Monday, 17 October 2022

Perlunya Menjaga Kesehatan Mental Demi Hidup Tetap Waras

Jangan pernah mengabaikan untuk menjaga kesehatan mental, loh! Karena pada dasarnya kesehatan mental itu sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Fisik yang bugar tentu bisa terpancar dengan sangat jelas ketika mentalnya sudah jauh dari pikiran-pikiran negatif yang dapat menyebabkan depresi, stres, dan gangguan-gangguan mental lainnya. 

Mental yang tidak sehat bisa saja membuat kekhawatiran pada diri-sendiri yang sebenarnya sangat tidak penting dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Terlebih lagi untuk kaum muda-mudi zaman sekarang yang segala produktivitas konsentrasinya sudah berbasis kepada teknologi. Semua hal baik dan buruk dari segala penjuru dunia bisa diakses dengan mudah hanya dari media kecil seperti telepon genggam saja. 

Pola hidup tetap waras harus tetap terjaga karena memang sangat berpengaruh kepada tingkah laku, tutur kata, interaksi sosial, pengambilan keputusan, dan hal-hal normal lainnya pada kehidupan bersosialisasi. Orang-orang yang sudah memahami bagaimana menjaga kesehatan mental, biasanya lebih bisa berkontribusi, berkomunikasi, dan memahami medan lapangannya dengan baik karena kualitas hidupnya sudah jauh lebih tenang dan nyaman tanpa memiliki rasa cemas yang berarti. 


(www.pixabay.com)

Jenis-jenis Penyakit Mental

Sebenarnya jenis penyakit mental itu ada cukup banyak, bisa karena trauma masa lalu seperti adanya kasus kekerasan fisik maupun seksual, faktor keturunan, cedera otak, gaya hidup yang tidak sehat, dan sebagainya. Gangguan mental terdiri dari gangguan mental psikotik dan nonpsikotik.  

Gangguan mental psikotik adalah jika penderita tidak bisa membedakan antara realita dengan halusinasi. Contohnya seperti gangguan bipolar, depresi berat, delusi, dan skizofrenia. 

Sedangkan gangguan mental nonpsikotik adalah jika penderitanya tidak mengalami gangguan realita melainkan traumanya korban perasaan atau pola pikir akibat penyimpangan hukum dan norma yang berlaku. Beberapa contohnya seperti depresi, gangguan kecemasan, fobia, serangan panik, dan Obsessive-compulsive disorder (OCD). 

 

Cara-cara Menjaga Kesehatan Mental

Demi bisa berinteraksi secara wajar di tengah lingkungan masyarakat dan terhindar dari segala gangguan mental, berikut beberapa kunci mudah yang bisa langsung diterapkan : 

  • Cintai dan hargai diri-sendiri sebelum melakukan segala hal.
  • Tidak membanding-bandingan diri-sendiri dengan orang lain. 
  • Ada kalanya perlu bersikap masa bodo atas pemikiran "rumput tetangga selalu lebih hijau" dengan cara mensyukuri hal-hal yang sudah dimiliki saat ini. 
  • Usahakan selalu memikirkan segala hal positif di setiap masalah yang ada. 
  • Memiliki cara terbaik untuk mengelola stres yang bisa dimulai dari melakukan hobi, misalnya menulis jurnal, jalan-jalan, bernyanyi, dan sebagainya.
  • Terapkan pola hidup yang sehat dengan makan makanan bergizi, rutin berolahraga, maupun istirahat yang cukup.
  • Lakukan hal-hal yang membuat diri-sendiri bahagia sebelum membahagiakan orang lain.
  • Selektif dalam mencari pertemanan dan pelihara hubungan baik dengan sesama.
  • Jika harus menghadapi masalah berat, hadapilah tapi jangan pernah takut mengutarakan apapun yang membuatmu pikiranmu sibuk sendiri kepada keluarga atau teman yang dipercayai.
  • Setelah semua caranya sudah kamu lakukan, maka berdoa dan meditasi adalah langkah terpenting yang jangan sampai dilewatkan.

Terkadang kita harus mengerti jika hidup itu tidak bisa selalu berjalan mulus karena pasti ada saja kejadian-kejadian yang tidak pernah diharapkan namun bisa datang meresahkan jiwa bahkan hingga kesekian kalinya. Atau ketika kamu sudah mengusahakan hidup dengan baik ternyata suatu ketika bisa saja tidak berjalan sesuai ekspektasi.

Nah, akan sangat merepotkan jika kita mengkhawatirkan hal-hal yang mengganggu tersebut hingga jangka yang sangat panjang. Dan perlu disadari juga bahwa orang-orang pada umumnya pasti memiliki masalahnya masing-masing juga sehingga kita tidak mengalami masa sulit sendirian di dunia ini. 

Makanya penting sekali untuk kita bisa belajar menerima apapun baik itu kebahagiaan maupun kesedihan dengan lapang dada atau iklas. Berusahalah hidup semampunya, jangan pernah menyerah, lalu serahkan sisanya pada Yang Maha Kuasa karena biar waktulah yang menjawab keputusan akhirnya. Jangan lupa bahagia, yuk!  



 

Wednesday, 25 May 2022

Belajar Bahasa Asing Melalui Aplikasi Daring

Kamu mau pandai berbahasa asing? Bingung mencari tempat kursus bahasa asing yang sesuai dengan keperluan dan minatmu? Apalagi yang tarifnya sesuai dengan kondisi ekonomimu? 

Zaman sekarang memang banyak orang yang yakin jika kamu memiliki kemampuan berbahasa asing bahkan lebih dari satu jenis bahasa, manfaatnya bisa menambah ilmu pengetahuan serta membuka peluang karir yang lebih luas. Makanya, tidak heran terutama bagi orang-orang yang siap terjun ke dunia bekerja memilih untuk merogoh kocek yang tidak sedikit untuk mendaftarkan diri di salah satu atau bahkan di beberapa kursus bahasa asing yang tarifnya lumayan tinggi demi mendapatkan kualitas yang sepadan.

Buatmu yang ekonominya belum mencukupi tapi ingin belajar bahasa asing secara simpel ternyata juga bisa loh belajar bahasa asing tanpa harus mendaftarkan diri ke tempat kursus favoritmu karena sudah banyak sekali aplikasi daring untuk belajar bahasa asing sebagai salah satu keunggulan dari majunya teknologi saat ini. 

1. Chatterbug: Language Learning

Aplikasi ini diperuntukkan bagi mereka yang tertarik untuk belajar bahasa asing seperti bahasa Inggris, Jerman, Perancis, dan Spanyol.

Setelah mengunduh dan mendaftarkan diri, kamu hanya bisa memilih salah satu bahasa mana yang ingin kamu pelajari terlebih dahulu lalu menyesuaikan level paling terbaru versi kamu sendiri, seperti level pemula, menengah, atau sudah jauh lebih baik. 


Di dalam aplikasi ini, nanti kamu bisa ikut grup berdasarkan native dan tema yang diselanggarakan masing-masingnya. Tentu saja ada sesi tanya jawab dan berbicara di dalam grup pilihanmu. Tapi tidak menjadi masalah jika kamu belum percaya diri berbicara atau cukup menyimak pembicaraannya saja.

2. Halo: Speak English

Aplikasi satu ini hanya dikhususkan buatmu yang sedang fokus belajar bahasa Inggris saja. Pada aplikasi ini ada banyak sekali native yang memang berprofesi sebagai guru maupun dosen bahasa Inggris dan tentu saja telah bersertifikasi. 


Beberapa kelas memang diperlukan biaya untuk bisa berkomunikasi dengan native pilihanmu dengan durasi per menit atau per jam. Namun kamu juga bisa berlatih komunikasi dalam bahasa Inggris dengan sesama murid dari berbagai negara belahan manapun secara maksimal tanpa biaya sepeserpun. Asik kan, kemampuan berbicara bahasa Inggrismu bisa bertambah lancar dan juga memiliki banyak kenalan dengan warga negara asing.

3. Hilokal - Language Exchange

Di aplikasi ini nanti kamu bisa mencari grup belajar bahasa asing sesuai dengan pilihanmu sendiri. Bahkan kamu juga bisa membuat grup sendiri yang diperuntukkan bagi mereka yang ingin belajar bahasa Indonesia darimu.


Tema grupnya bebas, kamu bahkan bisa ikut serta lebih dari satu grup seperti bertukar kebudayaan, membicarakan hobi, diskusi tentang film terbaru, maupun informasi seru lainnya dari masing-masing negara asal tapi tidak menyinggung SARA (Suku, Agama, Ras, Antargolongan). 

Tiga aplikasi belajar bahasa asing itulah yang bisa aku rekomendasikan buat kalian. Bahkan kamu bisa mengunduh ketiganya secara gratis melalui hp berbasis Android maupun Ios.

Nah, kira-kira kamu paling suka aplikasi yang mana?  


Foto : Diambil dari Playstore by Android



Monday, 29 March 2021

5 Pilihan Sunscreen Spray Lokal Yang Patut Dicoba

Pakai sunscreen? Wajib banget hukumnya, ya!. Pokoknya kamu enggak boleh enggak pakai sunscreen walaupun ketika cuaca mendung sekalipun. Jangan sampai kamu sudah lakukan perawatan wajah di klinik kecantikan yang elit, rajin pakai pelembab wajah di pagi dan malam hari, selalui pakai serum wajah yang ekstra mahal, ditambah lagi maskeran produk ini dan itu beberapa kali seminggu, tapi ujung-ujungnya malah enggak pakai sunscreen. 

Padahal, aplikasi sunscreen harus menjadi rutinitas setiap harinya agar semua perawatan kulit yang telah kamu gunakan tersebut bisa bekerja secara maksimal. Dan lagi, sunscreen menjadi perlindungan kulit dari paparan sinar UV yang memang menjadi penyebab kerusakannya. 

Sebagai informasi, sinar UV itu ada UVA dan UVB dengan tingkat kerusakan terparah berasal dari sinar UVA karena dapat menembus awan dan kaca penyebab penuaan dini pada kulit seperti timbul flek atau bercak hitam, serta keriput. Sedangkan sinar UVB berdampak pada perubahan warna kulit (sunburn). Jika kamu sering terkena kedua sinar tersebut malah berisiko lebih parah seperti terkena kanker kulit. Gawat banget, kan?

Makanya nih, berikut ini ada 5 rekomendasi sunscreen spray produk lokal yang simpel banget penggunaannya karena tinggal semprot dan tentunya bisa meminimalisir serangan sinar UV. 

1. Macaria Sunscreen Spray 

Kamu sudah pernah dengar namanya? Macaria suncreen spray yang kemasan dan botolnya didominasi dengan warna putih dan kuning ini selain sudah terdaftar BPOM juga tertera komposisi serta cara pemakaiannya secara komplit. 

https://www.instagram.com/macaria.ind/


Macaria sunscreen spray berasal dari Yogyakarta dengan ukuran botol 100 ml. Produk ini mengandung SPF 30 dengan komposisi yang cukup ramah di kulit sensitif karena tidak mengandung alkohol, parfum, dan juga paraben. Kamu bisa mendapatkan kulit bebas dari sinar UV dan lembab terawat dengan merogoh kocek 119 ribu rupiah.

2. Buy Me Sunscreen Spray

Produk sunscreen spray lokal ini mengandung SPF setara 30, selain sudah mengantongi izin BPOM juga memperoleh sertifikasi halal. 

http://buymeofficial.com/


Dengan menggunakan Buy Me sunscreen spray, selain membantu melawan sinar UV juga bisa membuat kulitmu lebih cerah sementara secara instan dalam hitungan 10 detik saja. Penasaran mau coba adu kulit mirip artis Korea? Pakai saja produk ini. Harganya cukup murah loh, yakni 65 ribu rupiah per botolnya dengan kemasan 45 ml.

3.  Minty Sunscreen Spray By Lea Gloria

Sunscreen spray dengan harga 20 ribu rupiah? Ada nih, produk terbaru dari Lea Gloria dengan desain kemasan yang menggemaskan banget. Tak hanya harganya yang ramah di kantong, produk ini juga sudah terdaftar nomor BPOM sehingga aman dipakai ke semua jenis kulit apalagi tanpa mengandung alkohol dan juga parfum.

https://www.instagram.com/maskerbylea.new/


Keunggulannya lain sunscreen spray dari Lea Gloria adalah adanya kandungan kolagen dan niacinamide yang memang sangat bermanfaat bagi kecantikan kulit. Ada pula sensasi dingin yang berasal dari mint supaya wajahmu selalu terlihat fresh setelah menyemprotkan sunscreen ini setiap 2 jam sekali tanpa khawatir make up akan rusak. 

4. Fabil Chromanyl Daily Lightweight Sunscreen

Dipercaya sebagai daily sunscreen lokal pertama yang diformulasikan dengan chromabright. Fungsinya melindungi kulit dari paparan sinar matahari, mencerahkan kulit, mengatur proses pigmentasi kulit, serta memperbaiki sel-sel kulit yang rusak tanpa meninggalkan ketergantungan ketika pemakaian produk. 

Keunggulan produk sunscreen dari Fabil selain mengandung SPF 50 yang dipercaya dapat melindungi kulit dari paparan sinar UVB sampai 95% juga dengan adanya salah satu bahan yang diambil dari herbal alami seperti daun bidara. 

https://fabil-skin.com/


Dengan tambahan bahan herbal, kamu enggak perlu heran jika manfaatnya bakal keren banget. Makanya sunscreen spray berukuran 100 ml ini sampai dihargai 220 ribu sebotolnya. Kan, harga memang sepadan dengan kualitas. Mau buktikan sendiri? 

5. Jarte Sunscreen Spray Coral Friendly x Nathanie Christy

2in1 Jarte Sunscreen Spray yang masuk ke kategori physical sunscreen ini mengandung SPF 30 dan terdiri dari dua kemasan yakni 100 ml seharga 175 ribu dan 30 ml seharga 55 ribu. Tentu saja produk ini sudah mengantongi izin BPOM serta bahan pilihan yang dinyatakan aman untuk wanita mengandung dan menyusui dengan kandungan terbaiknya berupa Licorice, Centella Asiatica, dan Aloe Vera.

https://www.instagram.com/jartebeauty/


Nah, dari semua produk sunscreen spray karya anak bangsa yang sudah direkomendasikan tersebut di atas, kira-kira produk yang mana yang paling menarik minat kamu untuk mencobanya? Terlebih lagi di saat pandemi seperti sekarang, cocok banget pakai sunscreen yang tinggal semprot untuk mengurangi risiko terlalu sering menyentuh wajah. Setelah memakai sunscreen spray tersebut, wajahmu juga bisa jadi ikutan lembab karena bahan-bahannya memang top banget dipakai untuk segala usia. Tunggu apa lagi, enggak mulai belanja sunscreen spray dari sekarang, nih? 



Thursday, 11 June 2020

Peralatan Tempur Wajib Dibawa Saat "New Normal" Akibat Corona

Corona atau covid-19 yang sudah dinyatakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pandemi telah membuat perubahan drastis terutama di negara Indonesia semenjak Flu Spanyol pada tahun 1918. 

Setelah adanya konfirmasi bahwa ada dua orang warga di Indonesia (WNI) mengalami positif corona pada awal Maret 2020 sebagai kasus pertamanya yang diketahui ditularkan oleh warga dari Jepang, pemerintah Indonesia semakin ketat mendekteksi siapa saja yang mengalami gejala yang sama. Gejala-gejala orang yang telah tertular virus corona biasanya bisa terlihat setelah sekitar 11-14 hari terpapar virus corona. Misalnya saja akan mudah lelah, flu, demam, atau badan yang pegal-pegal. 

Sayangnya, ternyata virus corona bisa tertular dari orang-orang yang sebenarnya telah positif corona namun tidak memiliki gejala berarti atau terlihat sangat  bugar. Biasanya orang-orang tanpa gejala ini lebih banyak dialami mereka yang berusia belasan tahun hingga tiga puluhan tahun. Setelah dimulainya rapid test, belum ada sebulan setelah konfirmasi kasus pertama corona di Indonesia tersebut menyebabkan lonjakan pasien kasus terpapar corona mulai meningkat. Pemerintah Indonesia akhirnya memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada pertengahan Maret 2020 terutama di kota-kota yang memiliki banyak kasus corona seperti Jabodetabek.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bahkan semakin diberlakukan di beberapa daerah selain Jabodetabek hingga mengalami perpanjangan waktu tak menentu karena harus benar-benar didapati informasi telah terjadi penurunan kasus atau berkurang pasien yang terpapar virus corona secara signifikan. PSBB inilah yang membuat adanya perubahan baru seperti sekolah yang mewajibkan murid-muridnya belajar dari rumah, perkantoran yang mewajibkan pekerjanya bekerja dari rumah, serta pusat hiburan contohnya mal dan tempat wisata harus ditutup. 

Hanya ada beberapa instansi yang diperbolehkan tetap beroperasi selama pemberlakukan PSBB. Contohnya TNI/POLRI, toko dan supermarket yang berkaitan dengan sembako, media cetak maupun telekomunikasi, pom bensin, bank, asuransi, Bursa Efek Jakarta (BEJ), ekspedisi atau jasa pengiriman barang, serta layanan keamanan yang tentunya dengan kewajiban mutlak. Seperti pembatasan jumlah pekerja, tetap menggunakan masker, rajin mencuci tangan, taat jaga jarak sekitar 1-2 meter satu sama lainnya, dan lain sebagainya agar situasi tetap aman dari ancaman virus corona.  

Dengan diterapkan PSBB, tak hanya warga di Indonesia melainkan seluruh warga di negara-negara yang terdampak corona mengalami krisis pemasukan dana akibat tak sedikit dari mereka yang berakhir dirumahkan atau mendadak menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh banyak perusahaan tertentu terutama Usaha Kecil dan Menengah (UKM). 

Syukurlah per awal Juni 2020, salah satu wilayah yang semula orang-orang yang dinyatakan positif corona dinyatakan terbanyak yakni di Jakarta, akhirnya mulai diberlakukan masa transisi. Maksudnya, aktivitas para pekerja yang semula wajib dilakukan dari rumah perlahan sudah mulai diberi kelonggaran dengan bisa dilakukan di kantor secara bertahap tergantung lokasi sebelum tatanan hidup normal atau lebih sering disebut fase new normal. Dengan berkurangnya jumlah orang-orang yang terindikasi positif corona dan bertambahnya jumlah pasien yang sembuh, sektor perekonomian sedikit demi sedikit mulai diperbaiki.

Tentu saja sekolah tetap mewajibkan murid-muridnya belajar di rumah di masa trasisi ini bahkan belum diketahui akan berakhir hingga kapan. Intinya, sebagian besar sektor usaha sudah bisa dibuka secara bergiliran mulai dari perkantoran, toko, mal, hingga taman-taman hiburan tapi dengan catatan anak-anak serta orang lanjut usia masih tetap tidak diizinkan keluar rumah hingga situasi sudah kondusif. Selain itu, orang-orang yang bertempat tinggal di zona merah alias wilayah yang salah satu warganya pernah memiliki kasus positif corona tetap wajib dikarantina untuk sementara waktu minimal selama 14 hari. 

Nah, demi masa transisi yang sukses menuju new normal itu sebenarnya cukup menyenangkan tapi pada kenyataannya ternyata tidak gampang. Alasannya, jika orang-orang yang reaktif dan berpredikat positif corona kembali ditemukan dalam jumlah banyak maka new normal bisa saja hanya angan semata. Akan sangat mungkin transisi menuju new normal malah ditunda dan akan diberlakukan kembali aturan PSBB. Maka dari itu, pada situasi pandemi dan belum terciptanya vaksin corona menandakan masa transisi menuju new normal tidak boleh asal-asalan dan tetap perlu diterapkan secara berhati-hati demi kelangsungan perbaikan bidang perekonomian yang sempat jatuh.

Oleh karena itu, selain diiringi dengan doa, berikut adalah peralatan tempur yang wajib tersedia di tas setiap individu yang hendak beraktivitas di luar rumah menghadapi pandemi corona.

1. Masker
Masker akan menjadi aksesoris baru yang wajib dipakai saat keluar rumah. Tidak lagi hanya yang sedang sakit melainkan seluruh masyarakat yang beraktivitas selain di rumah diwajibkan mengenakan masker. Masker pun sudah sangat bervariasi bisa masker medis atau sekali pakai maupun masker kain yang lebih reusable.

Penggunaan masker juga harus tetap mengikuti petunjuk dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) maupun para ahli medis. Misalnya masker harus dalam keadaan bersih, tidak sering dipegang oleh tangan apalagi yang masih sering lupa mencuci tangan, harus dua lapis dan sebagainya. Kamu bisa klik link ini untuk informasi seputar cara penggunaan masker yang tepat.  Sebagai tambahan, siapkan juga masker cadangan di tasmu minimal satu buah agar bisa diganti sesegera mungkin jika masker yang kamu sudah kamu kenakan sudah kotor atau tidak layak pakai lagi.

2. Jaket
Jika bepergian, ada baiknya kenakan jaket atau jas hujan. Jadi paparan virus corona langsung ke badan lebih bisa diminimalisir. Cucilah jaket atau jas hujan tersebut sesampainya di rumah.

3. Sabun Cair
Sangat dianjurkan bagi setiap orang agar rajin mencuci tangan setiap kali menyentuh barang-barang terutama di tempat umum. Jika kamu mendapati wastafel umum tidak menyediakan atau kehabisan sabun pencuci tangan, maka kamu bisa bawa botol sabun cair sendiri di tas sebagai antisipasinya.

4. Hand Sanitizer
Mungkin ada saja pekerja lapangan yang sulit menemukan wastafel umum, atau bisa saja ketika berada di ruang publik memang harus menyentuh barang-barang yang sering dipegang dan mudah terpapar virus seperti gagang pintu, pegangan tangga, tombol lift, dan sebagainya sehingga tidak sempat cuci tangan secara langsung.

Hand sanitizer (www.cnn.com)

Maka kamu wajib membawa hand sanitizer dengan kandungan alkohol yang mencukupi agar kuman maupun virus bisa segera hilang tanpa bantuan air dan sabun. Pilihan hand sanitizer saat ini sudah cukup banyak, kamu tinggal pilih yang sesuai dengan jenis kulitmu serta cari dengan harga yang pantas.

5. Helm 
Bagi kamu yang terbiasa menggunakan angkutan berbasis daring seperti ojek, tak ada salahnya jika kamu membawa helm milik pribadi demi mengantisipasi tidak adanya perputaran virus corona yang mungkin saja terjadi akibat berganti-ganti mengenakan helm milik pengendara ojek dengan para penumpang. 

6. Disinfektan 
Beragam upaya agar kebersihkan tempat-tempat umum terus diterapkan tidak hanya oleh pemerintah melainkan kesadaran warga masing-masing. Bahkan menyemprotkan cairan disinfektan menjadi hal yang wajib dilakukan rutin selain menjaga jarak untuk memerangi virus corona.

Tidak ada salahnya kamu menyediakan semprotan berisi cairan disinfektan di tasmu juga. Kamu bisa membelinya secara langsung atau membuatnya sendiri yang bisa kamu baca setelah klik link ini. Pembuatan cairan disinfektan cukup mudah asalkan bahannya tersedia secara komplit dengan takaran yang tepat. 
 
7. Tisu
Aktivitasmu yang sering berpindah-pindah tempat mungkin saja bisa lebih riskan dengan meja dan tempat duduk yang dipakai dengan orang banyak. Sediakan tisu baik tisu kering maupun tisu basah untuk membersihkan tempat duduk atau mejamu jika merasa kurang steril. Pakai cairan disinfektan terlebih dulu jika diperlukan. Setelah itu, buang tisu tersebut pada tempat sampah tertutup sesegera mungkin. 

8. Alat Makan 
Tempat-tempat makan yang sudah diperbolehkan untuk beroperasi biasanya baru bisa menerima pelanggan untuk makan di tempat dengan persyaratan ketat. Jika mau simpel, kamu bisa membawa bekal dari rumah saja atau jika memang ingin membelinya dari restoran, usahakan untuk membungkusnya dan makan di tempat yang jauh dari keramaian. Ganti alat makan plastik dari restoran tersebut dengan alat makan milik pribadi. Jika memungkinan, hangatkan kembali masakannya sebelum kamu santap. 

Alat Makan (www.klikdokter.com)

9. Botol Minum 
Tidak hanya alat makan saja, demi tetap minum air mineral sesuai kebutuhan per harinya, ada baiknya sediakan botol minuman berisi air mineral sendiri dari rumah. Botol minum tersebut bisa diisi kembali jika tempat kerjamu menyediakan air galon.

Jika tidak ada, kamu bisa beli air minum merek apa saja dari supermarket terdekat dan tuang kembali di botol minum sendiri agar lebih aman dan nyaman dibawa-bawa.

10. Alat Ibadah
Jika biasanya kamu beribadah dengan menggunakan alat ibadah umum, selama pandemi corona masih belum dapat diatasi tentunya akan lebih baik jika kamu membawa alat ibadah sendiri berupa sajadah, sarung, maupun mukena. Sehingga ibadahmu dapat dilakukan secara khusu' dan tidak perlu khawatir dengan perputaran virus corona dari alat-alat ibadah yang dipakai secara umum.

11. Alat Bantu Buka Pintu
Alat bantu buka pintu ini terbilang baru tercipta demi mengatasi kekhawatiranmu pada beberapa lokasi barang yang sering disentuh secara bergantian dengan orang-orang yang tidak dikenal terutama di masa pendemi corona. Misalnya bisa digunakan untuk membuka gagang pintu maupun menekan tombol lift. Kamu bisa membeli alat bantu ini di beberapa marketplace dengan harga yang cukup terjangkau. 

Alat Bantu Buka Pintu (www.tokopedia.com)


12. Kantong Belanja
Selain demi mengurangi sampah plastik, membawa kantong belanjaan atau totebag juga diyakini sangat membantu mengurangi penularan virus corona. Kamu tidak perlu khawatir lagi jika plastik dari toko mungkin saja sudah terpapar virus karena sudah dipegang-pegang orang lain. Sebaiknya cuci kantong belanjaanmu setiap habis dipakai, dan juga semprotkan cairan disinfektan pula pada barang belanjaannya.

Nah, jika sudah komplit peralatan tempurmu dalam memerangi virus corona, maka tidak perlu khawatir lagi ya menyambut new normal asalkan kamu tetap mematuhi aturan yang sudah diinformasikan oleh pemerintah setempat dan tetap menjauhi zona-zona terlarang.

Selamat beraktivitas, semoga virus corona ini segera berakhir tidak hanya di Indonesia melainkan di seluruh dunia. Semangat!

 




 

Thursday, 2 April 2020

Wabah Corona? Kamu Bisa Bantu Mengurangi Penyebarannya Dengan Cara-cara Ini

Kamu pasti sudah mengetahui bahwa wabah Corona atau Covid-19 yang konon katanya ditularkan oleh hewan yang berasal dari pusat perbelanjaan di Wuhan, China memasuki awal tahun 2020 lalu, saat ini telah berhasil menyebar ke negara-negara lainnya termasuk Indonesia. Diketahui pula, negara-negara yang terdampak virus Corona terparah adalah negara-negara yang tergolong lebih maju misalnya Amerika, Italia, dan Spanyol terhitung dari banyaknya jumlah korban yang dinyatakan meninggal.

Nah, ternyata penyebaran virus Corona ini tidak hanya berasal dari percikan saja, loh. Dilangsir dari CDC, virus Corona ini bahkan bisa bertahan berjam-jam di permukaan benda mati atau bahkan berhari-hari lamanya. Jadi, penting sekali bagi kamu untuk mengetahui cara-cara pencegahan virus ini agar tidak terus menyebar antarmanusia apalagi vaksinnya belum juga ditemukan walaupun di beberapa negara tertentu sedang berlomba-lomba untuk segera menciptakannya.

Untuk itu, selama kita masih menunggu vaksin itu berhasil muncul ke permukaan, berikut ini adalah beberapa cara simpel yang bisa dipraktikkan demi mencegah terinfeksi virus Corona. 

1. Menjaga Jarak (Physical Distancing)
Setiap individu harus memiliki kesadaran untuk menjaga diri masing-masing, keluarganya, serta terhadap orang lain dengan cara mengikuti himbauan dari pemerintah untuk tetap menjaga jarak dan tidak ikut menyebarkan virus Corona. Cara ini terbukti efektif sebagai langkah menghentikan penyebarannya. Maka, terapkan jaga jarak antar individu minimal 1 meter tidak hanya di tempat-tempat umum tapi juga di rumah.

2. Rajin Mencuci Tangan 
Cara pencegahan virus Corona yang paling penting dan cukup mudah adalah dengan rajin mencuci tangan. Hal ini karena tangan adalah sarang penyebaran utama sebanyak sekitar 98 persen. Lalu, jika harus berpergian dan tidak bisa mencuci tangan dengan mudah, bawalah hand sanitizer di saku pakaian atau tasmu. Gunakan hand sanitizer secukupnya setiap kamu menyentuh barang-barang apapun di jalan.

Lebih seringlah mencuci tangan dengan sabun setiap selesai melakukan kegiatan yang mengharuskan kamu untuk menyentuh benda-benda yang dianggap kurang aman kebersihannya, ingin makan atau minum, dan melakukan aktivitas lainnya supaya kamu memiliki risiko terendah terjangkit penyakit  akibat kuman, bakteri, maupun virus. 

Langkah-langkah mencuci tangan (www.pinterest.com)

3. Hindari Menyentuh Area Wajah
Sangat perlu untuk kamu ketahui bahwa virus Corona sangat mudah menyerang tubuh melalui area segitiga pada wajah seperti mata, hidung, dan mulut.

Oleh karena itu, hindarilah menyentuh wajah sebelum kamu selesai mencuci tangan apalagi sesudah menyentuh barang-barang atau tanpa sengaja melakukan kontak fisik seperti bersalaman agar terhindar penularan virus Corona.

4. Pakai Masker Wajah Saat Bepergian Keluar Rumah
Jika kamu terpaksanya harus keluar rumah demi membeli barang-barang kebutuhan pokok, rumah sakit, dan lain sebagainya, jangan lupa kenakan masker wajah dan tidak melepasnya secara sembarangan karena virus Corona bisa saja berada di udara bebas di sekitarmu.

5. Tak Perlu Berjabat Tangan Apalagi Berpelukan
Ketika terpaksanya keluar rumah dan bertemu dengan kerabat, hindari berjabat tangan apalagi kontak lainnya seperti berpelukan. Baiknya lakukan tegur sapa saja dalam radius sekitar 1 meter dan tentu saja jangan memakan waktu lama untuk mengobrol karena kamu tetap wajib menerapkan pencegahan penularan virus Corona antarmanusia.

6. Pahami Etika Batuk dan Pilek
Jika kamu merasa kondisi tubuh sedang tidak fit atau terserang batuk dan pilek, tutuplah hidung dan mulutmu ketika sedang batuk atau bersin dengan tangan maupun tisu. Atau akan lebih baik lagi jika kamu tetap menggunakan masker wajah agar orang-orang yang berada di sekelilingmu tidak terkena percikan air liurmu. Jangan lupa untuk mencuci tangan lebih sering dan konsultasi ke dokter untuk memperoleh penanganan kesehatan berupa obat-obatan yang tepat untuk dikonsumsi.

7. Gunakan Barang-barang Milik Pribadi
Baik di dalam maupun di luar rumah, sebaiknya kamu menggunakan barang-barang milik pribadi karena virus Corona mampu bertahan berhari-hari di permukaan benda mati. Sangat penting bagimu untuk tidak pinjam-meminjam dan menggunakan peralatan sendiri seperti alat makan, earphone, ponsel, sisir, dan lain sebagainya sebagai tindakan mencegah tertularnya virus Corona.

8. Mengurangi Menghadiri Acara-acara Dengan Anggota Berjumlah Besar 
Pemerintah Indonesia yang bekerja sama dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia telah menghimbau rakyatnya agar tidak menghadiri acara-acara dengan jumlah anggota yang cukup banyak atau bergerombol. 

Pandemi virus Corona ini diharapkan segera berakhir jika kamu turut mentaati untuk tidak mendatangi tempat-tempat umum seperti makan, tempat ibadah, gedung olahraga, gedung pertemuan, dan lain sebagainya.

9. Membersihkan Perabotan di Rumah
Kamu tak hanya wajib menjaga kebersihan tubuh saja. Dikarenakan virus Corona juga bisa bertahan beberapa hari di permukaan benda mati, hendaklah kamu juga membersihkan perabotan rumah secara teratur terutama pada daerah-daerah yang rentan tersentuh seperti gagang pintu, meja, laptop, ponsel, saklar listrik, dan sebagainya.

10. Konsumsi Asupan Sehat Untuk Tingkatkan Imunitas
 Selain menghindari stres, mengkonsumsi makanan dan minuman bergizi yang kaya akan vitamin dan mineral juga dapat memeperkecil virus Corona mampir ke dalam tubuh karena telah menjaga sistem imunitas dengan baik. 

11. Berjemur Sinar Matahari
Ternyata sinar matahari juga diyakini bisa meningkatkan imunitas tubuh karena membuat tubuh menghasilkan sumber vitamin D yang bagus dalam menciptakan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, berjemurlah sekitar 15-30 menit lamanya di pagi hari agar kamu dapat terhindar dari serangan bakteri, kuman, maupun virus. 

12. Tetap di Rumah Saja
Sejak 3 minggu terakhir, semua sekolah telah memberlakukan sistem belajar di rumah saja. Selain itu, beberapa perusahaan pun juga memberlakukan sistem bekerja dari rumah saja karena cara ini dianggap paling efektif menghentikan penyebaran virus Corona.

Adapun panduan-panduan yang perlu kamu ketahui ketika berada di rumah yaitu tidak mengadakan pertemuan seperti arisan, tidak perlu ke sarana kesehatan kecuali memang sudah darurat terutama bagi anak-anak atau lansia, serta berikan bantuan dan dukungan yang bisa berupa doa dan semangat melalui telepon atau situs pertemanan atau WhatsApp bagi anggota keluarga atau pasien terdekatmu yang kebetulan terinfeksi virus Corona.

13. Sering Membersihkan Layar Ponsel 
Ponsel adalah salah satu barang yang paling kotor karena sering terpegang oleh tangan. Oleh karena itu, seringlah membersihkan layar ponselmu dengan cairan yang telah memiliki kandungan alkohol cukup untuk menghilangkan kuman, bakteri, dan virus yang bersarang. Cucilah pula tanganmu secara rutin ketika akan menggunakan ponselmu.

Semoga cara-cara untuk menghindari penyebaran virus Corona tersebut di atas telah kamu lakukan semua, ya? Semoga Indonesia segera berhasil memerangi wabah Corona ini. Salam sehat selalu.






Tuesday, 14 January 2020

Kangen Makan Nasi Kucing Tak Harus ke Yogyakarta atau Solo Lagi, Loh!

Sejarah Nasi Kucing
Apakah di antara kalian ada yang belum pernah makan nasi kucing? Nasi kucing adalah makanan berupa nasi lauk yang pada mulanya terkenal dan banyak hadir di daerah Yogyakarta dan Solo. Tapi seiring perputaran waktu, nasi kucing sudah bisa kamu temukan di berbagai kota di pulau Jawa, termasuk juga di Jakarta.

Alasan dinamakan nasi kucing karena nasi yang dibungkus pada lembaran daun pisang serta kertas coklat atau kertas koran tersebut memiliki porsi yang sangat sedikit dari seharusnya. Porsi nasinya cukup pantas menjadi makanan yang diberikan ke kucing liar atau kucing peliharaan. Apalagi di dalam bungkusan nasi kucing tersebut biasanya sudah terdapat lauk ala kadarnya seperti tempe/tahu orek atau ikan teri.

Nah, nasi kucing di daerah Yogyakarta malah bisa disebut juga dengan nasi angkringan. Hal ini dapat dikatakan karena rata-rata pengunjung warung makanan ini adalah rakyat biasa atau para mahasiswa yang dapat mengangringkan kakinya atau sebut saja 'nangkring', mengangkat satu kakinya ketika duduk di kursi.

Nasi kucing memiliki daya tarik tersendiri karena dapat membuat penasaran tak hanya bagi warga lokal melainkan juga para wisatawan mancanegara. Makanya nasi kucing berangsur-angsur populer dan bukan lagi menjadi makanan rakyat biasa atau dulunya lebih cocok dimakan oleh orang-orang yang serba kekurangan.

Dengan semakin populer dan terangkat derajatnya, para penjual nasi kucing akhirnya mulai berinovasi membuat variasi lauk yang dapat disesuaikan selera para pengunjung. Harga lauk-pauk tersebut beragam dan tentu saja tidak perlu merogoh dana banyak.

Nasi Kucing Sudah Ada di Jakarta
Saat kangen ingin makan nasi kucing, kamu tidak perlu repot harus mudik atau melancong ke daerah-daerah di pulau Jawa terlebih dahulu. Contohnya aku yang dulu sempat menyelesaikan kuliah di Yogyakarta dan cukup sering makan nasi kucing, terkadang ingin sesekali bisa makan nasi kucing kembali.

Sekarang, bukan rahasia umum jika nasi kucing sudah bisa dengan mudah kamu jumpai di beberapa spot tertentu di Jakarta. Bahkan tak jauh dari daerah tempat tinggalku yakni di daerah Rawamangun, Jakarta Timur, telah kujumpai warung makanan seperti warung angkringan di Yogyakarta karena memang menyediakan nasi kucing tersebut. Menu nasi kucing dan lauk-pauknya pun tampak sama sehingga dapat mengobati rasa kangenku dalam menikmati nasi kucing saat masih kuliah di Yogyakarta. Nama warung makanan tersebut adalah Sego Kucing HIK Solo.



Sego Kucing HIK Solo tersebut ditunggui penjual yang terdiri dari dua orang pemuda, salah satunya bernama Mas Sodron. Namanya tertera pula pada spanduk warung makanannya. Ada pun pada spanduk warung makanannya tertera "Pejuang Malam" karena memang baru dibuka saat langit sudah gelap sekitar pukul 20.00 atau 21.00 WIB hingga dini hari atau bisa pula menjelang subuh. 

Sego Kucing HIK Solo ini hanya terdiri dari satu gerobak yang di atas mejanya sudah rapi dengan keranjang berisi bungkusan-bungkusan nasi kucing dan lauk-lauknya, kursi panjang di kanan dan kiri gerobak untuk pelanggan yang ingin duduk di kursi, serta beberapa tikar yang sengaja digelar di depan toko-toko yang sudah waktunya tutup dan diperuntukkan bagi pelanggan yang ingin duduk secara lesehan.



Sesuai nama warungnya, Sego Kucing HIK Solo ini menawarkan makanan utama berupa nasi kucing, yaitu nasi yang porsinya minimalis dan terdapat lauk di bagian atasnya seperti tempe orek dan sedikit sambal yang dipisahkan dengan selembar kecil daun pisang. Lauk tambahannya bisa dipilih lagi karena sangat variatif, seperti yang kudapati ada terong sambal balado yang dibungkus daun pisang , tahu dan tempe bacem, serta sate-satean. Ada sate kulit, sosis, nugget, usus, paru, keong, kikil, telur puyuh, dan lain sebagainya. Sedangkan minuman yang paling banyak dipesan adalah es teh manis walaupun ada pula es jeruk, es teh jahe, dan es susu jahe. Jika kamu ingin minumannya dihidangkan hangat juga tidak masalah.    



Harga makanan dan minuman di Sego Kucing HIK Solo ini cukup ringan karena hanya berkisar 1.500 hingga 5.000 rupiah saja per satuannya. Jadi, jika kamu hanya membawa sekitar 15.000 rupiah, pastinya perutmu sudah lumayan kenyang hingga pagi hari. Hemat sekali, bukan?.




Apakah kamu tertarik makan nasi kucing di Jakarta? Coba mampir saja ke Sego Kucing HIK Solo ini yang terletak di pinggir jalan Balap Sepeda daerah Rawamangun, Jakarta Timur. Tapi jangan khawatir jika kamu ingin mencoba tapi tidak sempat ke sana karena kamu juga bisa lakukan pemesanan dari rumah melalui WhatsApp yang kontaknya dicantumkan di spanduknya. 







Wednesday, 27 November 2019

Cerpen Mini : Hujan dan Kebohongan Kecilku

Rain (www.theodysseyonline.com)

“Tik...tik...tik...”

Ah, aku paling benci jika hujan mulai turun. Terpaan air hujan dan anginnya membuatku mudah menggigil. Hidungku ngilu memerah karena sering kutekan demi mencegah bersin. Aku memilih malas-malasan di sofa dengan berselimut kain semi tebal, sesekali menyeruput secangkir susu vanila hangat sambil menantikan rintik hujan perlahan menghilang dari penglihatanku dari balik jendela ruang tamu yang mulai tertutup embun tipis.

Saat ini waktu menunjukkan pukul 14.00 namun sinar matahari tampaknya masih enggan menyapa. Aku memang paling malas main hujan-hujanan sejak kecil. Bahkan di setiap tasku, pasti ada saja payung yang sengaja kuselipkan hingga tak heran jika kudapati julukan ‘si anak payung’ oleh teman-temanku. 

“Pus...pus..." mendadak suara ramah seperti sedang memanggil-manggil seekor kucing terdengar dari kejauhan, memecah keheninganku yang sedang duduk santai di sofa ruang tamu ini. Benar saja, ternyata ada seekor kucing liar sedang berteduh di halaman rumahku. Tak kusadari keberadaannya karena kucing itu berwarna hitam pekat dan tak mengeluarkan suara karena terlalu kedinginan. Ketika seorang pemuda tampan akhirnya menemukannya, ia langsung mendekatinya dan memberi makanan dari tangannya, sisa-sisa tulang ayam yang mungkin baru saja ia makan. Ia juga meletakkan sehelai handuk bekas yang sudah terlipat rapi untuk ditempati oleh kucing hitam itu agar tetap hangat. 

“Sepertinya pemuda itu sepantaran denganku.” Tebakku ketika melihatnya masih mengenakan seragam sekolah yang serupa denganku, berwarna putih abu-abu. Ia tampak manis walaupun raganya mendekati kuyup karena tak mengenakan payung padahal hujan tak hanya sekadar gerimis. Sesaat melihatnya, entah kenapa aku tertarik mengajaknya berkenalan. Aku ingin dia mengetahui bahwa namaku, seseorang yang saat ini sedang memperhatikannya, adalah Rani. 

Hatiku bergemuruh melihat senyum simpulnya yang merekah sambil tangannya tak henti mengusap-usap lembut kucing liar yang terlihat mulai terasa nyaman. Aku mengurungkan niat untuk menghampirinya, berharap melihat senyum manisnya lebih lama lagi hingga akhirnya pemuda itu beranjak pergi menerjang hujan entah ke mana.

***

Keesokan harinya sepulang sekolah, hujan kembali turun dengan derasnya. Aku duduk termenung lagi di salah satu sofa yang terletak pada sudut ruang tamu tepat menghadap ke arah jendela. Tak berani menerka kemungkinan adanya kejadian seperti kemarin, mendadak kutarik senyuman penuh makna tak lama ketika suara pemuda yang sama mulai sayup terdengar. "Pus...pus..." suara lembutnya memanggil-manggil kucing liar semakin mendekat. Aku lantas bergegas ke luar rumah untuk menghampiri suara tersebut hingga lalai mengenakan payung. 

Ternyata aku memang paling benci hujan. Pandanganku mendadak kabur teralihkan tetesan airnya yang semakin deras. Aku mendadak tersungkur ke tanah. Kepalaku terasa berat. Badanku menggigil. Beberapa detik kemudian, aku tak mampu mengingat apa pun selain kegelapan dan aroma tanah basah akibat hujan yang tak kunjung berhenti.

Mataku masih terpejam walau menyadari ragaku tengah terbaring di tempat tidur yang selalu membuat rindu. Perlahan kubuka mata dan ternyata benar, kudapati pemandangan kamar tidurku yang penuh warna biru meneduhkan. "Kamu sudah bangun?" Suara lembut mama terdengar dari sisi kanan tempat tidur. "Kenapa kamu keluar rumah hujan-hujanan, lupa sama anemianya?" Tambahnya lagi sambil geleng-geleng kepala. 

Aku hanya bisa terdiam tak kuasa mengarang cerita apalagi sampai berbohong. "Makan dulu saja kemudian langsung minum obat. Jangan lupa ucapkan terima kasih sama Rian." Lanjut mama yang beranjak keluar dari kamar tidurku. "Rian siapa, Ma?" Tanyaku segera sembari mengikuti saran mama menuju ruang makan menyadari perut sudah keroncongan dan perlu diisi. "Itu Rian, tetangga kita yang tadi menggendongmu saat pingsan. Masa kamu enggak kenal?" Tunjuk mama ke arah pemuda yang duduk santai di ruang tamu, bahkan tepat sekali di sofa favoritku. 

"Hai, kamu sudah baikan?" Sapanya dengan menguraikan senyuman ramah. Pemuda manis dengan suara lembut yang sempat membuatku terpana sejak kemarin. Aku terpaku bimbang sekaligus senang, tak menyangka pemuda tampan yang ingin kukenal malah tetanggaku sendiri. Mungkin hujan yang selama ini kubenci telah menyadarkan keberadaannya. "Kamu enggak apa-apa? Kenapa terdiam?" Tambahnya lagi. "Eh, iya. Salam kenal. Namaku Rani." Sahutku kagok berharap ia mengetahui namaku sebelum akhirnya terucap terima kasih. 

"Loh, kita sudah saling kenal sejak kecil. Kamu enggak ingat sama aku, ya? Aku Rian." Jawabnya heran sambil menaikkan salah satu alisnya. "Eh?" Mataku membelalak. Aku kembali terdiam. Mungkin anemia yang menyerangku sejak kecil telah menghapus ingatanku. Mungkin juga Rian yang kukenal sejak kecil tanpa kusadari telah tumbuh menjadi pemuda yang jauh lebih tampan. Ah, aku tak sanggup mencari-cari alasan yang cocok setelah mendengar cacing-cacing dalam perutku mulai terdengar menjerit. Mungkin jika Rian kuajak makan bersama sambil mengobrol ringan akan membuka teka-teki ini. 

"Aku ingat. Tapi kita makan dulu, yuk." Ajakku mantap menyembunyikan kebohongan kecilku tentang Rian. Aku dan Rian lanjut menuju ruang makan bersama, tak luput saling mengumbar tawa penuh ledekan satu sama lainnya. Oh iya, pastinya hujan-hujan berikutnya tak akan membuatku kesepian lagi sejak hari ini. Dan sepertinya, aku tak akan sanggup lagi membenci hujan. 

***

Sunday, 27 October 2019

Review GoMassage : Me Time Praktis, Nyaman, dan Terpercaya


Kalian pasti setuju, emansipasi pada era globalisasi ini menjadikan para perempuan sudah tak lagi hanya bekerja di rumah melainkan juga bisa lebih aktif berkarier di luar rumah, baik itu bidang politik, ekonomi, budaya, sosial, dan sebagainya. Sama halnya denganku, memutuskan berkarier di salah satu perusahaan swasta di Jakarta setelah lulus kuliah hingga sekarang telah berkeluarga dan dianugerahi seorang anak laki-laki yang saat ini masih balita, membuatku sempat keteteran mencuri-curi waktu istirahat. Meskipun setiap harinya aku memiliki seabrek kegiatan yang harus terselesaikan, aku harus tetap komitmen mengerjakan semuanya dengan sepenuh hati karena memang telah menjadi pilihanku sejak semula tanpa mengenyampingkan waktunya refreshing.

Jadi, refreshing itu menurutku wajib sekali. Tidak hanya untuk para perempuan saja melainkan segala kalangan maupun usia. Gunanya tentu saja untuk mencegah stres, agar tubuh tetap dalam kondisi sehat dan prima, melupakan sejenak segala pekerjaan di kantor maupun tugas di rumah yang memang menjadi tanggung jawab selama ini, bersenang-senang, menghilangkan rasa suntuk, dan sebagainya. Nah, kebetulan akhir pekan lalu aku menyempatkan diri mengikuti acara outing yang diselenggarakan oleh perusahaan tempatku bekerja ke salah satu resort di Kepulauan Seribu. Aku dan teman-teman cukup bersenang-senang selama dua hari satu malam, menikmati tempat rekreaksi dan juga keindahan pantai di pulau Putri sampai akhirnya tiba saat harus kembali beraktivitas seperti biasanya. Sepulangnya dari acara outing tersebut, badanku rasanya pegal sekali dan perlu segera dipijat untuk meregangkan otot-otot yang kaku atau sekedar relaksasi.

Mengingat waktu kerjaku yang cukup padat, belum lagi mengurus anak, suami, serta menghadapi setumpuk pekerjaan rumah seperti mencuci piring, memasak, dan sebagainya membuatku malas sekali jika harus menyempatkan diri pergi ke salon untuk pijat. Untunglah belum lama ini kakak dan adikku merekomendasikan aplikasi GoLife yang isinya terdiri dari beberapa layanan yang salah satunya terdapat GoMassage. Sebelumnya aku memang sudah pernah mencoba layanan tersebut sebanyak dua kali. Makanya aku tak keberatan jika harus memesan layanan tersebut lagi sepulangnya dari outing, atau sekarang malah bisa menjadi salah satu cara praktisku melakukan "me time" di rumah. 

Oleh karena itu, kali ini aku akan membagikan informasi mengenai aplikasi GoLife, cara penggunaan terutama dalam menggunakan layanan GoMassage, serta beberapa review GoMassage karena telah menjadi senjata andalanku untuk "me time" supaya kamu juga tertarik untuk mencobanya. Simak baik-baik, ya.

GoMassage Pada Aplikasi GoLife
Berhubung aku sering memanfaatkan GoRide dari aplikasi GoJek setiap berangkat ke kantor, ternyata GoLife ini adalah layanan-layanan lain yang ditawarkan serta tetap terhubung dengan aplikasi GoJek (lihat gambar 1). 

Tampilan Aplikasi GoLife (Part 1).


Setelah kamu membuka aplikasi GoJek, nanti kamu akan dialihkan ke aplikasi GoLife secara langsung. GoLife tersebut akan menghubungkan pelanggan sepertiku dengan lebih dari 12.000 tenaga profesional. Misalnya dalam bidang kecantikan, otomotif, perawatan dan pemeliharaan rumah, perbaikan alat elektronik maupun kendaraan, jasa jahit, laundry, pijat, dan sebagainya bahkan mencakup kebutuhan sehari-hari. Semua layanan tersebut bisa kamu pilih menu-menunya pada tampilan awal GoLife (lihat gambar 2) termasuk adanya layanan GoMassage yang memang sudah pernah kucoba sebelumnya dan akan kucoba ulas untuk saat ini. 

Selanjutnya karena aku ingin "me time" dengan memanfaatkan GoMassage, setelah menekan pilihannya ternyata di dalamnya masih ada beberapa kategori layanan yang ditawarkan, misalnya Body Rejuvenation, Reflexology, Beauty Massage, Mom & Kids, serta Advance Massage (lihat gambar 3). Kamu bisa pilih layanan mana yang sesuai dengan yang kamu inginkan, misalnya saat ini aku ingin mencoba Body Rejuvenation, maka aku klik tombol itu. 

Tampilan Aplikasi GoLife (Part 2).

Di setiap kategori layanan GoMassage, masih ada beberapa pilihan pijat tergantung dengan apa yang memang pelanggan butuhkan. Contohnya ketika aku hendak memilih layanan Body Rejuvenation, ternyata masih ada beberapa layanan yang disesuaikan dengan kebutuhanku (lihat gambar 4). Ada Body Massage, Express Message, Body Massage & Foot Reflexology, Body Massage & Totok Wajah, Body Massage & Scrub, Body Massage & Kerokan, serta Kerokan & Light Massage. Hal ini berlaku pula pada kategori layanan selain Body Rejuvenation, setelah klik pilihannya nanti, kamu juga akan menjumpai beberapa layanan pijat yang bisa kamu pilih sesuai kategori layanan awal sesuai keinginanmu.

Penjelasan di setiap kategori layanannya menurutku cukup informatif walaupun dicantumkan secara simpel. Mulai dari bagian tubuh mana yang akan dipijat, definisi treatment yang kira-kira perlu diketahui, tujuan pijat dan relaksasinya jika kamu ingin mencaritahu pijat seperti apa yang akan kamu peroleh jika memilih layanan itu, dan sebagainya. Dari sini maka diketahui bahwa serangkaian GoMassage pada aplikasi GoLife termasuk komplit sekali setara seperti jika aku pergi ke salon langganan. Aku senang karena kehadiran GoLife membuatku bisa "me time" di manapun sesuai waktu yang kupilih, sehingga praktis dan nyaman apalagi tak hanya bisa didatangkan ke rumah sembari bisa tetap mengawasi anakku bermain melainkan juga sangat memungkinan memanfaatkan layanan GoMassage saat istirahat di kantor.

Selanjutnya, setelah kamu sudah mengetahui beberapa layanan yang tersedia dan siap kamu pilih, nanti akan muncul penjelasan dari layanan yang akan kamu dapatkan, apa saja barang yang akan dipergunakan sebagai alat pijat, serta bagian tubuh mana yang akan dipijatnya (lihat gambar 5). Kamu wajib memilih setiap pertanyaan yang tertera secara jujur, seperti apa jenis kelaminmu, durasi pijatnya yang terdiri dari 30 menit, 60 menit, 90 menit, atau 120 menit. Setiap durasi pijat yang ditawarkan pun sudah tertera nominal yang perlu dibayarkan, yakni mulai dari 50 ribu rupiah hingga 170 ribu rupiah saja. Lumayan terjangkau, bukan?

Jika sudah yakin dengan pilihan GoMassage yang kamu inginkan, kamu cukup klik tombol bertuliskan lanjut hingga mendapati tampilan berupa alamat yang perlu didatangi oleh terapis pijat, bisa ke rumah, kantor, atau lokasi lainmu berada. Tersedia pula pilihan waktu berupa tanggal, jam, dan menit, sehingga kamu bisa lakukan pemesanan beberapa jam sebelumnya dan memberimu kesempatan untuk menuntaskan pekerjaanmu sebelum layanan pijat dimulai. Sertakan catatan jika ada, pasang voucher jika kamu memang memilikinya yang berupa diskon khusus, cek kembali apakah pilihan layanan GoMassage sudah tepat sebelum lakukan pembayaran dengan GoPay atau bisa juga secara cash. Nah, sekarang kamu cukup menunggu terapisnya datang untuk memijatmu datang ke lokasi sesuai yang telah ditentukan (lihat gambar 6). Mudah sekali, ya?

Review GoMassage : Me Time Favoritku
Setelah ikuti langkah-langkah pemesanan GoMassage tersebut di atas, kamu bisa menunggu GoLife melakukan pencarian terapis pijatnya pada layar aplikasinya. Nanti setelah tertera nama terapisnya, kamu bisa chat ataupun langsung menghubunginya melalui kontak seluler yang tercantum untuk memastikan kehadirannya.

Berhubung sebelumnya aku pernah menggunakan layanan GoMassage, sebaiknya kamu pilih waktu pemesanan layanannya jangan terlalu mendadak. Hal ini karena masih adanya kemungkinan titik lokasi pencarian terapis pijatnya yang belum dibatasi atau memang sebagian besar terapisnya sedang padat pelanggan. Contohnya saja, ketika ingin melakukan pemesanan layanan GoMassage untuk di wilayah Jakarta Utara, ternyata lokasi terapisnya setelah dihubungi terkadang masih cukup jauh, yakni masih di wilayah Jakarta Selatan atau bisa juga Jakarta Timur. Jika waktu pemesanannya mendadak, kemungkinan untuk lakukan pencarian ulang bisa saja terjadi dengan alasan jarak yang jauh atau waktu yang tak terkejar hingga terapisnya bisa sampai tepat waktu. Oiya, dengan belum adanya peta lokasi yang menginfokan keberadaan terapisnya, jika kamu ingin kedatangannya tepat waktu, sebaiknya kamu menanyakan terlebih dahulu ke terapisnya untuk meminimalisir lokasi terapis yang terlalu jauh dan membuatmu terlalu lama menunggu apalagi jika waktu pemesanannya terlalu dekat.

Jika sudah terjalin kesepakatan antara waktu dan lokasi, untuk selanjutnya aku mulai lakukan pemesanan GoMassage, bahkan bisa sehari atau cukup 3-4 jam sebelumnya. Asyiknya lagi, kamu bisa menentukan jenis kelamin terapis yang diinginkan untuk melayanimu memberikan pijatan. Jadi, sesuai tingkat kenyamanan masing-masing, apakah ingin dengan terapis wanita atau bisa saja terapis pria jika memang ingin mendapatkan pijatan dengan tenaga yang lebih kuat. Sebagai tambahan, GoLife terjamin aman karena semua kegiatan di dalam aplikasi dan kategori layanannya diawasi demi menindaklanjuti jika ada pelanggaran atau pelecehan seksual sesuai hukum dan Undang-Undang. Jadi kamu tidak perlu ragu dalam menggunakan layanan GoLife termasuk GoMassage tersebut.

Syukurlah layanan GoMassage bisa dilakukan di hari dan waktu kapan saja setiap harinya, seperti yang aku lakukan sekarang sebagai "me time" favoritku. Akibat malas ke salon sepulang outing tapi juga tidak mau menunggu akhir pekan untuk pijat karena khawatir badanku malah bisa tambah kaku dan pegal. So, untuk layanan GoMassage untuk "me time" kali ini aku kedatangan seorang terapis yang bernama ibu Sri. Beliau datang tepat pada waktunya, di hari kerja setelah aku pulang dari kantor.

Terapis GoMassage dari GoLife

Ibu Sri datang sekitar pukul 7 malam. Dia masih tampak segar karena katanya hari ini mulai aktif di sore hari sehingga kurasa pijatan hari ini bisa lebih maksimal. Kupilih layanan baru di GoMassage berupa Express Massage selama 120 menit. Beliau cukup ramah dan menjelaskan step by step pijatan yang akan dipraktikkan, mulai dari bagian pundak, leher, kepala, menuju bokong hingga ke telapak kaki. Beliau juga tak segan-segan memberikan informasi titik pijatan yang kuperlukan serta menanyakan seberapa besar tekanan pijatan yang kuinginkan.

Express Massage dari GoMassage

Sembari ibu Sri memijat, aku pun berkesempatan menanyakan bagaimana beliau mulai menjadi terapis pijat. Ternyata tidak sembarangan untuk menjadi tenaga profesional sepertinya karena semua terapis tetap memerlukan pelatihan khusus untuk memperoleh sertifikasi. Tidak hanya itu, pendidikan berupa segala peraturan yang perlu ditaatinya (SOP) juga diberikan sebelum beliau mulai bekerja. Misalnya, harus mengenakan seragam, membawa alat-alat pijat yang diperlukan seperti minyak gosok, handuk, dan lainnya jika memang ada.

Kesimpulan 

Setelah menggunakan aplikasi Golife serta berhasil memberikan review GoMassage, maka aku bisa memberikan kesimpulan sebagai berikut : 

Kelebihan : 
GoLife sangat menjamin keamannya. Lokasi dan waktu pemesanan layanan GoMassage juga sangat fleksibel. Pijatan dari tenaga profesional sudah tersertifikasi dan dapat kunikmati apalagi jika mendapatkan terapis yang menyenangkan. Malahan, durasi 120 menit menjadi terasa kurang. Waktu pengerjaan tertera pada aplikasi GoLife sehingga sesuai dengan pilihannya dan tidak mungkin terjadi kecurangan seperti kurang lama atau terlalu sebentar. Para terapis wajib mentaati peraturan yang berlaku (SOP), misalnya harus mengenakan seragam, membawa alat-alat pijat yang diperlukan seperti minyak gosoknya atau handuk, dan lainnya jika memang ada.

Kekurangan : 
Belum tersedianya titik lokasi pencarian terapis serta jarak antar terapis dengan pelanggan maksimal yang belum diatur membuatku sering diminta untuk mencari terapis lain. Alasannya, letak lokasi yang perlu didatangi terlalu jauh sehingga waktu pemesanan yang terlalu mendadak kurasa kurang memungkinkan. 

Secara keseluruhan, aku cukup puas dengan kehadiran GoMassage pada aplikasi GoLife ini. Tak hanya ketagihan, faktor kesehatan karena memperoleh pijatan yang berkala untuk merelaksasikan diri juga bisa kudapatkan sehingga tak perlu menunda-nunda melakukan pemesanan GoMassage untuk selanjutnya. Intinya aplikasi GoLife yang terjamin aman, pencarian waktu pijatnya nyaman, badan pun segar. Selamat mencoba juga, ya.




    

Monday, 21 October 2019

Alasan Generasi Milenial Perlu Kerja di Perusahaan Sebelum Mulai Buka Usaha


Zaman sekarang memang banyak orang yang memutuskan untuk tidak bekerja di perkantoran demi mengejar passion dalam memulai usaha. Mungkin bagi sebagian orang yang memang berasal dari keluarga pengusaha yang telah memiliki modal berlimpah serta cukup memiliki kesiapan mental dapat segera merealisasikannya.



Tapi, sebenarnya ada beberapa alasan yang menguntungkan jika kamu tetap mencoba bekerja di suatu perusahaan sebelum memutuskan untuk mulai usaha. Nah, berikut penjabarannya :

1. Banyak Relasi
Jika kamu pernah memiliki pengalaman sebagai pegawai di suatu perusahaan, kamu pastinya akan dipertemukan oleh beberapa rekan kerja dari beragam posisi dan daerah. Dengan lebih mengenal satu sama lain, maka akan mempermudah dalam menentukan strategi awal dalam pemasaran usahamu. Jadi bisnismu bisa dikelola dengan tujuan bisa menjaring banyak khalayak dan diterima di setiap daerah yang telah kamu pelajari masing-masing karakter sebelumnya.

2. Paham Manajemen
Kamu bisa mengintip segala peraturan atau prosedur di setiap bidang perusahaan yang kamu daftarkan untuk bekerja. Pengetahuan tentang sistematika dari perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lainnya tentu bisa kamu kombinasikan terutama bagian mana saja dari manajemen tersebut yang sesuai untuk kebaikan usahamu.

3. Komunikatif
Di setiap perusahaan, kamu akan dituntut untuk berkomunikasi dengan baik, tidak hanya dalam ucapan sehari-hari atau informal tapi juga formal. Jika kamu terbiasa berkomunikasi dengan segala karakter lawan bicara, maka kamu akan terlihat lebih komunikatif yang berujung pada pelayanan kepada pelanggan-pelangganmu bisa sesuai dengan harapan.

4. Terampil
Karyawan yang baik tentu saja yang berkompeten, ahli dalam suatu keterampilan. Tak jarang perusahaan bisa memberikan fasilitas berupa pelatihan bersertifikat bagi para pegawainya untuk dapat dipraktikkan pada perusahaan itu sendiri. Nah, kamu bisa manfaatkan pengalaman latihan keterampilan tersebut agar kamu lebih terampil dan menunjang bisnis yang rencana kamu buka.

5. Modal
Modal tidak hanya berupa pengalaman maupun relasi, loh. Modal uang adalah yang terpenting untuk memulai usaha karena bisnis itu pada dasarnya akan lebih nyaman dan berjalan lancar jika dibangun berdasarkan dana yang kamu peroleh sendiri.

Nah, begitulah kira-kira manfaat yang akan kamu terima jika kamu memutuskan untuk bekerja di perusahaan terlebih dahulu hingga tiba saat yang tepat untuk memulai usaha. Kamu juga bisa mencoba memulai usaha berbasis online terlebih dahulu, misalnya dengan menjadi seller di beberapa marketplace yang saat ini mulai marak dengan memanfaatkan metode praktis serta teknologi yang kian canggih. Tambahan lagi, siapa tahu bekerja di perusahaan malah bisa berbarengan dengan menjalankan usaha sebagai tambahan penghasilan. Asyik kan?



Ingin Tubuh Tetap Fit? Lakukan 8 Olahraga Simpel Ini Tanpa Harus Keluar Rumah

Olahraga secara teratur sangat penting untuk menjaga postur tubuh tetap proporsional serta membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar...