Tuesday, 14 January 2020

Kangen Makan Nasi Kucing Tak Harus ke Yogyakarta atau Solo Lagi, Loh!

Sejarah Nasi Kucing
Apakah di antara kalian ada yang belum pernah makan nasi kucing? Nasi kucing adalah makanan berupa nasi lauk yang pada mulanya terkenal dan banyak hadir di daerah Yogyakarta dan Solo. Tapi seiring perputaran waktu, nasi kucing sudah bisa kamu temukan di berbagai kota di pulau Jawa, termasuk juga di Jakarta.

Alasan dinamakan nasi kucing karena nasi yang dibungkus pada lembaran daun pisang serta kertas coklat atau kertas koran tersebut memiliki porsi yang sangat sedikit dari seharusnya. Porsi nasinya cukup pantas menjadi makanan yang diberikan ke kucing liar atau kucing peliharaan. Apalagi di dalam bungkusan nasi kucing tersebut biasanya sudah terdapat lauk ala kadarnya seperti tempe/tahu orek atau ikan teri.

Nah, nasi kucing di daerah Yogyakarta malah bisa disebut juga dengan nasi angkringan. Hal ini dapat dikatakan karena rata-rata pengunjung warung makanan ini adalah rakyat biasa atau para mahasiswa yang dapat mengangringkan kakinya atau sebut saja 'nangkring', mengangkat satu kakinya ketika duduk di kursi.

Nasi kucing memiliki daya tarik tersendiri karena dapat membuat penasaran tak hanya bagi warga lokal melainkan juga para wisatawan mancanegara. Makanya nasi kucing berangsur-angsur populer dan bukan lagi menjadi makanan rakyat biasa atau dulunya lebih cocok dimakan oleh orang-orang yang serba kekurangan.

Dengan semakin populer dan terangkat derajatnya, para penjual nasi kucing akhirnya mulai berinovasi membuat variasi lauk yang dapat disesuaikan selera para pengunjung. Harga lauk-pauk tersebut beragam dan tentu saja tidak perlu merogoh dana banyak.

Nasi Kucing Sudah Ada di Jakarta
Saat kangen ingin makan nasi kucing, kamu tidak perlu repot harus mudik atau melancong ke daerah-daerah di pulau Jawa terlebih dahulu. Contohnya aku yang dulu sempat menyelesaikan kuliah di Yogyakarta dan cukup sering makan nasi kucing, terkadang ingin sesekali bisa makan nasi kucing kembali.

Sekarang, bukan rahasia umum jika nasi kucing sudah bisa dengan mudah kamu jumpai di beberapa spot tertentu di Jakarta. Bahkan tak jauh dari daerah tempat tinggalku yakni di daerah Rawamangun, Jakarta Timur, telah kujumpai warung makanan seperti warung angkringan di Yogyakarta karena memang menyediakan nasi kucing tersebut. Menu nasi kucing dan lauk-pauknya pun tampak sama sehingga dapat mengobati rasa kangenku dalam menikmati nasi kucing saat masih kuliah di Yogyakarta. Nama warung makanan tersebut adalah Sego Kucing HIK Solo.



Sego Kucing HIK Solo tersebut ditunggui penjual yang terdiri dari dua orang pemuda, salah satunya bernama Mas Sodron. Namanya tertera pula pada spanduk warung makanannya. Ada pun pada spanduk warung makanannya tertera "Pejuang Malam" karena memang baru dibuka saat langit sudah gelap sekitar pukul 20.00 atau 21.00 WIB hingga dini hari atau bisa pula menjelang subuh. 

Sego Kucing HIK Solo ini hanya terdiri dari satu gerobak yang di atas mejanya sudah rapi dengan keranjang berisi bungkusan-bungkusan nasi kucing dan lauk-lauknya, kursi panjang di kanan dan kiri gerobak untuk pelanggan yang ingin duduk di kursi, serta beberapa tikar yang sengaja digelar di depan toko-toko yang sudah waktunya tutup dan diperuntukkan bagi pelanggan yang ingin duduk secara lesehan.



Sesuai nama warungnya, Sego Kucing HIK Solo ini menawarkan makanan utama berupa nasi kucing, yaitu nasi yang porsinya minimalis dan terdapat lauk di bagian atasnya seperti tempe orek dan sedikit sambal yang dipisahkan dengan selembar kecil daun pisang. Lauk tambahannya bisa dipilih lagi karena sangat variatif, seperti yang kudapati ada terong sambal balado yang dibungkus daun pisang , tahu dan tempe bacem, serta sate-satean. Ada sate kulit, sosis, nugget, usus, paru, keong, kikil, telur puyuh, dan lain sebagainya. Sedangkan minuman yang paling banyak dipesan adalah es teh manis walaupun ada pula es jeruk, es teh jahe, dan es susu jahe. Jika kamu ingin minumannya dihidangkan hangat juga tidak masalah.    



Harga makanan dan minuman di Sego Kucing HIK Solo ini cukup ringan karena hanya berkisar 1.500 hingga 5.000 rupiah saja per satuannya. Jadi, jika kamu hanya membawa sekitar 15.000 rupiah, pastinya perutmu sudah lumayan kenyang hingga pagi hari. Hemat sekali, bukan?.




Apakah kamu tertarik makan nasi kucing di Jakarta? Coba mampir saja ke Sego Kucing HIK Solo ini yang terletak di pinggir jalan Balap Sepeda daerah Rawamangun, Jakarta Timur. Tapi jangan khawatir jika kamu ingin mencoba tapi tidak sempat ke sana karena kamu juga bisa lakukan pemesanan dari rumah melalui WhatsApp yang kontaknya dicantumkan di spanduknya. 







Wednesday, 27 November 2019

Cerpen Mini : Hujan dan Kebohongan Kecilku

Rain (www.theodysseyonline.com)

Tik...tik...tik...”

Ah, aku paling benci jika hujan mulai turun. Terpaan air hujan dan anginnya membuatku mudah menggigil. Hidungku ngilu memerah karena sering kutekan demi mencegah bersin. Aku memilih malas-malasan di sofa dengan berselimut kain semi tebal, sesekali menyeruput secangkir susu vanila hangat sambil menantikan rintik hujan perlahan menghilang dari penglihatanku dari balik jendela ruang tamu yang mulai tertutup embun tipis.

Saat ini waktu menunjukkan pukul 14.00 namun sinar matahari tampaknya masih enggan menyapa. Aku memang paling malas main hujan-hujanan sejak kecil. Bahkan di setiap tasku, pasti ada saja payung yang sengaja kuselipkan hingga tak heran jika kudapati julukan ‘si anak payung’ oleh teman-temanku. 

Pus...pus..." mendadak suara ramah seperti sedang memanggil-manggil seekor kucing terdengar dari kejauhan, memecah keheninganku yang sedang duduk santai di sofa ruang tamu ini. Benar saja, ternyata ada seekor kucing liar sedang berteduh di halaman rumahku. Tak kusadari keberadaannya karena kucing itu berwarna hitam pekat dan tak mengeluarkan suara karena terlalu kedinginan. Ketika seorang pemuda tampan akhirnya menemukannya, ia langsung mendekatinya dan memberi makanan dari tangannya, sisa-sisa tulang ayam yang mungkin baru saja ia makan. Ia juga meletakkan sehelai handuk bekas yang sudah terlipat rapi untuk ditempati oleh kucing hitam itu agar tetap hangat. 

Sepertinya pemuda itu sepantaran denganku.” Tebakku ketika melihatnya masih mengenakan seragam sekolah yang serupa denganku, berwarna putih abu-abu. Ia tampak manis walaupun raganya mendekati kuyup karena tak mengenakan payung padahal hujan tak hanya sekadar gerimis. Sesaat melihatnya, entah kenapa aku tertarik mengajaknya berkenalan. Aku ingin dia mengetahui bahwa namaku, seseorang yang saat ini sedang memperhatikannya, adalah Rani. 

Hatiku bergemuruh melihat senyum simpulnya yang merekah sambil tangannya tak henti mengusap-usap lembut kucing liar yang terlihat mulai terasa nyaman. Aku mengurungkan niat untuk menghampirinya, berharap melihat senyum manisnya lebih lama lagi hingga akhirnya pemuda itu beranjak pergi menerjang hujan entah ke mana.

***

Keesokan harinya sepulang sekolah, hujan kembali turun dengan derasnya. Aku duduk termenung lagi di salah satu sofa yang terletak pada sudut ruang tamu tepat menghadap ke arah jendela. Tak berani menerka kemungkinan adanya kejadian seperti kemarin, mendadak kutarik senyuman penuh makna tak lama ketika suara pemuda yang sama mulai sayup terdengar. "Pus...pus..." suara lembutnya memanggil-manggil kucing liar semakin mendekat. Aku lantas bergegas ke luar rumah untuk menghampiri suara tersebut hingga lalai mengenakan payung. 

Ternyata aku memang paling benci hujan. Pandanganku mendadak kabur teralihkan tetesan airnya yang semakin deras. Aku mendadak tersungkur ke tanah. Kepalaku terasa berat. Badanku menggigil. Beberapa detik kemudian, aku tak mampu mengingat apa pun selain kegelapan dan aroma tanah basah akibat hujan yang tak kunjung berhenti.

Mataku masih terpejam walau menyadari ragaku tengah terbaring di tempat tidur yang selalu membuat rindu. Perlahan kubuka mata dan ternyata benar, kudapati pemandangan kamar tidurku yang penuh warna biru meneduhkan. "Kamu sudah bangun?" Suara lembut mama terdengar dari sisi kanan tempat tidur. "Kenapa kamu keluar rumah hujan-hujanan, lupa sama anemianya?" Tambahnya lagi sambil geleng-geleng kepala. 

Aku hanya bisa terdiam tak kuasa mengarang cerita apalagi sampai berbohong. "Makan dulu saja kemudian langsung minum obat. Jangan lupa ucapkan terima kasih sama Rian." Lanjut mama yang beranjak keluar dari kamar tidurku. "Rian siapa, Ma?" Tanyaku segera sembari mengikuti saran mama menuju ruang makan menyadari perut sudah keroncongan dan perlu diisi. "Itu Rian, tetangga kita yang tadi menggendongmu saat pingsan. Masa kamu enggak kenal?" Tunjuk mama ke arah pemuda yang duduk santai di ruang tamu, bahkan tepat sekali di sofa favoritku. 

"Hai, kamu sudah baikan?" Sapanya dengan menguraikan senyuman ramah. Pemuda manis dengan suara lembut yang sempat membuatku terpana sejak kemarin. Aku terpaku bimbang sekaligus senang, tak menyangka pemuda tampan yang ingin kukenal malah tetanggaku sendiri. Mungkin hujan yang selama ini kubenci telah menyadarkan keberadaannya. "Kamu enggak apa-apa? Kenapa terdiam?" Tambahnya lagi. "Eh, iya. Salam kenal. Namaku Rani." Sahutku kagok berharap ia mengetahui namaku sebelum akhirnya terucap terima kasih. 

"Loh, kita sudah saling kenal sejak kecil. Kamu enggak ingat sama aku, ya? Aku Rian." Jawabnya heran sambil menaikkan salah satu alisnya. "Eh?" Mataku membelalak. Aku kembali terdiam. Mungkin anemia yang menyerangku sejak kecil telah menghapus ingatanku. Mungkin juga Rian yang kukenal sejak kecil tanpa kusadari telah tumbuh menjadi pemuda yang jauh lebih tampan. Ah, aku tak sanggup mencari-cari alasan yang cocok setelah mendengar cacing-cacing dalam perutku mulai terdengar menjerit. Mungkin jika Rian kuajak makan bersama sambil mengobrol ringan akan membuka teka-teki ini. 

"Aku ingat. Tapi kita makan dulu, yuk." Ajakku mantap menyembunyikan kebohongan kecilku tentang Rian. Aku dan Rian lanjut menuju ruang makan bersama, tak luput saling mengumbar tawa penuh ledekan satu sama lainnya. Oh iya, pastinya hujan-hujan berikutnya tak akan membuatku kesepian lagi sejak hari ini. Dan sepertinya, aku tak akan sanggup lagi membenci hujan. 

***

Sunday, 27 October 2019

Review GoMassage : Me Time Praktis, Nyaman, dan Terpercaya


Kalian pasti setuju, emansipasi pada era globalisasi ini menjadikan para perempuan sudah tak lagi hanya bekerja di rumah melainkan juga bisa lebih aktif berkarier di luar rumah, baik itu bidang politik, ekonomi, budaya, sosial, dan sebagainya. Sama halnya denganku, memutuskan berkarier di salah satu perusahaan swasta di Jakarta setelah lulus kuliah hingga sekarang telah berkeluarga dan dianugerahi seorang anak laki-laki yang saat ini masih balita, membuatku sempat keteteran mencuri-curi waktu istirahat. Meskipun setiap harinya aku memiliki seabrek kegiatan yang harus terselesaikan, aku harus tetap komitmen mengerjakan semuanya dengan sepenuh hati karena memang telah menjadi pilihanku sejak semula tanpa mengenyampingkan waktunya refreshing.

Jadi, refreshing itu menurutku wajib sekali. Tidak hanya untuk para perempuan saja melainkan segala kalangan maupun usia. Gunanya tentu saja untuk mencegah stres, agar tubuh tetap dalam kondisi sehat dan prima, melupakan sejenak segala pekerjaan di kantor maupun tugas di rumah yang memang menjadi tanggung jawab selama ini, bersenang-senang, menghilangkan rasa suntuk, dan sebagainya. Nah, kebetulan akhir pekan lalu aku menyempatkan diri mengikuti acara outing yang diselenggarakan oleh perusahaan tempatku bekerja ke salah satu resort di Kepulauan Seribu. Aku dan teman-teman cukup bersenang-senang selama dua hari satu malam, menikmati tempat rekreaksi dan juga keindahan pantai di pulau Putri sampai akhirnya tiba saat harus kembali beraktivitas seperti biasanya. Sepulangnya dari acara outing tersebut, badanku rasanya pegal sekali dan perlu segera dipijat untuk meregangkan otot-otot yang kaku atau sekedar relaksasi.

Mengingat waktu kerjaku yang cukup padat, belum lagi mengurus anak, suami, serta menghadapi setumpuk pekerjaan rumah seperti mencuci piring, memasak, dan sebagainya membuatku malas sekali jika harus menyempatkan diri pergi ke salon untuk pijat. Untunglah belum lama ini kakak dan adikku merekomendasikan aplikasi GoLife yang isinya terdiri dari beberapa layanan yang salah satunya terdapat GoMassage. Sebelumnya aku memang sudah pernah mencoba layanan tersebut sebanyak dua kali. Makanya aku tak keberatan jika harus memesan layanan tersebut lagi sepulangnya dari outing, atau sekarang malah bisa menjadi salah satu cara praktisku melakukan "me time" di rumah. 

Oleh karena itu, kali ini aku akan membagikan informasi mengenai aplikasi GoLife, cara penggunaan terutama dalam menggunakan layanan GoMassage, serta beberapa review GoMassage karena telah menjadi senjata andalanku untuk "me time" supaya kamu juga tertarik untuk mencobanya. Simak baik-baik, ya.

GoMassage Pada Aplikasi GoLife
Berhubung aku sering memanfaatkan GoRide dari aplikasi GoJek setiap berangkat ke kantor, ternyata GoLife ini adalah layanan-layanan lain yang ditawarkan serta tetap terhubung dengan aplikasi GoJek (lihat gambar 1). 

Tampilan Aplikasi GoLife (Part 1).


Setelah kamu membuka aplikasi GoJek, nanti kamu akan dialihkan ke aplikasi GoLife secara langsung. GoLife tersebut akan menghubungkan pelanggan sepertiku dengan lebih dari 12.000 tenaga profesional. Misalnya dalam bidang kecantikan, otomotif, perawatan dan pemeliharaan rumah, perbaikan alat elektronik maupun kendaraan, jasa jahit, laundry, pijat, dan sebagainya bahkan mencakup kebutuhan sehari-hari. Semua layanan tersebut bisa kamu pilih menu-menunya pada tampilan awal GoLife (lihat gambar 2) termasuk adanya layanan GoMassage yang memang sudah pernah kucoba sebelumnya dan akan kucoba ulas untuk saat ini. 

Selanjutnya karena aku ingin "me time" dengan memanfaatkan GoMassage, setelah menekan pilihannya ternyata di dalamnya masih ada beberapa kategori layanan yang ditawarkan, misalnya Body Rejuvenation, Reflexology, Beauty Massage, Mom & Kids, serta Advance Massage (lihat gambar 3). Kamu bisa pilih layanan mana yang sesuai dengan yang kamu inginkan, misalnya saat ini aku ingin mencoba Body Rejuvenation, maka aku klik tombol itu. 

Tampilan Aplikasi GoLife (Part 2).

Di setiap kategori layanan GoMassage, masih ada beberapa pilihan pijat tergantung dengan apa yang memang pelanggan butuhkan. Contohnya ketika aku hendak memilih layanan Body Rejuvenation, ternyata masih ada beberapa layanan yang disesuaikan dengan kebutuhanku (lihat gambar 4). Ada Body Massage, Express Message, Body Massage & Foot Reflexology, Body Massage & Totok Wajah, Body Massage & Scrub, Body Massage & Kerokan, serta Kerokan & Light Massage. Hal ini berlaku pula pada kategori layanan selain Body Rejuvenation, setelah klik pilihannya nanti, kamu juga akan menjumpai beberapa layanan pijat yang bisa kamu pilih sesuai kategori layanan awal sesuai keinginanmu.

Penjelasan di setiap kategori layanannya menurutku cukup informatif walaupun dicantumkan secara simpel. Mulai dari bagian tubuh mana yang akan dipijat, definisi treatment yang kira-kira perlu diketahui, tujuan pijat dan relaksasinya jika kamu ingin mencaritahu pijat seperti apa yang akan kamu peroleh jika memilih layanan itu, dan sebagainya. Dari sini maka diketahui bahwa serangkaian GoMassage pada aplikasi GoLife termasuk komplit sekali setara seperti jika aku pergi ke salon langganan. Aku senang karena kehadiran GoLife membuatku bisa "me time" di manapun sesuai waktu yang kupilih, sehingga praktis dan nyaman apalagi tak hanya bisa didatangkan ke rumah sembari bisa tetap mengawasi anakku bermain melainkan juga sangat memungkinan memanfaatkan layanan GoMassage saat istirahat di kantor.

Selanjutnya, setelah kamu sudah mengetahui beberapa layanan yang tersedia dan siap kamu pilih, nanti akan muncul penjelasan dari layanan yang akan kamu dapatkan, apa saja barang yang akan dipergunakan sebagai alat pijat, serta bagian tubuh mana yang akan dipijatnya (lihat gambar 5). Kamu wajib memilih setiap pertanyaan yang tertera secara jujur, seperti apa jenis kelaminmu, durasi pijatnya yang terdiri dari 30 menit, 60 menit, 90 menit, atau 120 menit. Setiap durasi pijat yang ditawarkan pun sudah tertera nominal yang perlu dibayarkan, yakni mulai dari 50 ribu rupiah hingga 170 ribu rupiah saja. Lumayan terjangkau, bukan?

Jika sudah yakin dengan pilihan GoMassage yang kamu inginkan, kamu cukup klik tombol bertuliskan lanjut hingga mendapati tampilan berupa alamat yang perlu didatangi oleh terapis pijat, bisa ke rumah, kantor, atau lokasi lainmu berada. Tersedia pula pilihan waktu berupa tanggal, jam, dan menit, sehingga kamu bisa lakukan pemesanan beberapa jam sebelumnya dan memberimu kesempatan untuk menuntaskan pekerjaanmu sebelum layanan pijat dimulai. Sertakan catatan jika ada, pasang voucher jika kamu memang memilikinya yang berupa diskon khusus, cek kembali apakah pilihan layanan GoMassage sudah tepat sebelum lakukan pembayaran dengan GoPay atau bisa juga secara cash. Nah, sekarang kamu cukup menunggu terapisnya datang untuk memijatmu datang ke lokasi sesuai yang telah ditentukan (lihat gambar 6). Mudah sekali, ya?

Review GoMassage : Me Time Favoritku
Setelah ikuti langkah-langkah pemesanan GoMassage tersebut di atas, kamu bisa menunggu GoLife melakukan pencarian terapis pijatnya pada layar aplikasinya. Nanti setelah tertera nama terapisnya, kamu bisa chat ataupun langsung menghubunginya melalui kontak seluler yang tercantum untuk memastikan kehadirannya.

Berhubung sebelumnya aku pernah menggunakan layanan GoMassage, sebaiknya kamu pilih waktu pemesanan layanannya jangan terlalu mendadak. Hal ini karena masih adanya kemungkinan titik lokasi pencarian terapis pijatnya yang belum dibatasi atau memang sebagian besar terapisnya sedang padat pelanggan. Contohnya saja, ketika ingin melakukan pemesanan layanan GoMassage untuk di wilayah Jakarta Utara, ternyata lokasi terapisnya setelah dihubungi terkadang masih cukup jauh, yakni masih di wilayah Jakarta Selatan atau bisa juga Jakarta Timur. Jika waktu pemesanannya mendadak, kemungkinan untuk lakukan pencarian ulang bisa saja terjadi dengan alasan jarak yang jauh atau waktu yang tak terkejar hingga terapisnya bisa sampai tepat waktu. Oiya, dengan belum adanya peta lokasi yang menginfokan keberadaan terapisnya, jika kamu ingin kedatangannya tepat waktu, sebaiknya kamu menanyakan terlebih dahulu ke terapisnya untuk meminimalisir lokasi terapis yang terlalu jauh dan membuatmu terlalu lama menunggu apalagi jika waktu pemesanannya terlalu dekat.

Jika sudah terjalin kesepakatan antara waktu dan lokasi, untuk selanjutnya aku mulai lakukan pemesanan GoMassage, bahkan bisa sehari atau cukup 3-4 jam sebelumnya. Asyiknya lagi, kamu bisa menentukan jenis kelamin terapis yang diinginkan untuk melayanimu memberikan pijatan. Jadi, sesuai tingkat kenyamanan masing-masing, apakah ingin dengan terapis wanita atau bisa saja terapis pria jika memang ingin mendapatkan pijatan dengan tenaga yang lebih kuat. Sebagai tambahan, GoLife terjamin aman karena semua kegiatan di dalam aplikasi dan kategori layanannya diawasi demi menindaklanjuti jika ada pelanggaran atau pelecehan seksual sesuai hukum dan Undang-Undang. Jadi kamu tidak perlu ragu dalam menggunakan layanan GoLife termasuk GoMassage tersebut.

Syukurlah layanan GoMassage bisa dilakukan di hari dan waktu kapan saja setiap harinya, seperti yang aku lakukan sekarang sebagai "me time" favoritku. Akibat malas ke salon sepulang outing tapi juga tidak mau menunggu akhir pekan untuk pijat karena khawatir badanku malah bisa tambah kaku dan pegal. So, untuk layanan GoMassage untuk "me time" kali ini aku kedatangan seorang terapis yang bernama ibu Sri. Beliau datang tepat pada waktunya, di hari kerja setelah aku pulang dari kantor.

Terapis GoMassage dari GoLife

Ibu Sri datang sekitar pukul 7 malam. Dia masih tampak segar karena katanya hari ini mulai aktif di sore hari sehingga kurasa pijatan hari ini bisa lebih maksimal. Kupilih layanan baru di GoMassage berupa Express Massage selama 120 menit. Beliau cukup ramah dan menjelaskan step by step pijatan yang akan dipraktikkan, mulai dari bagian pundak, leher, kepala, menuju bokong hingga ke telapak kaki. Beliau juga tak segan-segan memberikan informasi titik pijatan yang kuperlukan serta menanyakan seberapa besar tekanan pijatan yang kuinginkan.

Express Massage dari GoMassage

Sembari ibu Sri memijat, aku pun berkesempatan menanyakan bagaimana beliau mulai menjadi terapis pijat. Ternyata tidak sembarangan untuk menjadi tenaga profesional sepertinya karena semua terapis tetap memerlukan pelatihan khusus untuk memperoleh sertifikasi. Tidak hanya itu, pendidikan berupa segala peraturan yang perlu ditaatinya (SOP) juga diberikan sebelum beliau mulai bekerja. Misalnya, harus mengenakan seragam, membawa alat-alat pijat yang diperlukan seperti minyak gosok, handuk, dan lainnya jika memang ada.

Kesimpulan 

Setelah menggunakan aplikasi Golife serta berhasil memberikan review GoMassage, maka aku bisa memberikan kesimpulan sebagai berikut : 

Kelebihan : 
GoLife sangat menjamin keamannya. Lokasi dan waktu pemesanan layanan GoMassage juga sangat fleksibel. Pijatan dari tenaga profesional sudah tersertifikasi dan dapat kunikmati apalagi jika mendapatkan terapis yang menyenangkan. Malahan, durasi 120 menit menjadi terasa kurang. Waktu pengerjaan tertera pada aplikasi GoLife sehingga sesuai dengan pilihannya dan tidak mungkin terjadi kecurangan seperti kurang lama atau terlalu sebentar. Para terapis wajib mentaati peraturan yang berlaku (SOP), misalnya harus mengenakan seragam, membawa alat-alat pijat yang diperlukan seperti minyak gosoknya atau handuk, dan lainnya jika memang ada.

Kekurangan : 
Belum tersedianya titik lokasi pencarian terapis serta jarak antar terapis dengan pelanggan maksimal yang belum diatur membuatku sering diminta untuk mencari terapis lain. Alasannya, letak lokasi yang perlu didatangi terlalu jauh sehingga waktu pemesanan yang terlalu mendadak kurasa kurang memungkinkan. 

Secara keseluruhan, aku cukup puas dengan kehadiran GoMassage pada aplikasi GoLife ini. Tak hanya ketagihan, faktor kesehatan karena memperoleh pijatan yang berkala untuk merelaksasikan diri juga bisa kudapatkan sehingga tak perlu menunda-nunda melakukan pemesanan GoMassage untuk selanjutnya. Intinya aplikasi GoLife yang terjamin aman, pencarian waktu pijatnya nyaman, badan pun segar. Selamat mencoba juga, ya.




    

Monday, 21 October 2019

Alasan Generasi Milenial Perlu Kerja di Perusahaan Sebelum Mulai Buka Usaha


Zaman sekarang memang banyak orang yang memutuskan untuk tidak bekerja di perkantoran demi mengejar passion dalam memulai usaha. Mungkin bagi sebagian orang yang memang berasal dari keluarga pengusaha yang telah memiliki modal berlimpah serta cukup memiliki kesiapan mental dapat segera merealisasikannya.



Tapi, sebenarnya ada beberapa alasan yang menguntungkan jika kamu tetap mencoba bekerja di suatu perusahaan sebelum memutuskan untuk mulai usaha. Nah, berikut penjabarannya :

1. Banyak Relasi
Jika kamu pernah memiliki pengalaman sebagai pegawai di suatu perusahaan, kamu pastinya akan dipertemukan oleh beberapa rekan kerja dari beragam posisi dan daerah. Dengan lebih mengenal satu sama lain, maka akan mempermudah dalam menentukan strategi awal dalam pemasaran usahamu. Jadi bisnismu bisa dikelola dengan tujuan bisa menjaring banyak khalayak dan diterima di setiap daerah yang telah kamu pelajari masing-masing karakter sebelumnya.

2. Paham Manajemen
Kamu bisa mengintip segala peraturan atau prosedur di setiap bidang perusahaan yang kamu daftarkan untuk bekerja. Pengetahuan tentang sistematika dari perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lainnya tentu bisa kamu kombinasikan terutama bagian mana saja dari manajemen tersebut yang sesuai untuk kebaikan usahamu.

3. Komunikatif
Di setiap perusahaan, kamu akan dituntut untuk berkomunikasi dengan baik, tidak hanya dalam ucapan sehari-hari atau informal tapi juga formal. Jika kamu terbiasa berkomunikasi dengan segala karakter lawan bicara, maka kamu akan terlihat lebih komunikatif yang berujung pada pelayanan kepada pelanggan-pelangganmu bisa sesuai dengan harapan.

4. Terampil
Karyawan yang baik tentu saja yang berkompeten, ahli dalam suatu keterampilan. Tak jarang perusahaan bisa memberikan fasilitas berupa pelatihan bersertifikat bagi para pegawainya untuk dapat dipraktikkan pada perusahaan itu sendiri. Nah, kamu bisa manfaatkan pengalaman latihan keterampilan tersebut agar kamu lebih terampil dan menunjang bisnis yang rencana kamu buka.

5. Modal
Modal tidak hanya berupa pengalaman maupun relasi, loh. Modal uang adalah yang terpenting untuk memulai usaha karena bisnis itu pada dasarnya akan lebih nyaman dan berjalan lancar jika dibangun berdasarkan dana yang kamu peroleh sendiri.

Nah, begitulah kira-kira manfaat yang akan kamu terima jika kamu memutuskan untuk bekerja di perusahaan terlebih dahulu hingga tiba saat yang tepat untuk memulai usaha. Kamu juga bisa mencoba memulai usaha berbasis online terlebih dahulu, misalnya dengan menjadi seller di beberapa marketplace yang saat ini mulai marak dengan memanfaatkan metode praktis serta teknologi yang kian canggih. Tambahan lagi, siapa tahu bekerja di perusahaan malah bisa berbarengan dengan menjalankan usaha sebagai tambahan penghasilan. Asyik kan?



Monday, 30 September 2019

Dekorasi Meja Kerja Ini Dijamin Bisa Membuatmu Semangat Bekerja


Dekorasi meja kerja supaya lebih termotivasi dan semangat mengumpulkan pundi-pundi penghasilan ternyata cukup penting, loh. Terlebih lagi jika kamu memang lebih banyak menjalani hari-harimu pada 'spot' ini. Bukannya tidak mungkin jika kondisi meja kerja kamu terlihat hampa tapi kerjaan sangat menumpuk malah membuatmu kian bosan dan berakhir tidak produktif.

Meja kerja dengan segala perlengkapan simpel.


Suasana meja kerja yang nyaman dan terlihat menarik terbukti bisa mempengaruhi produktivitas menjadi lebih baik. Untuk itu, kamu bisa mulai menghias meja kerja dengan cara yang tidak monoton seperti berikut ini:

1. Tambahkan Kalender Berdesain Menarik
Jangan lupa mengganti kalender meja kerjamu dengan yang baru dengan gambar-gambar yang menarik. Fungsinya selain sebagai pengingat tanggal tapi juga dapat menjadi hiasan meja kerjamu. Pilih kalender dengan gambar-gambar tokoh favoritmu supaya semangat setiap hari.

2. Pajang Foto Liburan
Untuk mengingat momen-momen manis, kamu bisa pajang foto liburan bersama keluarga, teman, atau setiap pesta dengan kolega di kantor. Jadinya, meja kerja kamu bakal terlihat fresh dan kamu pun bisa lebih semangat bekerja untuk mengumpulkan pundi-pundi lebih banyak lagi. Alasannya tentu saja supaya kamu bisa memajang lebih banyak foto liburan lainnya.

3. Tambahkan Tanaman Mini
Jika meja kerjamu termasuk cukup luas, kamu bisa meletakkan pot bunga atau tanaman mini lainnya agar terkesan lebih rindang atau rileksasi. Bahkan jika tidak cukup untuk meletakkan pot bunga di meja kerjamu, sekarang malah sudah ada juga pajangan tanaman mini yang bisa ditempel seperti magnet.

4. Ganti Wallpaper Desktop
Mencari suasana baru dengan mudah adalah dengan mengganti wallpaper desktop kamu dengan foto liburanmu maupun cukup mencari foto seperti pemandangan, pantai, pegungungan, dan lain sebagainya di  internet. 

5. Hiasi Tempat Alat Tulis
Curi-curi waktu atau carilah kesempatan untuk merias barang-barang seperti tempat alat tulis supaya mudah membuatmu tersenyum ketika melihatnya. Misalnya dengan tambahan hiasan pita atau aksesoris lainnya seperti sisipkan spidol warna-warni.

6. Mug atau Tumblr Sebagai Pemanis
Bekerja tetap harus memperhatikan hidup sehat dengan memperbanyak kandungan air mineral, ya. Jadi, siapkan mug atau tumblr dengan desain gambar kesukaanmu atau tulisan motivasi. Bawalah mug atau tumblr ketika hendak minum. Tidak hanya sebagai pemanis meja karena dengan menyediakan tempat minum pribadi ternyata juga sebagai salah satu langkah positif menjaga bumi dengan mengurangi pemakaian botol plastik.

7.  Post It Penuh Warna
Mungkin kamu tipe yang perlu menuliskan beberapa catatan di meja kerja untuk mempermudah pencarian informasi yang dibutuhkan, entah untuk meeting atau sekedar untuk catatan simpel sebelum menemui bos. Nah, kamu bisa tempelkan post it, semacam catatan perekat dengan lem khusus yang mudah diangkat, dan kamu pilih variasi warnanya. Semakin banyak post it yang tertempel sekaligus bisa membuat meja kerjamu menjadi lebih cerah layaknya pelangi.  


Membuat meja kerjamu terasa lebih nyaman ternyata simpel sekali, ya? Atau jangan-jangan kamu malah memiliki kreasi lain dengan meja kerjamu? Coba kamu share saja di kolom komentar di bawah ini. 

Wednesday, 18 September 2019

Ingin Ngemil Tapi Kamu Sedang Diet? Kunjungi Toko Kue Ini Saja, Dijamin Gak Menyesal Menyantapnya!


Apakah kamu sedang diet dan berkomitmen untuk memulai hidup sehat dengan mencari makanan yang sehat seperti bebas gluten dan rendah gula? Buat kamu yang memang sedang diet namun rindu makan segala jenis kue, saat ini sudah banyak loh penjual-penjual yang menyuguhkan hidangan yang tidak hanya kue tapi juga ada keripik maupun roti dengan bahan-bahan penyajian yang khusus.

Sebagai informasi tambahan, mungkin kamu juga perlu mengetahui bahwa gluten sebenarnya adalah protein yang berfungsi sebagai perekat agar makanan tetap terjaga bentuknya.  Gluten bisa terdapat pada sereal, gandum, pasta, kue, jelay (barley). Sebagian orang memang tidak mempermasalahkan mengkonsumsinya namun beberapa di antaranya bisa terkena dampak tidak menyenangkan seperti kurang bisa mencerna makanan atau minumannya, anemia, diare, atau gejala-gejala lainnya karena terserang penyakit celiac atau dikenal dengan autoimun. Selain gluten, jika mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak gula pun dikhawatirkan akan mudah terkena penyakit seperti obesitas, diabetes, jantung, dan lain sebagainya.

Nah, jika kamu tetap ingin menyantap kue lezat tanpa mengkawatirkan kondisi kesehatan dan diet malah menjadi tidak sukses, berikut ini ada 5 rekomendasi penjual kue sehat dan lezat yang bisa kamu caritahu karena cukup mudah kamu temukan :

1. Ponipakekies
Kue-kue yang kamu bisa lihat di instagramnya @ponipakekies ini bentuknya seperti choco chip yang menawarkan dua varian seperti vegan dan non vegan. Untuk yang vegan ada rasa almond, chocolate, dan raisan sedangkan non vegan ada rasa almond, choco chip, serta raisan. Kue ini disediakan dalam kemasan besar dan kecil dengan harga yang cukup terjangkau yakni sekitar 45 ribu hingga 80 ribu saja. Lokasi pembuatan choco chip ini ada di Jakarta dan juga Surabaya. Oiya, sebaiknya kamu lakukan pemesanan sebelum pembelian ya, karena kue ini selalu ludes setiap selesai proses pembuatannya.

https://www.instagram.com/ponipakekies/

2. 
 
Snh.id
Jika kamu melihat instagramnya @snh.id maka akan terlihat penjelasan bahwa pembuatan kue raw organic di Indonesia ini sudah tersertifikasi. Kamu bisa membeli kue truffles yang berbentuk bulat kecil-kecil apalagi kemasannya sangat menarik. Kemudian ada pula kue yang berbentuk kotak dengan varian rasanya lebih dari satu macam. Semua kuenya tentu saja sehat dan nikmat karena terbuat dari bahan yang tinggi serat dan pilihan nutrisi terbaik. Selain itu, kue-kuenya juga tidak menggunakan pemanis buatan melainkan tinggi kandungan oksidan alaminya. Kamu bisa lakukan pembelian sesuai paket yang sudah disediakan. Kuantitas dalam paket dikemas berbeda-beda sehingga cocok pula dijadikan kado. Harganya sekitar 175 ribu hingga 500 ribu tergantung pilihannya.

https://www.instagram.com/snh.id

3. Beyondtreats
Selanjutnya kamu bisa mencicipi kue yang bisa kamu lihat di instagramnya @beyondtreats atau melalui situs resminya dengan nama yang sama. Rata-rata kuenya aman untuk orang-orang yang memiliki riwayat alergi dan diabetes karena selain vegan juga kuenya diproduksi tanpa kandungan gluten, telur, gandum, serta gula. Hidangannya ada yang bentuknya cracker, choco chip, kue tart, roti, dan banyak lainnya dengan tampilan seru dan menggelitik perut sehingga kamu pasti penasaran ingin mencobanya.

http://beyondtreats.com/

4. Bonvie.organics
Ada lagi nih kue-kue sehat yang bisa dicek melalui instagram @bonvie.organics. Selain vegan, bebas gula, dan gluten yang menjadi kunci utama kue-kue yang disajikan sangat pas untuk orang-orang yang menjalankan pola hidup sehat atau diet ketat karena memang terbuat dari bahan yang 100% organik. Rasa manis yang dihasilkan bahkan berasal dari buah-buahan sehingga menghasilkan warna-warni memikat mata. Jenis-jenis kue yang dijual selain ada kue brownies juga ada paket truffles yang berukuran imut dengan kemasan kotak yang cantik. Sstt, kamu sudah bisa beli kue-kue ini di marketplace Shopee, loh!. 

https://www.instagram.com/bonvie.organic/

5. Rebuild Official
Terakhir, kamu bisa cek kue-kue yang ada di instagram @rebuildofficial yang juga ada situs resminya dengan nama yang sama pula. Kue-kuenya bisa menjadi pilihanmu jika sedang ingin makan kue dari bahan-bahan yang alami. Tidak hanya menu berupa kue yang sangat cocok dijadikan sarapan namun juga ada minumannya, misalnya susu almond murni.  

Fudgy Vegan Brownis Bites (https://www.rebuildofficial.com)

Nah, kira-kira dari toko-toko kue berbasis online tersebut di atas, kue mana yang bakal menjadi menu favoritmu? Share deh di kolom komentar. Selamat mencoba.


Monday, 12 August 2019

Mama Perlu Lakukan Hal Berikut Agar Anak Tidak Susah Tidur


Masalah anak yang kesulitan tidur merupakan hal yang lumrah dan selalu menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua. Jelas saja, jika anak kedapatan susah tidur pastinya orang tua juga akan terganggu aktivitasnya. Selain itu, ancaman munculnya lingkaran hitam pada sekitar mata akibat kurang waktu tidur juga mungkin tidak dapat dielakkan karena buah hati tidak tidur tepat waktu.

Alasan anak susah tidur sebenarnya ada banyak sekali, misalnya karena memang anaknya masih baru lahir sehingga memiliki waktu bangun dan tidur yang masih acak, lapar, terbiasa diayun, terlalu lelah, dan lain sebagainya. Untuk itu, berikut adalah Enam hal penting yang bisa menjadi pedoman untuk para mama agar anaknya tidak lagi mengalami kesulitan tidur.

1. Biasakan Anak Tidur Siang
Anak-anak terutama batita yang kurang tidur siang pada kenyataannya cenderung akan mengalami kesulitan tidur pada malam hari. Pada umumnya, bayi memerlukan tidur siang sekitar dua sampai tiga kali sedangkan batita cukup sekali dalam sehari.

Oleh karena itu, hingga usianya 5 tahun sebaiknya si kecil dibiasakan untuk tidur siang tak lama setelah usai menyantap makan siang. Atau jika si kecil sudah terlihat lelah, ngambek, dan ngantuk, biarkan ia tidur kapan saja ia mau demi mengistirahatkan tubuhnya.

2. Memastikan Kondisi Perut Anak Sebelum Tidur
Sama halnya dengan bayi yang akan mudah tertidur pulas jika ia merasa kenyang setelah menyusu. Ternyata hal ini tidak hanya berlaku pada bayi, batita pun juga harus dalam keadaan sudah kenyang minimal satu jam sebelum waktu tidurnya.

Selain memastikan anaknya makan dan minum terlebih dahulu sebelum tidur agar tidak kelaparan, jangan pula menidurkan anak ketika perut masih terasa sangat penuh. Jadi, kondisi perut anak yang terlalu lapar atau terlalu kenyang ternyata malah bisa membuat si kecil gelisah ketika tidur. Cara mengantisipasinya, lebih baik jika mama berikan si kecil makan dan minum sekitar satu sampai tiga jam sebelum tidur. Bila perlu cukupkan kebutuhan susunya juga, ya.

3. Jangan Biarkan Anak Terlalu Lelah Bermain
Anak bermain memang tidak boleh dilarang apalagi kegiatan ini adalah dasar untuk otaknya berkembang. Tapi, alangkah baiknya ketika sudah mendekati waktu tidur, kurangi permainan yang dapat membuat anak terlalu lelah karena ternyata bisa membuatnya kesulitan tidur. Misalnya badannya jadi terasa pegal atau rewel karena ada salah satu anggota tubuhnya yang lebam.

4. Agendakan Rutinitas Tidur
Sebaiknya kegiatan tidur juga diagendakan agar selalu berjalan rutin setiap  harinya. Misalnya tepat sebelum tidur, mama atau ayah beraktivitas bersama anak membaca cerita dongeng dari buku favoritnya. Hal ini sangat membantu buah hatinya untuk mengetahui jam tidurnya yaitu sesaat setelah dongeng selesai diceritakan maka dia perlu siap-siap tidur.

Selain itu, bisa juga dengan agendakan tidur malam hari setelah selesai berendam air hangat. Jadi, mama bisa langsung antarkan buah hati menuju kamar tidurnya sesaat setelah anaknya selesai mandi air hangat. Selain badan akan terasa rileks, anaknya pun akan segera rutin rebahan di tempat tidur tanpa mengulur-ulur waktu untuk melakukan kegiatan lainnya.

5. Variasikan Kebiasaan Anak Ketika Tidur
Ada beberapa anak yang memiliki kebiasaan ketika tidur. Misalnya, dia akan tidur ketika ada boneka yang dipegangnya, baru akan beranjak tidur jika sudah meminum sebotol susu, tidak bisa tidur jika tidak ada orang tua yang tidur menemaninya dan lain sebagainya. Hal ini tentu akan bermasalah ketika kebiasaan tersebut malah membuatnya kecanduan seiring dengan usianya yang bertambah.

Maka dari itu, disarankan para mama untuk memberikan kegiatan yang bervariasi sebelum tidur agar tidak menjadi kebiasaan yang akan selalu dibawa si kecil untuk membantunya tidur. Misalnya jika terbiasa tidur malam setelah minum sebotol susu, maka sesekali bergantian dengan memberikannya ASI atau memberikan susu dengan gelas. Atau jika si kecil terbiasa membawa mainan tertentu di tempat tidurnya agar sewaktu-waktu mama gantikan ke mainan lain. Jadi, jika mainan favoritnya sedang tidak ada maka si kecil tetap akan bisa tidur lelap.

Baby Sleeping (Foto : Pinterest)

6. Siapkan Aromaterapi
Aromaterapi dipercaya dapat membuat tidur lebih nyenyak bahkan tidak hanya untuk anak-anak melainkan termasuk pula untuk orang dewasa. Hal ini karena wanginya yang lembut dan menenangkan terbukti ampuh menurunkan gelombang otak sehingga tubuh lebih mudah memasuki tahapan tidur yang mendalam. Jenis aromanya bisa disesuaikan dengan kegemaran masing-masing. Ada aroma vanila, lavender, chamomile, dan lain sebagainya yang diharapkan dipilihkan yang tidak beraroma pekat tapi dapat memberikan kesan rileksasi.

Nah, sekarang mama sudah memiliki bayangan bagaimana mengatasi si kecil mengalami susah tidur, bukan ? Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Thursday, 1 August 2019

Cerpen - Pujaanku, Imajinasiku


“Heeeei, fajar telah tiba, nih. Ayo berkumpul ke tengah desa melihat smurf-smurf lainnya”

“Smuuuuurf.....smuuuuurf......, coba cari papa smurf untuk menyiapkan hidangan smurf untuk sarapan hari ini”

###

Penggalan beberapa kalimat pada komik yang berjudul “Kepala Smurf dan Smurf Keras Kepala” mendadak harus terhenti kubaca.

“Saniaaaaa, ayo cepet kita berangkaaaat”, teriak Ika.

“Iyaaaa”, kujawab seketika sambil beranjak ke luar dari taman bacaan ini.

Namaku Sania, berasal dari Jakarta yang saat ini sedang merantau di Yogyakarta bersama Ika, teman masa kecilku. Saat ini kami sama-sama kuliah semester dua di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Yogyakarta. Walaupun berbeda jurusan, kami sama-sama belajar di fakultas yang sama yaitu Fakultas Ilmu Budaya.

“Kamu baca komik lagi?”

“Emmm, begitulah...”

“Mau sampai kapan kamu terus-terusan asik baca komik? Seharusnya kamu sudah mulai sibuk pacaran daripada malam minggu hanya di kamar kos sendirian”

“Iya..iyaaa.., bawel deh, mentang-mentang kamu sudah punya pacar”, sahutku agak kesal.

Aku berbeda dengan Ika yang sejak kecil terkenal sangat pintar, riang, dan cantik. Aku seorang gadis biasa yang cenderung tertutup sampai-sampai sering merasa malu jika harus bertatapan wajah dengan lawan jenis. Sama halnya dengan kejadian hari ini dan beberapa bulan lalu, sebenarnya aku sering ke taman bacaan dekat kampus bukan sekedar untuk membaca komik kesukaanku, Smurf, suku fiktif berwarna biru yang dikisahkan hidup di sebuah hutan di Eropa, melainkan karena ada seseorang yang selalu menarik minat mataku untuk melihatnya.

Lelaki bertubuh kurus yang suka mengenakan kemeja longgar dan celana panjang berbahan jeans. Sering pula kulihat ia lengkap mengenakan kacamata dengan lensa yang sedikit mengkilap karena mungkin selalu dilap dengan pembersih khususnya. Aku melihatnya pertama kali di taman bacaan ini yang kutemukan tanpa sengaja di perjalanan menuju kos sepulang kuliah pada semester awal. Aslinya aku mendatangi taman bacaan itu karena tertarik dengan bangunannya yang berwarna biru cerah yang lantas kuberi nama “Taman Bacaan Biru”. Sampai akhirnya ia pun datang dan langsung membuat hatiku bergejolak seperti ada kupu-kupu terbang menggelitik di dalam tubuhku.

Aku hanya berani memandangnya dari sudut ruangan taman bacaan. Kupikir ia pasti sangat suka membaca buku dan memang tinggal di sekitar sini. Setiap kali aku mendatangi tempat ini, pasti kulihat juga dirinya datang sekitar 10 sampai 15 menit setelah aku mulai membaca buku pilihanku yang rata-rata adalah komik. Seandainya saja dia Saint Seiya, seorang kesatria di salah satu komik Jepang yang pernah kubaca, aku ingin sekali menjadi Saori Kido, reinkarnasi Dewi Athena yang harus selalu dilindunginya. Begitu pikirku hampir setiap hari ketika melihat sosoknya yang tinggi dan ramping.

###

Beberapa hari ini aku tidak melihatnya di taman bacaan ini. Aku menunggu sampai dua atau tiga judul komik selesai kubaca. Aku menunggu sampai Ika terus memanggilku dari luar taman bacaan untuk berangkat bersama ke kampus. Bahkan satu atau dua kalinya, aku dan Ika sampai harus terlambat masuk kelas. Tentu saja Ika mengomeliku dengan ketus. Aku hanya bisa diam, menyesal tanpa berkomentar.

“Dia kemana, ya?”

“Apa sedang sakit?”

“Ataukah pergi ke taman bacaan lainnya?”

Begitu pikirku penasaran dalam hatiku yang suram setiap kali tak melihatnya datang ke taman bacaan hingga hari ini, hari minggu. Genap sepuluh hari aku kesepian membaca komik tanpa ditemani sesosok pria yang membaca buku dari kejauhan sudut ruangan. Aku merasa putus asa.

Keesokan harinya, akhirnya aku tidak mendatangi taman bacaan biru. Aku dan Ika langsung berangkat ke kampus dari kos kami yang tentu saja membuatnya kebingungan. Ia bertanya mengapa aku tidak menyempatkan diri singgah ke taman bacaan favoritku. Kubilang saja sudah tidak ada komik yang menarik. Aku berbohong. Aku sedih. Aku kesepian.

Seselesainya mengikuti beberapa mata kuliah di hari ini, aku keluar ruang kelas dengan lesu. Kemudian aku mendadak terkejut, mataku terbuka lebar, aku melihatnya. Aku melihat sesosok pria yang selama ini kunantikan di taman bacaan biru kesukaanku. Pria yang sering mengenakan kemeja longgar,  celana panjang jeans, serta kacamata dengan gagang yang pipih namun kokoh, serta lensa yang sangat bening. Bedanya hari ini ia mengenakan tas, topi, dan sepatu yang cukup tren dengan warna yang senada. Dia berjalan ke arahku, tersenyum, dan memanggil Ika dengan suaranya yang terdengar jernih dan lembut.

“Hah?”

“Bagaimana dia bisa kenal dengan Ika?”

“Kenapa dia ada di sini?”

Sungguh pertanyaan-pertanyaan di dalam benak ini terasa memusingkan kepalaku sampai akhirnya aku mengerti alasan pria ini sering terlihat di taman bacaan favoritku. Ternyata dia teman satu kos pacarnya Ika yang memang tinggal di dekat kampus ini. Ternyata dia kenal Ika karena pacarnya sering mengajaknya untuk pergi bersamanya sepulang kuliah. Ternyata dia sering ke taman bacaan itu karena Ika sering menyuruhnya berkenalan denganku tapi dia enggan menggangguku yang terlihat serius membaca komik. Ternyata sejak hari itu dia tertarik mengajakku berkenalan namun tertahan karena takut tak kurespon. Ternyata beberapa hari tak terlihat mendatangi taman bacaan karena memang dia sedang mudik ke Jakarta karena urusan keluarga. Ternyata dia langsung kemari karena tak melihatku di taman bacaan.

Ika sukses membuat mukaku terlihat merona merah delima di bawah langit yang biru. Siapa sangka aku hari ini bisa resmi berkenalan dengan sesosok pria yang selama ini aku nanti-nantikan. Ega namanya yang tentu saja selanjutnya kami akan selalu ke taman bacaan bersama. “Taman Bacaan Biru” yang akan selalu  menjadi kenangan.

Aku tersenyum malu-malu menantikan hari-hariku bersamanya, mendengar ceritanya, mendengar tawanya, bahkan hingga kepulanganku ke Jakarta bersamanya dengan membawa cerita bahagia yang bisa kusampaikan ke orang tuaku. Dialah pujaanku, imajinasiku yang menjadi nyata, cinta pertamaku.

###


Karya ini bertemakan cinta pertama. Aku menulis cerita pendek ini untuk pertama kalinya karena selama ini hanya mencoba menulis berupa artikel. Ide tulisannya muncul begitu saja di sela-sela kegiatanku di rumah hanya demi menuangkan kesenanganku dalam menulis. So, semoga kamu suka ya. 

Terima kasih. 



Monday, 29 July 2019

Infrastruktur dan Transportasi Idaman Demi Kemudahan Beraktivitas

Siapa yang tidak bangga jika masa depan Indonesia semakin maju dan tertata baik terutama dalam hal infrastruktur dan transportasi ? Tentu saja yang dapat menikmati tidak hanya generasi saat ini melainkan generasi selanjutnya demi menerima manfaat nyata seperti kemudahan dan kecepatan dalam beraktivitas.

Namun sebelum mengetahui bagaimana perkembangan infrastruktur dan transportasi di Indonesia saat ini serta beberapa manfaat yang dapat diterima, akan lebih baik jika kamu terlebih dahulu mengetahui lebih jauh mengenai apa itu definisi dari infrastruktur dan transportasi. 

Definisi
Infrastruktur menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti prasarana sedangkan transportasi berarti pengangkutan barang oleh berbagai jenis kendaraan sesuai kemajuan teknologi. Oleh karena itu, infrastruktur dan transportasi pada dasarnya berjalan beriringan atau satu kesatuan yakni sebuah infrastuktur atau prasarana memang sangat diperlukan untuk mendukung suatu fasilitas transportasi demi melangsungkan perpindahan manusia atau barang dari suatu tempat ke tempat lainnya dengan bantuan suatu alat atau kendaraan yang digerakkan oleh manusia atau mesin.

Proyek dan Perkembangan 
Bukan rahasia umum jika Indonesia tengah dikebut dengan beragam proyek strategis berbasis transportasi seperti pembangunan jalan tol, LRT Jakarta, dan MRT Jakarta. Bahkan beberapa hasilnya yang telah rampung hingga saat ini sudah dapat kita lihat dan nikmati penggunaannya. 

Jembatan LRT Jakarta salah satu hasil pembangunan infrastruktur.

Jalan tol yang menjadi salah satu pembangunan paling masif dalam lima tahun terakhir pemerintahan presiden Jokowi ditargetkan perlu diselesaikan sekitar 1.800 km. Jalan tol baru ini sedang gencar proses realisasi pembangunannya hingga akhir tahun 2019 mendatang dengan total biaya yang diperlukan sekitar Rp. 250 triliun.

Proyek jalan tol tentu saja mendapat sambutan baik dengan dengan dimasukkannya sejumlah ruas jalan tol ke dalam proyek strategis nasional (PSN) yang diatur Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2018 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Setidaknya ada 65 ruas jalan tol yang masuk ke dalam daftar PSN tersebut. Mengutip data BPJT, hingga saat ini ada 57 ruas jalan tol yang telah mendapatkan investor sehingga sedikitnya masih ada sekitar 14 ruas yang belum mendapatkan investor dan masih dalam tahap persiapan.

Selanjutnya ada sekitar 73 proyek strategis seperti mass rapid transit (MRT) dan light rail transit (LRT) yang menjadi prioritas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan walaupun sebenarnya sudah dimulai sejak gubernur sebelumnya, Jokowi, yang kini telah menjabat sebagai presiden.

Jokowi saat itu menyebutkan proyek MRT menjadi salah satu prioritas anggaran tahun 2013, sehingga pembangunan MRT fase I sepanjang 16 km dari Terminal Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia yang telah dibangun selama enam tahun akhirnya berhasil beroperasi secara komersial untuk pertama kalinya pada akhir Maret 2019. Momen tersebut sekaligus sebagai awal sejarah pengembangan jaringan terpadu pada sistem transportasi massal DKI Jakarta di masa mendatang. 

Stasiun MRT Fase I. Bundaran Hotel Indonesia menuju Lebak Bulus.

Pembangunan MRT selanjutnya meneruskan jalan Sudirman atau Bundaran Hotel Indonesia menuju Ancol sebagai MRT fase II disambung Kalideres dan Ujung Menteng sebagai MRT fase III yang ditargetkan dapat dimulai pada 2020 mendatang. Saat ini, sedang dilakukan sumber pendanaan oleh PT MRT Jakarta untuk membiayai proyek ini. William P. Sabandar sebagai Direktur Utamanya mengatakan biaya investasi untuk pembangunan fase III sepanjang 31 km kemungkinan akan mencapai Rp. 56 triliun. 

Selain MRT, ada pula proyek  LRT Jakarta yang diluncurkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahata Purnama (Ahok) di ulang tahun Jakarta ke-489 atau pada 22 Juni 2016. Konstruksi skala besarnya dimulai pada awal 2017 yang pemasangan lintasannya mulai dilakukan sejak November 2017. LRT Jakarta sudah beroperasi sekarang namun masih berlabel uji coba dengan alasan persiapan integrasi antar moda dan pengurusan izin yang membuat LRT belum dapat beroperasi secara komersial.

LRT Jakarta.

Berdasarkan situs merdeka.com, pembangunan insfrastruktur yang telah dilakukan oleh pemerintah  hingga saat ini telah membuat Indonesia menempati posisi ketiga terbaik di Asia Tenggara (ASEAN) setelah Singapura dan Malaysia. Hal ini tentu saja menjadi jalur pembuka dalam pembangunan sosial dan pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik dan meluas. 

Namun demikian, infrastruktur dan pengadaan transportasi tentu memerlukan pembiayaan yang sangat besar dan uang negara yang mencukupi sehingga diskusi dan solusi yang dicari para pembuat kebijakan akan berpusat pada masalah pendanaan dan pengelolaan risiko karena biasanya akan mempengaruhi secara negatif investasi Badan Usaha yang meliputi ekuitas maupun pinjaman dari pihak ketiga atau adanya kemitraan publik-swasta (KPS)

Konstribusi dan Manfaat Program Infrastruktur
Kita sesungguhnya patut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keberhasilan dan kerja keras pemerintah dalam proyek dan pembangunan infrastruktur selama ini karena telah menjadi organ penting dalam kelangsungan hidup sebuah daerah sekaligus banyak menciptakan manfaat dan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Mobilitas masyarakat dalam beraktivitas dan bertransaksi bisnis juga menjadi jauh lebih mudah dan cepat sehingga diharapkan dapat mendorong pemerataan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Maka, kehadiran investasi pembangunan infastruktur Indonesia sangat dibutuhkan dan kamu pun bisa memiliki kesempatan untuk turut aktif di dalamnya demi kemajuan suatu daerah. Misalnya bekerja sama dengan DJPPR Kementerian Keuangan dari beragam informasi yang saat ini sangat mudah kamu jangkau berkat kecanggihan teknologi pada media daring. Berikut ini contoh konstribusi dan manfaat dari program infrastruktur di Indonesia :

1. Ciptakan Lapangan Pekerjaan 
Kegiatan pembangunan infrastruktur Indonesia ternyata membuka lapangan pekerjaan bagian penduduk daerah dan wilayah yang terlibat. Misalnya dalam pembangunan MRT atau LRT pasti dibutuhkan arsitek, pekerja bangunan, dan pekerja pendukung lainnya seperti penjual makanan atau minuman. Jadi, kamu bisa menjadi bagian dalam penciptaan lapangan pekerjaan tersebut.

2. Membantu Pemerataan Pertumbuhan Ekonomi
Ketersediaan lapangan pekerjaan juga akan semakin meningkat karena akan muncul kemudahan dalam arus pengiriman barang baik dari dalam dan luar daerah seperti hasil pertanian, perkebunan maupun barang produksi lain yang dapat mudah dipasarkan. Selain itu, akan terbuka pula beragam tempat wisata. Wirausaha dan UKM akan muncul secara perlahan untuk meningkatkan kegiatan ekonomi daerah tersebut. Dengan adanya kesempatan akibat pembangunan infrastruktur maka akan semakin banyak pula investor yang ikut memajukan daerah tersebut dan membuat daerah berpendapatan kecil berpeluang meluaskan kesempatannya.

3. Ratakan Pembangunan 
Pemerataan pembangunan merupakan langkah besar menuju pemerataan ekonomi karena dengan kemampuan ekonomi yang lebih baik maka daerah-daerah pun dapat menghidupi dirinya sendiri. Kesenjangan ekonomi antar penduduk pun dapat dihindari karena tidak ada lagi daerah yang tertinggal. Infrastruktur membuat kita semua akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk terlibat dalam proses ekonomi. 

Sebagai catatan terakhir, pemerintah sebagai pemilik resiko infrastruktur memang harus mempunyai dasar atau pertimbangan kuat dalam memantau penugasan pada BUMN yang juga akan dihadapi APBN di seluruh tanah air. Namun, pasti akan lebih berjalan efektif dan efisien jika kegiatan ini mendapat dukungan dari segenap masyarakat. Jangan pula melupakan untuk membuat terobosan dalam mengatasi pembebasan lahan yang berlarut-larut. Dengan demikian, kualitas iklim investasi di Indonesia diharapkan dapat meningkat. 



Kangen Makan Nasi Kucing Tak Harus ke Yogyakarta atau Solo Lagi, Loh!

Sejarah Nasi Kucing Apakah di antara kalian ada yang belum pernah makan nasi kucing? Nasi kucing adalah makanan berupa nasi lauk yang pad...