Monday, 29 July 2019

Infrastruktur dan Transportasi Idaman Demi Kemudahan Beraktivitas

Siapa yang tidak bangga jika masa depan Indonesia semakin maju dan tertata baik terutama dalam hal infrastruktur dan transportasi ? Tentu saja yang dapat menikmati tidak hanya generasi saat ini melainkan generasi selanjutnya demi menerima manfaat nyata seperti kemudahan dan kecepatan dalam beraktivitas.

Namun sebelum mengetahui bagaimana perkembangan infrastruktur dan transportasi di Indonesia saat ini serta beberapa manfaat yang dapat diterima, akan lebih baik jika kamu terlebih dahulu mengetahui lebih jauh mengenai apa itu definisi dari infrastruktur dan transportasi. 

Definisi
Infrastruktur menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti prasarana sedangkan transportasi berarti pengangkutan barang oleh berbagai jenis kendaraan sesuai kemajuan teknologi. Oleh karena itu, infrastruktur dan transportasi pada dasarnya berjalan beriringan atau satu kesatuan yakni sebuah infrastuktur atau prasarana memang sangat diperlukan untuk mendukung suatu fasilitas transportasi demi melangsungkan perpindahan manusia atau barang dari suatu tempat ke tempat lainnya dengan bantuan suatu alat atau kendaraan yang digerakkan oleh manusia atau mesin.

Proyek dan Perkembangan 
Bukan rahasia umum jika Indonesia tengah dikebut dengan beragam proyek strategis berbasis transportasi seperti pembangunan jalan tol, LRT Jakarta, dan MRT Jakarta. Bahkan beberapa hasilnya yang telah rampung hingga saat ini sudah dapat kita lihat dan nikmati penggunaannya. 

Jembatan LRT Jakarta salah satu hasil pembangunan infrastruktur.

Jalan tol yang menjadi salah satu pembangunan paling masif dalam lima tahun terakhir pemerintahan presiden Jokowi ditargetkan perlu diselesaikan sekitar 1.800 km. Jalan tol baru ini sedang gencar proses realisasi pembangunannya hingga akhir tahun 2019 mendatang dengan total biaya yang diperlukan sekitar Rp. 250 triliun.

Proyek jalan tol tentu saja mendapat sambutan baik dengan dengan dimasukkannya sejumlah ruas jalan tol ke dalam proyek strategis nasional (PSN) yang diatur Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2018 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Setidaknya ada 65 ruas jalan tol yang masuk ke dalam daftar PSN tersebut. Mengutip data BPJT, hingga saat ini ada 57 ruas jalan tol yang telah mendapatkan investor sehingga sedikitnya masih ada sekitar 14 ruas yang belum mendapatkan investor dan masih dalam tahap persiapan.

Selanjutnya ada sekitar 73 proyek strategis seperti mass rapid transit (MRT) dan light rail transit (LRT) yang menjadi prioritas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan walaupun sebenarnya sudah dimulai sejak gubernur sebelumnya, Jokowi, yang kini telah menjabat sebagai presiden.

Jokowi saat itu menyebutkan proyek MRT menjadi salah satu prioritas anggaran tahun 2013, sehingga pembangunan MRT fase I sepanjang 16 km dari Terminal Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia yang telah dibangun selama enam tahun akhirnya berhasil beroperasi secara komersial untuk pertama kalinya pada akhir Maret 2019. Momen tersebut sekaligus sebagai awal sejarah pengembangan jaringan terpadu pada sistem transportasi massal DKI Jakarta di masa mendatang. 

Stasiun MRT Fase I. Bundaran Hotel Indonesia menuju Lebak Bulus.

Pembangunan MRT selanjutnya meneruskan jalan Sudirman atau Bundaran Hotel Indonesia menuju Ancol sebagai MRT fase II disambung Kalideres dan Ujung Menteng sebagai MRT fase III yang ditargetkan dapat dimulai pada 2020 mendatang. Saat ini, sedang dilakukan sumber pendanaan oleh PT MRT Jakarta untuk membiayai proyek ini. William P. Sabandar sebagai Direktur Utamanya mengatakan biaya investasi untuk pembangunan fase III sepanjang 31 km kemungkinan akan mencapai Rp. 56 triliun. 

Selain MRT, ada pula proyek  LRT Jakarta yang diluncurkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahata Purnama (Ahok) di ulang tahun Jakarta ke-489 atau pada 22 Juni 2016. Konstruksi skala besarnya dimulai pada awal 2017 yang pemasangan lintasannya mulai dilakukan sejak November 2017. LRT Jakarta sudah beroperasi sekarang namun masih berlabel uji coba dengan alasan persiapan integrasi antar moda dan pengurusan izin yang membuat LRT belum dapat beroperasi secara komersial.

LRT Jakarta.

Berdasarkan situs merdeka.com, pembangunan insfrastruktur yang telah dilakukan oleh pemerintah  hingga saat ini telah membuat Indonesia menempati posisi ketiga terbaik di Asia Tenggara (ASEAN) setelah Singapura dan Malaysia. Hal ini tentu saja menjadi jalur pembuka dalam pembangunan sosial dan pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik dan meluas. 

Namun demikian, infrastruktur dan pengadaan transportasi tentu memerlukan pembiayaan yang sangat besar dan uang negara yang mencukupi sehingga diskusi dan solusi yang dicari para pembuat kebijakan akan berpusat pada masalah pendanaan dan pengelolaan risiko karena biasanya akan mempengaruhi secara negatif investasi Badan Usaha yang meliputi ekuitas maupun pinjaman dari pihak ketiga atau adanya kemitraan publik-swasta (KPS)

Konstribusi dan Manfaat Program Infrastruktur
Kita sesungguhnya patut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keberhasilan dan kerja keras pemerintah dalam proyek dan pembangunan infrastruktur selama ini karena telah menjadi organ penting dalam kelangsungan hidup sebuah daerah sekaligus banyak menciptakan manfaat dan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Mobilitas masyarakat dalam beraktivitas dan bertransaksi bisnis juga menjadi jauh lebih mudah dan cepat sehingga diharapkan dapat mendorong pemerataan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Maka, kehadiran investasi pembangunan infastruktur Indonesia sangat dibutuhkan dan kamu pun bisa memiliki kesempatan untuk turut aktif di dalamnya demi kemajuan suatu daerah. Misalnya bekerja sama dengan DJPPR Kementerian Keuangan dari beragam informasi yang saat ini sangat mudah kamu jangkau berkat kecanggihan teknologi pada media daring. Berikut ini contoh konstribusi dan manfaat dari program infrastruktur di Indonesia :

1. Ciptakan Lapangan Pekerjaan 
Kegiatan pembangunan infrastruktur Indonesia ternyata membuka lapangan pekerjaan bagian penduduk daerah dan wilayah yang terlibat. Misalnya dalam pembangunan MRT atau LRT pasti dibutuhkan arsitek, pekerja bangunan, dan pekerja pendukung lainnya seperti penjual makanan atau minuman. Jadi, kamu bisa menjadi bagian dalam penciptaan lapangan pekerjaan tersebut.

2. Membantu Pemerataan Pertumbuhan Ekonomi
Ketersediaan lapangan pekerjaan juga akan semakin meningkat karena akan muncul kemudahan dalam arus pengiriman barang baik dari dalam dan luar daerah seperti hasil pertanian, perkebunan maupun barang produksi lain yang dapat mudah dipasarkan. Selain itu, akan terbuka pula beragam tempat wisata. Wirausaha dan UKM akan muncul secara perlahan untuk meningkatkan kegiatan ekonomi daerah tersebut. Dengan adanya kesempatan akibat pembangunan infrastruktur maka akan semakin banyak pula investor yang ikut memajukan daerah tersebut dan membuat daerah berpendapatan kecil berpeluang meluaskan kesempatannya.

3. Ratakan Pembangunan 
Pemerataan pembangunan merupakan langkah besar menuju pemerataan ekonomi karena dengan kemampuan ekonomi yang lebih baik maka daerah-daerah pun dapat menghidupi dirinya sendiri. Kesenjangan ekonomi antar penduduk pun dapat dihindari karena tidak ada lagi daerah yang tertinggal. Infrastruktur membuat kita semua akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk terlibat dalam proses ekonomi. 

Sebagai catatan terakhir, pemerintah sebagai pemilik resiko infrastruktur memang harus mempunyai dasar atau pertimbangan kuat dalam memantau penugasan pada BUMN yang juga akan dihadapi APBN di seluruh tanah air. Namun, pasti akan lebih berjalan efektif dan efisien jika kegiatan ini mendapat dukungan dari segenap masyarakat. Jangan pula melupakan untuk membuat terobosan dalam mengatasi pembebasan lahan yang berlarut-larut. Dengan demikian, kualitas iklim investasi di Indonesia diharapkan dapat meningkat. 



4 comments:

  1. Luar biasa...
    Gak pernah nyangka jakarta bisa punya MRT dan LRT

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama sekali ga nyangka ya kak, tapi keren nanti lihat Indonesia di generasi selanjutnya. Semoga semua lancar :)

      Delete
  2. Nice blog.. keep up the good work 👍🏻👍🏻

    ReplyDelete

Peralatan Tempur Wajib Dibawa Saat "New Normal" Akibat Corona

Corona atau covid-19 yang sudah dinyatakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pandemi telah membuat perubahan drastis terutama d...