalan ibadah yang lebih banyak daripada bulan-bulan lainnya akan segera berakhir. Sedih rasanya jika harus berpisah dengan bulan penuh kebaikan dan ampunan ini, apalagi akan sangat disayangkan jika kita tidak memaksimalkan ibadah di bulan Ramadhan hingga hari kemenangan nanti.

Nah, dengan sudah di penghujung bulan Ramadhan artinya sebentar lagi umat muslim di seluruh dunia juga akan berbahagia karena segera dapat merayakan Idul Fitri atau Lebaran yakni hari kemenangan karena telah menunaikan ibadah puasa selama 1 bulan penuh. Namun jika kita mengingat kembali hal-hal terbaik selama menjalankan bulan Ramadhan, tentu saja membuat kerinduan seluruh umat muslim khususnya di Indonesia akan kembali muncul dan berharap agar selalu dipertemukan kembali dengan bulan suci ini.

Lalu, momen-momen terbaik di bulan Ramadhan itu seperti apa sih ? Berikut ini adalah beberapa uraian momen terbaik dan pastinya tak terlupakan selama bulan Ramadhan.

1. Berkumpul Bersama Keluarga
Pasti sebagian besar masyarakat Indonesia akan setuju jika kita akan memiliki lebih banyak waktu untuk berkumpul dengan keluarga selama di bulan Ramadhan. Misalnya ketika sahur, berkegiatan untuk mengisi waktu luang, serta berbuka puasa yang tentu akan lebih terasa nikmat jika dilakukan bersama seluruh anggota keluarga.

Momen kebersamaan dengan keluarga tersebut karena yang sebelumnya tinggalnya jauh dengan sedang berlangsungnya Ramadhan akhirnya menjadi dekat karena kekuatan silahturahmi. Kejadian ini adalah suatu hal yang pasti selalu diluangkan dan dimanfaatkan demi meningkatkan kualitas ibadah selama bulan Ramadhan.

Berkumpul Bersama Keluarga di Bulan Ramadhan.

2. Buka Puasa Bersama
Buka puasa bersama atau lebih dikenal dengan sebutan bukber sangat identik dengan bulan Ramadhan. Bahkan sebelum memasuki bulan suci ini, wacana bukber diperkirakan sudah berderet baik itu dengan keluarga, sahabat, atau kolega di tempatmu bekerja.

Tentu saja bulan Ramadhan sekaligus dapat dijadikan ajang silahturahmi atau reuni karena tingginya kemungkinan dengan diadakannya bukber maka kamu bisa bertemu teman maupun saudara yang biasanya lebih sulit ditemui selain bulan Ramadhan. Tak heran momen bukber ini sangat ampuh untuk mengobati kerinduan karena saat inilah kita bisa saling bernostalgia bersama.

Persiapan bukber seperti melakukan kontak satu per satu kepada peserta undangan apakah bisa hadir atau tidak, mencari tempat makan strategis yang berkualitas dan lengkap, serta harga yang tidak terlampau mahal termasuk sebagai momen seru yang tak akan terlupakan setiap bulan Ramadhan.


Ajang Silahturahmi Saat Berbuka Puasa Bersama.

3. Ngabuburit
Ngabuburit adalah kegiatan mengisi waktu luang sebelum waktunya berbuka puasa. Kegiatannya tentu saja dipilih yang positif dan diharapkan dapat menambah amal ibadah. Biasanya ngabuburit juga berguna agar kita dapat melupakan rasa haus dan lapar.

Ngabuburit bisa diisi dengan kegiatan keagamaan maupun kegiatan yang menyenangkan. Misalnya saja berkuliner mencari santapan hidangan berbuka puasa atau berburu menu takjil, bakti sosial atau mendatangi panti asuhan untuk berbagi, menghadiri kegiatan dakwah, olahraga ringan, menjalankan hobi seperti melukis atau sekedar nonton film, dan lain sebagainya.

4. THR
Bagi para pegawai di setiap perusahaan pasti akan menanti-nantikan perolehan THR atau Tunjangan Hari Raya. THR sangat berguna untuk membeli segala keperluan-keperluan di bulan puasa menjelang hari raya Lebaran.  Biasanya THR dipakai untuk bekal mudik maupun ditukarkan dengan uang pecahan baru karena anak-anak kecil yang ikut berkunjung demi bersilahturahmi saat Lebaran nanti akan meminta sejumlah uang baru kepada orang yang lebih tua akibat adanya tradisi bagi-bagi uang THR setiap tahunnya.

5. Mudik
Akibat banyaknya para pendatang merantau ke ibukota demi mengadu nasib atau mencari penghasilan yang lebih baik, tak heran di bulan Ramadhan menuju hari Lebaran akan bank sekali yang melakukan mudik atau berkunjung ke kampung halaman. Mudik biasanya akan meningkat di minggu terakhir menuju hari kemenangan. Ada yang berkendaraan pribadi, kendaraan umum baik jalur darat, laut, maupun udara.

Walaupun tiket mudik dapat dipastikan akan meningkat mahal di bulan Ramadhan, rata-rata orang yang ingin memanfaatkan momen Ramadhan ini tidak akan melewatkan kegiatan mudik ini. Tentu saja hal ini demi mengobati kerinduan dengan kampung halaman, bertemu dengen keluarga besar, berziarah, dan sebagainya.

6. Takbiran
Kumandang takbir menandakan Ramadhan telah berakhir dan seluruh umat muslim di dunia akan segera bertemu dengan hari kemenangan yakni hari raya Idul Fitri. Momen ini tentu saja paling ditunggu-tunggu dan untuk memeriahkan suasana bahagia setelah sebulan berpuasa, rata-rata umat muslim juga dapat mengisi kegiatannya dengan melakukan takbiran bersama. Anak-anak kecil sembari menyalakan petasan atau lebih amannya sekarang dialihkan dengan kembang api walaupun tetap perlu diawasi oleh orang tua sekaligus juga dimanfaatkan dengan kumpul bersama teman atau keluarga.

7. Bermaaf-maafan
Walaupun bermaaf-maafan bisa dilakukan kapan sana, namun dengan berlangsungnya bulan penuh ampunan ini, umat muslim biasanya akan lebih memanfaatkan momen ini dengan saling bermaaf-maafan demi membersihkan hati agar Ramadhan berlangsung lebih khusyuk. Dengan demikian, menjalankan ibadah puasanya akan lebih terasa tentram dan nikmat.

Itulah momen-momen terbaik selama bulan Ramadhan. Semoga momen seperti ini akan tetap menjadi kenangan  agar seluruh umat muslim khususnya di Indonesia agar senantiasa berbahagia dan menjadi pribadi yang selalu merindukan datangnya bulan Ramadhan, bulan penuh ampunan oleh Allah SWT.







Friday, 31 May 2019

10 Jajanan Favorit Keluarga Saat Ramadhan

Bulan Ramadhan tanpa terasa sudah memasuki hari ke-27 saat ini. Bulan penuh ampunan ini yang akan berakhir dalam hitungan hari ini akan semakin dirindukan setiap tahunnya. Perasaan haru, senang, maupun sedih bercampur jadi satu jika mengingat kemungkinan bisakah kita diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk bertemu kembali di Ramadhan selanjutnya. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika kita tetap maksimal memperbanyak kegiatan-kegiatan yang mendatangkan kemuliaan dan keberkahan di penghujung Ramadhan menuju hari Lebaran ini. 

Ngomongin masalah kegiatan Ramadhan, ada loh kegiatan yang setiap harinya dipastikan selalu ada dan dinantikan oleh seluruh umat muslim terutama menjelang waktunya berbuka puasa. Kegiatan tersebut adalah ngabuburit untuk berkuliner. Ya, kuliner mencari hidangan takjil sebagai menu andalan untuk berbuka puasa.  

Di Indonesia sendiri, momen pencarian jajanan berupa makanan, minuman, bahkan takjil sebagai menu andalan berbuka puasa menjadikan para pengusaha kuliner tidak mau ketinggalan memanfaatkan kesempatan ini. Dengan lebih aktifnya berjualan menu makanan, minuman, atau takjil di bulan Ramadhan, diperkirakan omzetnya bisa naik berkali-kali lipat loh. 

Tidak hanya pengusaha kuliner, jika kamu pandai membuat jajanan berupa takjil maka kamu juga bisa mendirikan atau menitipkan takjil hasil buatanmu di stand komplek perumahan, apalagi modal yang diperlukan tidak terlalu banyak. Stand-stand berupa makanan, minuman, atau takjil ini hampir dapat kita jumpai di setiap jalan sekitar 2-3 jam sebelum waktunya berbuka puasa. 

Lalu apa saja sih jajanan yang paling banyak dicari saat Ramadhan ?. Sesungguhnya semua hidangan makanan, minuman, atau takjil bisa saja laris manis selama bulan Ramadhan. Tapi, berikut ini adalah 10 jajanan favorit keluarga yang aku rekomendasikan dan pastinya mudah kamu cari saat ngabuburit dengen tujuan berkuliner mencari menu berbuka puasa. Mari disimak yuk.

1. Kolak Pisang
Sepertinya kolak pisang dari zaman dulu selalu menjadi takjil primadona selama bulan Ramadhan. Hampir setiap keluarga pasti pernah mencicipinya sebagai santapan berbuka puasa. Khasnya kolak pisang ini adalah rasa yang manis dan segar sebagai pelepas dahaga setelah seharian berpuasa. Selain kolak pisang, bisa juga ditambahkan ubi maupun kolang-kaling agar rasanya lebih beragam dan bisa mengganjal perut selama taraweh sebelum mulai menyantap menu pokoknya seperti nasi dan lauknya.

2. Kurma
Kurma pasti akan lebih laris saat bulan Ramadhan. Buah yang berasal dari Arab ini akan lebih dicari oleh setiap keluarga sebagai menu berbuka puasa. Bahkan jenis kurma ada banyak loh, seperti kurma ajwa, halawi, safawi, dan lain sebagainya tergantung favorit masing-masing.

3. Aneka Gorengan 
Aneka gorengan selalu menjadi jajanan favorit masyarakat Indonesia terlebih lagi selama bulan Ramadhan. Peminat gorangan hampir di berbagai kalangan kecuali jika kamu sedang berdiet ya. Aneka gorengan bisa berupa tempe, tahu, bakwan, cireng, singkong, pisang, dan sebagainya yang hanya mengandalkan digoreng saja hingga renyah agar lebih terasa nikmat.

4. Es Kelapa Muda
Minuman yang segar-segar juga yang paling banyak dicari sebagai menu berbuka puasa salah satunya es kelapa muda. Es kelapa muda sudah terasa nikmat tanpa dicampur apapun. Jika es kelapa tersebut ditambahkan sirup, gula aren, atau susu kental manis, jelas akan terasa lebih enak di lidah apalagi harganya juga terjangkau.    

5. Sop Buah
Alasan disebut sop buah karena bahan pembuatannya terdiri dari beragam buah-buahan seperti melon, semangka, buah naga, nanas, mangga, apel, anggur, dan lain sebagainya. Kamu bahkan bisa membuat sop buah ini sendiri yang buahnya dapat disesuaikan selera dan cukup ditambahkan dengan gel buah kelapa berbentuk kotak agak bening yang lebih dikenal dengan sebutan nata de coco. Nantinya buah-buahan tersebut dicampurkan air sirup maupun susu kental manis, tidak lupa es batunya agar sop buah lebih terasa nikmat dan segar.

Takjil Sop Buah.

6. Es Pisang Ijo 
Es pisang ijo berasal dari kota Makassar dan sudah menjadi kekinian di segala penjuru kota. Bahan utamanya tentu saja pisang yang dikukus dan dibalur adonan tepung berwarna hijau dari daun pandan atau daun suji. Pisang ijo akan lebih maksimal jika ada tambahan bubur sumsum, sirup, susu kental manis serta es batunya. Menu berbuka puasa kamu dijamin enak dan lumayan mengenyangkan. 

7. Es Campur
Es campur juga digemari loh bahkan tidak hanya di bulan Ramadhan saja. Es campur ini dibuat dari campuran es yang diparut ditambahkan topping berupa kelapa, agar-agar, buah melon atau belewah yang telah dipotong kecil-kecil. Tidak lupa tambahan sirup, susu kental manis, dan es batu agar lebih segar untuk menghilangkan dahaga. 

8. Es Cendol
Takjil berupa es cendol juga sangat laris di bulan Ramadhan. Minuman khas daerah Sunda ini jika di Jawa Tengah lebih dikenal dengan sebutan es dawet. Bahan pembuatannya terdiri dari cendol yang terbuat dari tepung beras, gula merah cair, santan, dan tidak lupa es batunya. Adapun para penjual yang menambahkan tape agar menghasilkan rasa yang lebih bervariasi.

9. Es Cincau
Es cincau juga sangat pas jika dijadikan minuman pelepas dahaga saat berbuka puasa. Es cincau adalah minuman segar dari bahan cincau atau sejenis gel yang menyerupai agar-agar. Cincau yang dipotong-potong abstrak ditambahkan sirup, susu, santan, serta parutan es batu.

10. Risoles
Risoles juga merupakan jajanan yang cukup banyak dicari di bulan Ramadhan. Risoles adalah sejenis gorengan yang diisi daging sapi atau ayam dan sayur-sayuran seperti wortel, kentang, dan jamur. Untuk pembungkusnya terbuat dari tepung terigu, telur, dan mentega. Risoles akan terasa lebih nikmat jika dimakan selagi hangat.

Itulah 10 jajanan yang telah menjadi favorit keluargaku bahkan di setiap keluarga di Indonesia terutama di bulan Ramadhan. Selain memang rasanya enak, harganya juga sangat terjangkau. 

Selamat menikmati jajanan berbuka puasa ya. 



Thursday, 30 May 2019

8 Kegiatan Seru Untuk Mengisi Waktu Selama Ramadhan

Mungkin bagi sebagian umat muslim akan kebingungan bagaimana mengisi waktu luang di luar dari kegiatan sehari-hari saat bulan Ramadhan. Terlebih lagi bagi para pelajar atau mahasiswa ketika jam pelajaran telah usai, kebosanan serta badan yang lemas pasti akan lebih terasa jika tidak melakukan kegiatan selama berpuasa.

Nah, selama berpuasa agar tidak terkesan malas-malasan dan badan terlihat lemas, banyak loh kegiatan-kegiatan positif dan mendatangkan pahala berlimpah yang bisa kamu lakukan untuk mengisi waktu luang sebelum tiba waktunya berbuka puasa. 

Berikut ini adalah beberapa kegiatan seru yang biasa aku lakukan sehari-hari selama bulan Ramadhan dan tentunya bisa juga kamu coba lakukan. Mari disimak ya.

1. Membaca Buku 
Membaca buku saat ini peminatnya semakin bertambah karena banyaknya karya-karya anak bangsa maupun mancanegara yang cukup menarik dan bermanfaat di beberapa media. Dengan meningkatkan kesadaran pentingnya membaca buku sebagai jendela dunia, maka kegiatan ini pun bisa kamu lakukan untuk menambah ilmu sekaligus mengisi waktu luangmu saat Ramadhan. Ragam bacaannya bisa disesuaikan dengan apa yang kamu sukai, bisa tentang keagamaan, teknologi, fashion, misteri, budaya, ekonomi, dan sebagainya. Kamu juga bisa loh berbagi ilmu dengan membacakan buku cerita ke anak atau keponakanmu di rumah.

Sempatkan Membaca Buku di Sela-sela Kegiatan

2. Menonton Film
Kamu bisa menonton film dengan memilih tontonan yang menarik atau lebih baik lagi yang mendatangkan manfaat. Kegiatan ini akan lebih seru jika dilakukan bersama keluarga atau teman-teman yang datang berkunjung ke rumah.

Silahturahmi dan Menonton Film Bersama.


3. Mengikuti Kajian Islam
Selama bulan Ramadhan, banyak sekali komunitas yang menggelar kajian-kajian Islam misalnya menyelenggarakan Tausiyah, Tilawah, dan kegiatan lain semacamnya. Kamu bisa mendaftarkan diri mengikuti kegiatan ini dengan tujuan mengisi waktu luang sekaligus memperoleh ilmu agama serta amal ibadah. 
Mengikuti Khotmul Quran.

4. Melukis dan Mewarnai
Kegiatan menggambar atau melukis dan juga mewarnai akan membuat suasana Ramadhan semakin ceria karena kegiatan ini selain fun juga dapat meningkatkan kreativitas. Melukis dan mewarnai bisa kamu lakukan secara perorangan atau bersama-sama dengan anggota keluarga atau teman-teman. Hasil lukisan dan mewarnainya nanti bisa dipajang di meja belajar atau di dinding ruangan.

Melakukan Hobi Menggambar.

5. Silahturahmi dan Berkegiatan Sosial
Kamu bisa loh berkunjung ke rumah saudara atau teman-temanmu sekaligus bersilahturahmi selama bulan Ramadhan. Kamu bisa mengisi waktu luang dengan cara belajar membuat menu takjil bersama atau sekedar saling tukar pendapat membicarakan rencana kegiatan-kegiatan sosial. Sembari silahturahmi sekaligus bisa dijadikan sebagai ajang mengumpulkan kebutuhan pokok atau alat tulis yang nantinya bisa dibagi-bagikan saat berkunjung ke yayasan atau panti asuhan.

6. Membuat Suatu Karya
Jika kamu menyukai menulis, Ramadhan juga bisa menjadi kesempatanmu untuk berkarya yang nantinya hasil tulisanmu bisa dicetak dan dijadikan sebuah buku. Jika kamu menyenangi kegiatan fotografi, mungkin kamu bisa mencari objek foto dan menyusun hasil-hasil fotomu ke dalam sebuah portfolio yang mungkin bisa kamu ikutsertakan dalam sebuah perlombaan. Masih banyak lagi karya-karya yang bisa kamu lakukan sesuai keahlianmu misalnya menjahit, berkebun, kaligrafi, dan lain sebagainya yang dapat memberikan semangat selama menunggu waktu berbuka puasa.

7. Olahraga
Olahraga juga bisa dilakukan untuk mengisi waktu selama bulan Ramadhan. Sekedar jalan-jalan santai keliling taman, berenang, bermain bulu tangkis, atau berolahraga ringan lainnya diharapkan dapat mendatangkan manfaat bagi tubuhmu agar tetap fit selama berpuasa. Perhatikan agar olahraganya tidak berlebihan agar badanmu tetap terhidrasi dan terjaga stamina namun tidak lemas atau bahkan malah berakhir batal puasanya.

Jalan-jalan Sore.

Aktivitas Berenang di Bulan Ramadhan.

8. Menyiapkan Hidangan Buka Puasa
Berbuka puasa bersama merupakan agenda rutin selama bulan Ramadhan. Kamu bisa buka puasa bersama keluarga atau teman-teman di rumah maupun luar rumah. Jika kamu memutuskan untuk buka puasa bersama di rumah, kegiatan menyiapkan menu makanan dan minuman berbuka juga lumayan seru dilakukan untuk mengisi waktumu selama Ramadhan. 

Semoga ke-8 kegiatan seru yang biasa aku lakukan di atas bermanfaat ya, agar bisa kamu lakukan juga selama bulan Ramadhan. Jangan lupa untuk mengisi kegiatan yang mendatangkan amal ibadah dan keberkahan. So, saling mengingatkan ya.




Wednesday, 29 May 2019

7 Tradisi Lebaran yang Kurindukan

Saat yang paling dinantikan setelah satu bulan penuh berpuasa adalah perayaan hari Lebaran. Lebaran merupakan momen kemenangan yang setiap tahun pasti akan dirayakan oleh seluruh umat muslim di dunia termasuk Indonesia.

Mungkin dari kalian masih ada yang belum menyadari jika ada beberapa kegiatan yang selalu dilakukan menjelang atau saat hari Lebaran. Bahkan kegiatan tersebut dianggap telah menjadi tradisi secara turun-temurun layaknya warisan budaya bangsa.

Berikut ini adalah 7 tradisi Lebaran yang selama ini selalu kurindukan atau mungkin juga bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia. Mari disimak ya.

1. Mudik
Dengan banyaknya perantau dari luar kota atau bahkan luar pulau ke ibukota demi mengadu nasib atau mencari nafkah, tak heran jika setiap tahunnya tradisi mudik akan selalu meriah menjelang hari Lebaran. Inginnya memanfaatkan durasi libur yang lumayan panjang, banyak orang yang sibuk merencanakan mudik bahkan dari jauh-jauh hari sebelum bulan Ramadhan dimulai.

Biasanya kegiatan mudik bisa terpantau jelas di setiap siaran langsung pertelevisian Indonesia dari tahun ke tahun. Walaupun seringkali terlihat berita kemacetan arus mudik hingga arus balik serta informasi tiket kendaraan umum yang menjulang tinggi baik dengan transportasi darat, laut, maupun udara, hal tersebut ternyata tidak membuat kerinduan untuk mengunjungi kampung halaman dan sanak keluarga sirna. Bahkan, hampir semua orang tetap menikmati momen mudik ini saat Lebaran.

Persiapan Mudik 

2. Nyekar atau Ziarah Makam
Selain mesjid, makam juga biasanya ramai pengunjung menjelang maupun sampai suasana Lebaran akan berakhir. Banyak orang akan mengunjungi makam sesepuh atau keluarga untuk mengirimkan doa. Walaupun berziarah ke makam bisa dilakukan kapan saja, namun momen Lebaran menjadikan kegiatan nyekar ini menjadi tradisi yang lebih berkesan.

3. Halal Bihalal
Halal bihalal adalah istilah yang hanya ada di Indonesia, artinya kegiatan positif seperti berkunjung ke rumah saudara, bermaaf-maafan, bersilahturahmi, makan bersama, atau reuni. Mengingat Lebaran dimaknai dengan hari kebahagian setelah sebulan penuh berpuasa, maka tradisi halal bihalal seringkali dijadikan tradisi selama Lebaran. 

4. Ketupat dan Opor Ayam
"Sudah masak ketupat dan opor ayam belum?", begitu kira-kira pertanyaan yang sering terlontar sebagai ciri khas Lebaran telah tiba. Biasanya hidangan ketupat dan opor ayam serta menu tambahan lainnya bisa berupa rendang, kentang balado, atau semur daging sudah siap tersaji di meja makan agar seselesainya melaksanakan salat Idul Fitri bisa langsung disantap bersama seluruh keluarga. Jangan heran ya ketika berkunjung ke rumah tetangga atau saudara untuk bermaaf-maafan, hidangan yang disuguhkan bisa saja sama seperti hidanganmu di rumah karena memang telah menjadi tradisi umat muslim di Indonesia saat Lebaran.

5. Kue dan Parcel Lebaran
Ternyata menyajikan kue Lebaran juga menjadi salah satu tradisi hari Lebaran sehingga banyak sekali orang berbondong-bondong membeli kue yang kemudian nantinya disusun secara rapi di setiap meja di rumah. Selain itu, memberikan kue yang telah dibungkus berupa parcel juga sering terlihat saat Lebaran sebagai tradisi berbagi kebahagiaan.

Parcel dan Kue Lebaran Kalengan

Umat Muslim Memilih Kue-kue di Toserba Untuk Lebaran

6. Berbagi Uang THR
Dengan diperolehnya Tunjangan Hari Raya atau THR dari perusahaan tempatmu bekerja sesuai dengan Peraturan Pemerintah sebagai pemberian istimewa untuk menyambut hari raya Idul Fitri, lantas menjadikan umat muslim di Indonesia terbiasa membagi-bagikan dana THR tersebut ke anak-anak atau orang-orang yang lebih membutuhkan. Biasanya THR tersebut disiapkan dalam pecahan uang baru yang sebelumnya telah ditukar ke bank-bank manapun yang terdekat. Dengan dibagikannya THR berbentuk uang pecahan baru, tentu hari Lebaran dapat mempererat tali kasih serta berbagi kebahagiaan.

Persiapan Bagi-bagi Uang Pecahan THR

7. Kembang Api Pengganti Petasan
Walaupun petasan sebelumnya telah menjadi tradisi Lebaran, namun karena dinilai berbahaya maka banyak orang yang menggantikannya dengan kembang api untuk merayakan hari kemenangan umat Islam. Kembang api dinyatakan dapat lebih meminimalisir timbulnya ledakan, namun alangkah baiknya agar tetap hati-hati dalam menggunakannya. Begitu pula dengan sejumlah anak-anak yang bermain kembang api agar tetap didampingi oleh para orang tua.

Kembang Api Untuk Perayaan Lebaran

Seperti itulah tradisi yang unik dan menyenangnya yang kurindukan dan pastinya dilakukan sebagian besar umat muslim di Indonesia saat Lebaran. Tradisi di setiap negara pastilah berbeda-beda, namun demikian diharapkan setiap tradisi yang ada khususnya di Indonesia agar tetap melekat di hati setiap umat muslim dan tetap dilestarikan agar suasana Lebaran semakin berkesan dan semarak. Selamat merayakan hari Lebaran ya. 




Tuesday, 28 May 2019

Tips Bijak Saat Belanja Baju Lebaran

Belanja baju baru memang bukan suatu kewajiban dalam rangka merayakan hari raya Idul Fitri atau Lebaran. Namun demikian, masih ada saja beberapa orang di Indonesia yang mengungkapkan kurang lengkap jika Lebaran tidak memakai baju baru. Maka tak heran pada penjual khususnya baju-baju muslim banyak yang memanfaatkan kesempatan ini demi meningkatkan omzet penjualan di bulan Ramadhan menuju hari raya Idul Fitri.

Memang wajar jika Lebaran identik dengan hal-hal yang serba baru salah satunya adalah baju, baik itu dibeli untuk diri sendiri, anak, orang tua, atau orang terkasih lainnya. Alasan berbelanja baju Lebaran pun beranekaragam, misalnya karena ingin tampil beda, lebih terlihat rapi, atau memberikan kesan baru daripada hari-hari biasanya. 

Belanja Baju Lebaran (Foto: https://www.visitmonaco.com/en/7534/shopping)

Jika kamu memang merasa perlu membeli baju baru untuk merayakan hari Lebaran, alangkah baiknya tetap dilakukan secara bijak agar tidak menyebabkan pemborosan anggaran. So, berikut ini beberapa tips berbelanja baju Lebaran yang perlu kamu ketahui.

1. Manfaatkan Momen Lebaran 
Jika kamu termasuk pribadi yang merasa sayang jika baju lamamu nantinya banyak yang tidak terpakai, kamu bisa loh manfaatkan momen Lebaran ini untuk membeli baju baru bukannya di bulan-bulan biasanya. Jadi, manfaatkanlah waktu membeli baju barumu di bulan Ramadhan saja sedangkan selebihnya atau di luar bulan Ramadhan tidak perlu lagi membeli baju kecuali jika memang sangat dibutuhkan.

2. Fokus Pencarian Model Baju
Terkadang kita tergiur dengan model baju kekinian, ingin bergaya ini atau itu tanpa menyadari bahwa tidak semua model baju bisa cocok dikenakan terutama di hari Lebaran. Jadi, tidak ada salahnya kamu mengecek terlebih dahulu baju model apa yang sesuai dengan gaya atau penampilan kamu nanti dengan nuansa Lebaran. Pastikan juga model bajunya belum kamu miliki sebelumnya atau jauh dari kemiripin dengan baju lama di dalam lemari bajumu agar tidak terkesan dobel beli.

3. Pertimbangkan Harga
Jangan mentang-mentang Tunjangan Hari Raya atau THR telah turun lantas membuatmu memprioritaskan pemakaiannya untuk berbelanja baju Lebaran secara habis-habisan ya. Sebaiknya kamu tetap mempertimbangkan harga yang pantas untuk membeli baju Lebaran. Buatlah agenda pengeluaran terlebih dahulu sehingga kamu bisa mengetahui berapa budget yang tersedia untuk membeli baju Lebaran. Jika kamu sudah memilih baju berkualitas namun juga mempertimbangkan harganya yang murah meriah, tentu kamu bisa memaksimalkan budget yang tersedia dengan membeli sejumlah baju baru yang bisa dinikmati oleh kamu sendiri, orang tua, dan orang terkasih lainnya di hari Lebaran. Jadinya kamu malah bisa sekalian berbagi baju-baju baru.

4. Promo Ramadhan 
Untukmu yang suka berbelanja secara offline ke pusat-pusat perbelanjaan atau mall, jangan lewatkan kesempatan berbelanja saat midnight sale yang biasanya diadakan pada bulan Ramadhan. Begitu pula jika kamu suka berbelanja secara online di beberapa marketplace seperti Lazada, Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Blibli dan masih banyak lainnya, karena biasanya akan ada banyak sekali gebyar Ramadhan baik itu berupa diskon, gratis ongkos kirim, cashback, dan lain sebagainya. Tapi kamu harus hati-hati dan jangan tergiur dengan harga-harga yang lebih murah dari biasanya ya, tetap prioritaskan keperluanmu dan membeli baju sesuai budget yang tersedia. 

Bagaimana nih tips bijak berbelanja baju Lebaran tersebut di atas, kira-kira cukup bermanfaat tidak ?. Atau kamu berpendapat untuk tetap mengenakan baju lama saja saat merayakan hari Lebaran nanti ?. Apapun pilihanmu semoga hari Lebarannya tetap bermakna ya. 


Monday, 27 May 2019

5 Tips Anti Gagal Acara Buka Puasa Bersama


Selama bulan Ramadhan, berbuka puasa bersama teman apalagi keluarga merupakan agenda wajib untuk dilakukan setiap tahunnya. Hal ini tentunya sangat berguna demi menjaga keharmonisan serta menjalin tali silahturahmi.

Dalam islam, berbuka puasa bersama baik itu dengan keluarga, teman, kerabat, maupun orang lain sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW karena akan mendatangkan keberkahan. Adapun sabda Nabi Muhammad SAW dalam hadis riwayat Abu Dawud dan Ibnu Majjah, "Makanlah kalian secara bersama-sama, sesungguhnya keberkahan ada pada makan bersama." Oleh karena itu, semakin banyak orang yang buka puasa bersama dengan kita maka akan semakin banyak pula keberkahan yang dilimpahkan oleh Allah SWT.

Tradisi buka puasa tidak lengkap jika tidak direncanakan dari jauh-jauh hari, termasuknya jika kamu ingin berbuka puasa bersama teman maupun keluarga. Biasanya di bulan Ramadhan, kita akan sedikit keteteran waktu akibat banyaknya kegiatan ibadah serta seringkali adanya beberapa ajakan berbuka puasa bersama. So, agar kegiatan buka puasa bersama dengan teman atau keluarga tidak mengalami kegagalan, berikut ini adalah tips simpel yang perlu kamu lakukan agar acara buka puasa bersama tetap berjalan dengan baik. 

1. Diskusikan Rencana Buka Puasa dari Jauh Hari 
Jangan heran jika undangan buka puasa akan sangat banyak di hampir setiap minggunya saat bulan Ramadhan baik itu dengan teman SD, SMP, SMA, kuliah, kolega di kantor, maupun anggota keluarga. Dengan demikian, sebaiknya diskusikan agendanya kepada masing-masing bahkan sebelum memasuki bulan Ramadhan agar acaranya tidak bentrok satu sama lain. Dengan demikian, resiko bentrok buka puasa bisa lebih diminimalisir sehingga kamu bisa bersilahturahmi dengan semua undangan misalnya dengan teman atau keluarga.

2. Prioritaskan di Akhir Pekan
Memang agak susah untuk menyatukan agenda berbuka puasa untuk banyak orang, pasti ada saja yang tidak bisa hadir. Demi menghindarinya, jangan lupa pastikan cari waktu yang cocok dan bisa dihadiri hampir seluruh undangan, mengabarinya pun agar tidak mepet atau mendadak, serta prioritaskan acaranya di akhir pekan karena biasanya lebih senggang kecuali kamu mau berbuka puasa dengan kolega di kantor karena acara buka puasanya mungkin bisa dilakukan di hari biasa, contohnya langsung sepulang kerja.

3. Tentukan Lokasi Secara Maksimal
Lokasi buka puasa juga harus dipersiapkan, boleh di salah satu tempat tinggal relawan, restoran, cafe, atau bisa juga menyewa ruangan serba guna di hotel atau semacamnya jika undangan memang dalam jumlah besar. Dimana pun pilihannya, pastikan lokasinya strategis, bersih, nyaman jika didatangi secara rombongan, dan yang terpenting harus ada mushola agar ibadahnya tetap tidak terganggu. Sebagai tambahan, usahakan ada tempat khusus anak-anak jika memang ada beberapa undangan yang kemungkinan akan membawa bayi atau anak kecil.

4. Wajib Lakukan Reservasi 
Jika hasil diskusi sudah tidak ada kendala prihal waktu dan tempatnya, jangan lupa segerakan melakukan reservasi dengan sistem bayar di muka. Dengan demikian, saat menjelang buka puasa kita tidak perlu khawatir didahului orang lain atau bahkan harus mengantri lagi. Jadi sesampainya di lokasi tempat makan, kamu bisa langsung duduk di tempat makan yang sudah disediakan dan tinggal memesan makanan dan minuman yang bisa segera dihidangkan sebelum azan magrib.  

5. Persiapkan Budget Sebelum Memilih Menu Buka Puasa
Jika sudah yakin dengan lokasi buka puasanya, sudah pasti kita juga harus mengecek menu apa kira-kira yang nantinya perlu kita pilih sebagai santapan nikmat buka puasa. Pilihlah menu netral yang cocok untuk berbuka puasa dan jangan lupa untuk mempertimbangkan harga yang telah disesuaikan dengan budget yang tersedia. 

Nah, 5 tips tadi yang perlu kamu lakukan agar acara buka puasa kamu tidak berakhir gagal karena belum adanya persiapan yang matang. Jika semua tips tadi sudah terlaksana, kamu bisa bersilahturami dan mengabadikan momen dengan cara berfoto ria di acara buka puasa tersebut bersama teman maupun keluarga dengan lancar.  


Sunday, 26 May 2019

Tampilan Make Up Simpel Ala Artis Untuk Merayakan Lebaran

Hari Raya Idul Fitri dengan suasana yang suci, alangkah baiknya jika kamu melupakan riasan super tebal saat merayakannya. Solusi yang tepat dalam mengenakan make up saat berlebaran adalah memperlihatkan kesederhanaan namun tetap terkesan elegan. 

Make up no make up look bisa menjadi pilihanmu saat merayakan hari lebaran. Jadi, make up apa saja yang kamu butuhkan demi memperoleh tampilan tersebut yakni : 
  • Face Primer, gunakan ini setelah mengenakan pelembab untuk membantu mengecilkan pori-pori dan membantu ketahanan foundation selama berjam-jam.
  • Foundation penting diaplikasikan agar tampilan wajah kamu terlihat lebih flawless
  • Bedak tabur, gunanya agar hasil riasan wajah kamu sebelumnya terlihat lebih rata. Selain itu, bedak tabur juga membantu menyerap minyak berlebih pada wajah.
  • Riasan mata dan alis yang diaplikasikan secara tipis-tipis saja. Pakailah eyeshadow dengan warna netral seperti krem, pink, peach, coklat muda, kemudian tambahkan eyeliner untuk mempercantik dan mempertegas sorotan matamu. Tambahkan maskara atau bulu mata palsu jika diperlukan agar mata kamu terlihat lebih bersinar.
  • Pakaikan lipstik dengan warna-warna lembut seperti pink, peach, atau baby pink.
  • Polesan terakhir dengan membubuhkan blush on warna coklat atau warna senada dengan warna lipstik agar wajah terlihat lebih segar. Pilihlah tekstur bubuk atau yang memiliki sedikit efek shimmer sebagai hasil akhir wajah yang merona alami.
Setelah mengetahui trik make up no make up look tersebut di atas, kamu juga bisa loh meniru gaya artis-artis berikut. Ke-3 artis berikut ini sering terlihat dengan dandanan yang natural yang mungkin bisa kamu contoh di hari Raya Idul Fitri nanti.

1. Zaskia Adya Mecca
Wanita ini walaupun telah memiliki 3 anak namun tapi gayanya tetap fashionable serta biasa tampil dengan dandanan yang natural. Makanya, tidak ada salahnya jika kamu meniru gayanya untuk tampilan cantik alami di hari lebaran nanti. Andalannya adalah menggunakan lipstik warna favoritnya yakni nude dan soft pink.

Zaskia Adya Mecca (Foto koleksi : Fimela)

2. Alyssa Soebandono
Alyssa atau lebih akrab dipanggil Icha ini sangat sering terlihat dengan dandanannya yang super tipis. Bahkan dia hanya mengandalkan maskara agar bulu matanya terlihat tebal dan lentik. Makanya tampilan matanya selalu terlihat segar dan dapat memberi kesan ceria.

Instagram.com/ichasoebandono

3. Laudya Cynthia Bella
Artis cantik ini paling suka dengan make up yang simpel dan bernuansa natural. Dirinya suka dengan lipstik warna nude tanpa takut terlihat pucat. Namun terkadang juga bisa tampil lebih segar dengan blush on dan lipstik warna pink. Untuk menonjolkan matanya dan memberikan kesan lebih bersinar, Bella juga beberapa kali terlihat sering mengenakan bulu mata palsu.

Instagram.com/laudyacynthiabella

Nah, begitulah tips make up no make up look yang bisa aku rekomendasikan. Kamu juga bisa meniru dandanan ala ke-3 artis tersebut di atas di Hari Raya Idul Fitri nanti. Kira-kira kamu paling suka dandanan artis yang mana nih untuk ditiru nanti?.

Selamat bereksperimen dengan make up no make up look ya.




7 Kiat Belajar Menjadi Lebih Menyenangkan dan Efektif

Tanpa terasa ya tahun ajaran baru sudah di depan mata lagi setelah liburan sekolah yang cukup panjang berakhir. Ada yang mulai masuk Sekola...