Tuesday, 27 April 2010

Prihatin Karena Rokok

Gw mau berbagi pengalaman atau suatu hal yang bisa bikin keseeeeeel banget ketika gw melakukan perjalanan menuju kantor. Ketika gw sedang menaiki angkutan umum, di kursi di bagian depan mobil atau lebih tepatnya di sebelah Pak supir angkutan umum, duduklah seorang anak dengan seragam sekolah SMP. Tiba-tiba ada asap menepul di sekelilingnya. Agak heran dan mulai bertanya dalam hati, "apakah asap mobil mengitarinya?". Gw yang duduk di bagian belakang angkutan umum itu mulai penasaran untuk mencari tau. Untunglah saat itu penumpangnya masih sepi sehingga gw bisa mencari posisi duduk yang memungkinkan gw itu melihat kepulan asap itu. Dan ternyataaaaaaaaaa, anak SMP itu sedang asik MEROKOK...!!!.

Alamak, santai banget dia merokok dengan seragam sekolah yang dikenakannya itu. Entahlah, mungkin hal ini memang sudah menjadi hal wajar, tapi bagi gw hal yang dilakukan anak itu bukanlah tindakan terpelajar!. Maka yang patut disalahkan atas tindakan pelajar SMP itu adalah lingkungan yang membesarkannya. Seharusnya anak itu mendapat larangan sedari dini karena merokok selain dapat membahayakan diri sendiri (perokok aktif), bahkan MALAH sangat membahayakan yang ada di sekitar si perokok (pasif). HArusnya diperbanyak penyuluhan ke sekolah-sekolah tentang bahaya rokok bila sudah mengkonsumsinya sedari kecil bahkan dalm jangka waktu yang sangat lama atau sampai usia dewasa/tua. Selain itu, pihak orang tua juga perlu memberi tindakan yang tegas serta memberikan contoh yang baik untuk menjaga kesehatan dari bahaya rokok.


Begitulah kiranya rasa prihatin gw tentang kejadian yang gw saksikan di angkutan umum mengenai pelajar SMP yang merokok dengan santainya. Semoga kejadian ini bisa diberantas supaya mereka lebih peduli dengan kesehatan dan bahayanya merokok.

No comments:

Post a comment

Peralatan Tempur Wajib Dibawa Saat "New Normal" Akibat Corona

Corona atau covid-19 yang sudah dinyatakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pandemi telah membuat perubahan drastis terutama d...